Topamax

By | Juli 5, 2020 | Farmasi-id.com > Sistem Saraf Pusat > Antikonvulsan > Topamax

Kandungan dan Komposisi Topamax

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Topamax adalah:

Topiramate.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Topamax

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Topamax adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Monoterapi pada pasien yang baru didiagnosa epilepsi atau sbg konversi ke monoterapi pada pasien epilepsi. Terapi tambahan untuk dws & anak >2 tahun dengan onset kejang parsial atau epilepsi primer. Terapi tambahan untuk dws & anak dengan kejang yang berhubungan dengan sindroma Lennox Gastaut.

Perhatian Penggunaan Topamax

Penghentian terapi hrs dilakukan secara bertahap. Gangguan ginjal sedang s/d berat, gangguan hati, predisposisi untuk nefrolitiasis, pastikan hidrasi adekuat, hamil & laktasi. Gejala-gejala miopia akut yang disertai dengan glaukoma sudut tertutup sekunder. Dpt mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Topamax Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan , yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Topamax?

Jika Anda lupa menggunakan Topamax, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Topamax Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Topamax?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Topamax yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Efek Samping Topamax

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Topamax yang mungkin terjadi adalah:

Parestesis, somnolen, pusing, & reaksi efek samping ringan lain yang berhubungan dengan SSP. Oligohidrosis (Jarang dilaporkan). Sebagian besar efek samping di atas dilaporkan tjd pada anak. Asidosis metabolik (Jarang).

Kategori Keamanan Penggunaan Topamax Pada Wanita Hamil

Kategori keamanan penggunaan obat untuk wanita hamil atau pregnancy category merupakan suatu kategori mengenai tingkat keamanan obat untuk digunakan selama periode kehamilan apakah memengaruhi janin atau tidak. Kategori ini tidak termasuk tingkat keamanan obat untuk digunakan oleh wanita menyusui.

FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan tingkat keamanan obat untuk wanita hamil menjadi 6 (enam) kategori yaitu A, B, C, D, X, dan N. Anda bisa membaca definisi dari setiap kategori tersebut di sini. Berikut ini kategori tingkat keamanan penggunaan Topamax untuk digunakan oleh wanita hamil:

Kategori D: Ada bukti positif mengenai risiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh mungkin lebih besar dari risikonya (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius yang tidak efektif atau tidak mungkin diatasi dengan obat yang lebih aman).

Sekilas Tentang Obat Antikonvulsan
Antikonvulsan merupakan obat yang berfungsi mencegah, mengurangi, mengatasi serangan kejang.

Dosis dan Aturan Pakai Topamax

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Topamax:

Dewasa: Monoterapi Dws Awal 25 mg/hari diberikan pada malam hari selama 1 minggu. Dosis dapat ditingkatkan pada interval 1-2 minggu sebesar 25-50 mg/hari diberikan dim 2 dosis terbagi. Dosis awal yang dianjurkan: 100 mg/hari. Dosis harian anjuran maks: 500 mg. Anak>2thnA>Na\ 0.5-1 mg/kgBB tiap malam selama 1 minggu, dapat ditingkatkan pada interval 1-2 minggu dengan penambahan 0.5-1 mg/kgBB/hari diberikan dim 2 dosis terbagi. Dosis awal yang dianjurkan: 3-6 mg/kg BB/hari. Anak yang baru saja didiagnosa mengalami onset kejang parsial diberikan dosis s/d 500 mg/hari. Terapi Tambahan Dws Awal 25-50 mg tiap malam selama 1 minggu. Dosis dapat ditingkatkan s/d 100 mg/hari dengan interval 1 atau 2 minggu, diberikan dim 2 dosis terbagi. Anak 2 tahun Awal 25 mg (atau kurang, berdasarkan kisaran dosis 1-3 mg/kg BB/hari) diberikan tiap malam selama 1 minggu pertama. Dosis dapat ditingkatkan sebesar 1-3 mg/kgBB/hari dim 2 dosis terbagi dengan interval 1 -2 minggu. Dosis lazim: 5-8 mg/kgBB/hari, diberikan dim 2 dosis terbagi.

Kemasan dan Sediaan Topamax

Tab 25 mg x 6 x 10 (Rp178,668). 50 mg x 6 x 10 (Rp296,103). 100 mg x 6 x 10 (Rp467,306). Kaps 15 mg x 60 (Rp194,205). 25 mg x 60 (Rp242,605). 50 mg x60(Rp385,143).

Produsen Topamax

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Topamax:

Janssen-Cilag

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *