ENZYPLEX

Farmasi-id.com > Sistem Gastrointestinal & Hepatobilier > Digestan > ENZYPLEX

By | 20/08/2018

Kandungan

Amylase 10,000 u, protease 9,000 u, lipase 240 u, desoxycholic acid 30 mg, dimethylpolysiloxane 25 mg, vitamin B1 10 mg, vitamin B2 5 mg, vitamin B6 5 mg, vitamin B12 5 mcg, niacinamide 10 mg, Calcium pantothenate 5 mg.

Indikasi

Gangguan pencernaan seperti muntah, kembung, rasa tidak nyaman dalam perut

Dosis

1-2 tab/hari

Pemberian Obat

Sebaiknya diberikan bersama makanan: Berikan pada saat atau segera sesudah makan.

Kemasan dan Sediaan

Tablet

Produsen

Medifarma

Sekilas Tentang Calcium Pantothenate

Calcium pantothenate adalah bentuk sintetis dan sumber vitamin B5 (asam pantotenat) dengan aksi nootropik. Vitamin B5 dapat meningkatkan konsentrasi dan daya ingat dan daya pikir.

Sekilas Tentang Riboflavin (Vitamin B2)

  1. Mencegah katarak.

  2. Menjaga kesehatan kandungan.

  3. Mengobati dan mencegah migrain.

  4. Menjaga kesehatan kulit dan rambut.

  5. Mencegah dan mengatasi anemia.


  1. Mencegah penyumbatan pembuluh darah.

  2. Meningkatkan energi.

  3. Sumber: ikan, daging, dan unggas (ayam, bebek), hati daging dan ayam, telur, produk susu, alpukat, kismis, kacang-kacangan (termasuk almond), ubi jalar, sayuran hijau seperti brokoli, bayam, kangkung, gandum utuh (whole grain), kacang kedelai dan olahannya (termasuk tempe, tahu, oncom, dan susu kedelai), ikan salmon, rumput laut, jamur.


Sekilas Tentang Vitamin B12

  1. Berperan dalam produksi energi.

  2. Menjaga kinerja sistem saraf.

  3. Menjaga kesehatan kulit, kuku, rambut.

  4. Menghindarkan risiko penyakit jantung.

  5. Menghindarkan risiko penyakit kanker.


  1. Mencegah terjadinya stroke dan tekanan darah tinggi.

  2. Menormalkan sistem metabolisme dalam tubuh.

  3. Berperan dalam produksi DNA dan RNA.

  4. Menjaga kesehatan mata.

  5. Menambah nafsu makan.

Sumber: ikan haring, ikan tuna, kepiting, ikan sarden, caviar, kerang, ikan salmon, daging sapi, daging kambing, ikan kod, keju, telur, daging ayam.

Sekilas Tentang Dimethylpolysiloxane

Dimethylpolysiloxane memiliki nama lain dimethicone atau simethicone merupakan suatu komponen minyak nabati yang digunakan sebagai bahan tambahan untuk lubrikasi atau pengkondisi pada suatu bahan atau proses. Selain itu ia juga digunakan sebagai agen anti busa pada berbagai produk perawatan kulit dan kosmetik seperti produk make-up, tabir surya, deodoran, sampo, cat kuku, lotion, dan sebagainya. Bahan ini termasuk bahan yang aman untuk digunakan.

Dimethylpolysiloxane juga digunakan untuk meringankan ketidaknyamanan di saluran pencernaan yang disebabkan oleh gas seperti kembung, sering bersendawa, dan sebagainya. Cara kerja dimethicone yaitu mengurangi ketegangan di permukaan gelembung gas kemudian gelembung gas tadi bergabung menjadi gelembung yang lebih besar di saluran pencernaan sehingga mempermudah pengeluarannya. Dimethicone tidak dapat digunakan untuk mengurangi atau mencegah pembentukan gas di saluran pencernaan. Dimethicone sering dikombinasikan dengan obat lain untuk berbagai jenis indikasi.

Obat ini aman dikonsumsi oleh ibu hamil dikarenakan penelitian tidak menemukan bukti bahwa obat tersebut melintasi plasenta. Obat ini juga aman dikonsumsi oleh wanita menyusui.

