Tag Archives: Dankos Farma

TOPIDOL

Kandungan Ketorolac Trometamol Indikasi Terapi jangka pendek nyeri sedang hingga berat & nyeri akut pasca operasi. Farmakologi Topidol merupakan obat Anti Inflamasi Non Steroid ( AINS ) yang menghambat sintesis prostaglandin dan dapat dipertimbangkan aksi analgesik perifernya. Kontra Indikasi Hipersensitif thd ketorolac, asetosal, OAINS lain. Tukak peptik aktif. Penyakit serebrovaskular yg diduga atau didiagnosis. Polip… Read More »

IBUFENZ FORTE

Komposisi Ibuprofen. Indikasi Menurunkan demam pada anak. Meredakan nyeri dengan intensitas ringan s/d sedang misalnya pada pencabutan gigi atau penyakit pada gigi, pasca op, sakit kepala, gejala nyeri ringan s/d sedang pada OA, reumatik artikuler & non artikuler, keseleo/terkilir. Kontra Indikasi Tukak lambung atau duodenum berat & aktif; hipersensitif terhadap OAINS lain; riwayat asma, rinitis,… Read More »

FLUIMUCIL PEDIATRIC

Kandungan N-acetylcysteine Indikasi Infeksi saluran nafas dengan sekresi mukus berlebih termasuk bronkitis, emfisema, dan bronkiektasis, profilaksis, dan terapi komplikasi bronkopulmonal dengan mukostasis, bronkial catarrh. Juga antiradikal bebas dan anti oksidan Dosis Anak : 3 x sehari 1 sachet paediatric, sesuai dengan usia Pemberian Berikan setelah makan Perhatian Hati-hati penggunaan pada penderita asma, jangan melebihi dosis… Read More »

TRUSCINE

Komposisi  Tiap kaplet mengandung: Hyoscine-N-butylbromide 10 mg Paracetamol 500 mg Farmakologi  Zat antispasmodik hyoscine-N-butylbromide yang terdapat di dalam Obat ini merupakan derivat semisintetik dari zat scopolamine yang terdapat pada tanaman. Zat amonium kwarterner hyoscine-N-butylbromide memberikan efek antikolinergik perifer bukan efek sentral. Hal ini berdasarkan perambatan transmisi ganglion dan efek parasimpatolitik. Hyoscine-N-butylbromide mempunyai efek spasmolitik pada… Read More »

GLUNOR XR

Komposisi Metformin HCl Indikasi Terapi awal untuk diabetes onset dewasa yang mengalami kelebihan berat badan atau gagal diatasi dengan diet. Terapi kombinasi untuk kegagalan terapi sulfonilurea primer atau sekunder. Terapi tambahan pada IDDM untuk mengurangi dosis insulin. Dosis Dewasa: Sediaan konvensional Dosis awal: 500 mg oral dua kali sehari atau 850 mg oral sekali sehari.… Read More »

TAXIME

Komposisi Cefixime 100 mg, 200 mg, dan 100 mg/5 mL Farmakologi Menghambat sintesis dinding sel bakteri sehingga terjadi kebocoran sel bakteri dan bakteri lisis. Indikasi Otitis media, faringitis, tonsilitis Bronkitis akut dan bronkitis kronik eksaserbasi akut Infeksisaluran kemih tanpa komplikasi GO tanpa komplikasi Demam tifoid anak yg resisten terapi standar Sulih terapi Dosis Dewasa… Read More »

FOXIM

Kandungan Cefotaxime / Na Sefotaksim. Indikasi Infeksi saluran pernafasan bagian bawah, infeksi saluran kemih & kelamin, infeksi kandungan, infeksi kulit & struktur kulit, infeksi dalam perut, infeksi tulang & sendi, infeksi susunan saraf pusat, bakteremia (beredarnya bakteri dalam darah), dan septikemia (keracunan darah oleh bakteri patogenik dan atau zat-zat yang dihasilkan oleh bakteri tersebut). Kontra… Read More »

BRAINACT

Kandungan Citicoline. Indikasi Kehilangan kesadaran krn kerusakan otak, cedera kepala, atau bedah otak & infark serebri. Mempercepat rehabilitasi ekstremitas atas pd pasien hemiplegi apopleksi. Pasien yg mengalami paralisis ringan pd ekstremitas bawah dlm 1 thn terakhir & yg sedang mendapat terapi oral lazim. Mengatasi penurunan fungsi kognitif pd lanjut usia. Dosis Kehilangan kesadaran krn cedera… Read More »

DANTUSIL

Kandungan Difenhidramin HCl 12,5 mg, amonium klorida 125 mg, natrium sitrat 50 mg, menthol 1 mg, dekstrometorfan HB2 10 mg/5 ml. Indikasi Batuk disertai gejala alergi seperti bersin lakrimasi, dan hidung tersumbat. Kontra Indikasi Hipersensiotif. Dosis Dewasa: sehari 3-4 x 1-2 sdtk; anak 6-12 tahun 1/2-1 sdtk; anak 2-6 tahun 1/2 sdtk. Kemasan dan Sediaan… Read More »

SOCLAF

Kandungan: Tiap vial mengandung Cefotaxime Sodium 1.048 g setara dengan Cefotaxime base 1 g Farmakologi: Soclaf mengandung Cefotaxime Sodium yaitu cephalosporin semisintetik generasi ke 3 yang diberikan secara parenteral. Bersifat bakterisidal, mekanisme kerjanya ialah menghambat sintesa dinding sel mikroba, Cefotaxime memiliki anti bakteri yang luas, aktif terhadap bakteri gram antara lain Staphylococcus aureus termasuk strain… Read More »