Category Archives: Antikonvulsan

Neufar

Kandungan Pregabalin Indikasi Neufar (pregabalin) merupakan obat yang diindikasikan untuk perawatan nyeri neuropati pada orang dewasa, nyeri yang disebabkan oleh kerusakan saraf akibat diabetes, infeksi herpes zoster, nyeri karena cedera tulang belakang, dan nyeri pada orang yang mengalami fibromyalgia. Obat ini juga digunakan bersamaan dengan obat lain untuk mengatasi kejang tertentu (kejang fokal) seperti pada… Read More »

Amobarbital

Nama Lain Amytal sodium, Amylobarbitone Indikasi Amobarbital merupakan obat yang digunakan dalam terapi hipnotik dan untuk perawatan insomnia jangka pendek. Farmakologi Amobarbital menekan cortek sensoris dengan menginterfensi transmisi impuls dari thalamus. Ini akan menghaislkan penurunan aktivitas motorik perubahan fungsi serebelar, menyebabkan kantuk, sedasi, dan hipnosis. Farmakokinetik: Penyerapan: onset dalam 5 menit Metabolisme: utamanya dalam hati… Read More »

Zentropil

Kandungan Phenytoin Sodium (Phenytoin Na.) Indikasi Mengendalikan status epileptikus dr kejang grand mal. Pencegahan & pengobatan kejang selama bedah saraf. Kontra Indikasi Hipersensitivitas terhadap fenitoin atau hidantoin lain. Kejang akibat  hipoglikeia atau kejang lainnya yang tidak diketahui penyebabnya. Perhatian Kurangi dosis secara bertahap pada saat mengurangi, menghentikan pemberian dosis, atau mengganti dengan jenis antikonvulsan lainnya.… Read More »

Opipentin

Kandungan Gabapentin. Indikasi Terapi tambahan utk epilepsi parsial dg atau tanpa kejang menyeluruh sekunder. Pengobatan nyeri neuropatik. Farmakologi Semua aksi farmakologi setelah penggunaan gabapentin tergantung pada aktivitas komponen induk; gabapentin tidak secara bermakna dimetabolisme oleh tubuh manusia, tidak terikat pada protein plasma, tidak menginduksi aktivitas enzim hepatik, dan tidak mengubah farmakokinetika dari obat-obat antikonvulsan yang… Read More »

Divalproex Sodium Yarindo

Kandungan Divalproex Natrium (Divalproex Sodium) Indikasi Terapi tunggal dan tambahan pada pengobatan pasien dengan kejang parsial kompleks yang terjadi dalam isolasi atau dalam kaitan dengan bentuk kejang lainnya. Terapi tunggal dan tambahan pada kejang simple dan complex absence dan terapi tambahan pada pasien kejang tipe multipel yang mencakup kejang absence, kejang tonik-klonik generalisata, dan kejang… Read More »

Simtin

Kandungan Gabapentin. Indikasi Terapi tambahan utk epilepsi parsial dg atau tanpa kejang menyeluruh sekunder. Pengobatan nyeri neuropatik. Farmakologi Semua aksi farmakologi setelah penggunaan gabapentin tergantung pada aktivitas komponen induk; gabapentin tidak secara bermakna dimetabolisme oleh tubuh manusia, tidak terikat pada protein plasma, tidak menginduksi aktivitas enzim hepatik, dan tidak mengubah farmakokinetika dari obat-obat antikonvulsan yang… Read More »

Acetazolamide

Deskripsi Acetazolamide merupakan suatu inhibitor karbonat anhidrase. Obat ini digunakan untuk terapi glaukoma, epilepsi, hipertensi intrakranial jinak (pseudomotor cerebri), gangguan takut ketinggian, sistinuria, dan ektasia dural. Acetazolamide tersedia sebagai obat generik dan juga dapat digunakan sebagai diuretik. Farmakodinamik Acetazolamide menghambat enzim karbonat anhidrase, mengurangi tingkat pembentukan humor aqueous dengan demikian mampu menurunkan IOP; menghasilkan efek… Read More »

Curelepz

Kandungan Phenytoin Na. Indikasi Mengendalikan status epileptikus dr kejang grand mal. Pencegahan & pengobatan kejang selama bedah saraf. Kontra Indikasi Hipersensitivitas terhadap fenitoin atau hidantoin lain. Kejang akibat  hipoglikeia atau kejang lainnya yang tidak diketahui penyebabnya. Perhatian Kurangi dosis secara bertahap pada saat mengurangi, menghentikan pemberian dosis, atau mengganti dengan jenis antikonvulsan lainnya. Gangguan fungsi… Read More »

Eterlox

Kandungan Levetiracetam Indikasi  Terapi tambahan dalam pengobatan kejang onset parsial dg atau tanpa generalisasi sekunder pada pasien dg epilepsi. Dosis  Dewasa & remaja ≥16 thn Awalnya 500 mg dua kali sehari, dapat ditingkatkan hingga 1.500 mg dua kali sehari. Perubahan dosis dapat dilakukan dengan peningkatan 500 mg dua kali sehari atau berkurang setiap 2-4 minggu.… Read More »

Levitam

Komposisi Levetiracetam Indikasi Terapi penunjang untuk pengobatan kejang parsial onset dengan atau tanpa generalisasi sekunder pada pasien epilepsi. Dosis Dewasa & remaja ≥16 thn Dosis awal 500 mg 2x/ hr, dapat ditingkatkan hingga 1.500 mg 2x/ hr. Dosis dapat ditingkatkan 500 mg 2x/ hr atau dilakukan pengurangan dosis setiap 2-4 minggu. Terapi tambahan 6 bln pada pasien… Read More »