Sekilas Tentang Niacinamide/Nicotinamide

Niacinamide, juga disebut nicotinamide, adalah bentuk vitamin B-3, dan merupakan suatu nutrisi penting. Kekurangan vitamin B-3 dapat menyebabkan gangguan pada kulit, ginjal, dan otak. Berikut adalah manfaat dari niacinamide:


  1. Mengencangkan kulit.

  2. mempertahankan kelembaban kulit

  3. Meminimalkan kemerahan dan noda hitam. 

  4. Menjaga kulit tetap halus dan lembab.

  5. Mengatur produksi minyak pada kulit. 


  1. Melindungi dari kerusakan kulit akibat sinar matahari.

  2. Mengobati hiperpigmentasi.

  3. Meminimalkan garis-garis halus dan kerutan.

  4. Melindungi dari stres oksidatif.

  5. Mengobati jerawat.

Sumber: telur, sereal, sayuran hijau, kacang polong, ikan, susu.

Sekilas Tentang Pyridoxine Hydrochloride (Vitamin B6)

  1. Menurunkan risiko terkena penyakit jantung koroner, stroke, hingga gagal jantung.

  2. Meningkatkan serta menjaga kesehatan otak dan sistem saraf.

  3. Mengurangi risiko terjadinya insomnia atau kesulitan tidur.

  4. Menghilangkan kecemasan pada kondisi pra menstruasi.

  5. Mengurangi depresi.


  1. Menurunkan risiko penyakit kanker.

  2. Mencegah gangguan pencernaan.

  3. Mengatur keseimbangan gula darah.

  4. Menjaga kepadatan dan kesehatan tulang.

  5. Melancarkan proses metabolisme dalam tubuh.

Sumber: ikan, hati sapi, kentang, daging ayam, kacang-kacangan, alpukat, pepaya, pisang.

Sekilas Tentang Cyanocobalamin (Vitamin B12)

  1. Berperan dalam produksi energi.

  2. Menjaga kinerja sistem saraf.

  3. Menjaga kesehatan kulit, kuku, rambut.

  4. Menghindarkan risiko penyakit jantung.

  5. Menghindarkan risiko penyakit kanker.


  1. Mencegah terjadinya stroke dan tekanan darah tinggi.

  2. Menormalkan sistem metabolisme dalam tubuh.

  3. Berperan dalam produksi DNA dan RNA.

  4. Menjaga kesehatan mata.

  5. Menambah nafsu makan.

Sumber: ikan haring, ikan tuna, kepiting, ikan sarden, caviar, kerang, ikan salmon, daging sapi, daging kambing, ikan kod, keju, telur, daging ayam.

Sekilas Tentang Thiamine Hydrochloride (Vitamin B1)

Thiamine hydrochloride atau vitamin B1 adalah suatu vitamin yang bermanfaat untuk mengatasi beberapa penyakit seperti beri-beri, optik neuropati, sindrom Wernicke-Korsakoff, dan sebagainya. Vitamin B1 banyak dijumpai pada bahan makanan seperti biji-bijian, polong-polongan, daging, dan ikan. Pemberian vitamin B1 bisa dilakukan melalui mulut, injeksi intravena, dan injeksi intramuskular.

Berikut beberapa manfaat thiamine hydrochloride (vitamin B1):


  1. Mencegah terjadinya beri-beri.

  2. Mencegah terjadinya kerusakan saraf di luar otak (neuritis periferal).

  3. Meningkatkan daya tahan tubuh.

  4. Meningkatkan nafsu makan.

  5. Mencegah perburukan komplikasi ginjal pada penderita Diabetes tipe 2.

  6. Mencegah katarak.

Thiamine hydrochloride pertama kali ditemukan pada tahun 1897 dan pertama kali dibuat versi artifisialnya pada 1936. Thiamine hydrochloride dapat ditoleransi dengan baik oleh tubuh dan keamanan penggunaannya pada wanita hamil oleh FDA dimasukkan dalam kategori A.

Sumber: daging,telur,kacang-kacangan seperti kacang kedelai dan lentil, gandum (sereal, roti, dan pasta), nasi, kembang kol, jeruk, dan kentang.