Apricot

By | November 27, 2020 |

Kandungan dan Komposisi Apricot

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Apricot adalah: :

Extract Fritillariae Bulbus

4 g

Infus Eriobotryae Folium

8 g

Extract Platycodi Radix

5 g

Aqua Pruni Semen

3 g

Aqua Menthae Folium

1 g

Dalam sirup hingga 100 ml

KETERANGAN MENGENAI DAYA KERJA BAHAN-BAHAN YANG DIGUNAKAN

  • Extract cair dari Fritillariae Bulbus, isi aktif adalah alkaloida Fritillana yang mengurangi dan melegakan rasa batuk, juga bekerja sebagai expectoransia
  • Infus cair dari Eriobotryae Folium mengandung Saponin yang membantu sekali pada pengeluaran lendir sehingga melegakan pernapasan
  • Extract cair dari Platycody Radix yang berisi Kikyosaponin akan memacu memberantas mukosa dari tenggorokan bagian atas maupun bagian bawah (Pharynx dan Larynx) dan dari kantong nasi (stomach). Akibatnya ialah meningkatnya refleksi sekresi dari saluran-saluran pernapasan sehingga mengeluarkan banyak cairan dan lendir dari alat-alat pernapasan, seperti Trachea dan bronchus
  • Aqua Pruni Semen yang dapat berpengaruh dan mengendalikan pernapasan, sehingga pernapasan menjadi lebih baik dan batuk akan cepat berkurang
  • Aqua Menthae Folium bekerja untuk memacu urat-urat saraf dan mengobati radang hidung (rhinitis) serta radang tenggorokan bagian atas dan bagian bawah (pharyngitis-laryngitis)
  • Daya kerja yang utama dari obat cairan yang berupa campuran ini:
    • menambah sekresi dari sel-sel lendir dan menolong untuk mengeluarkan cairan sekresi tersebut dari trachea, bronchi dan alveoll pulmonis
    • meningkatkan daya tahan dari membran mucosa dan meredakan peradangan
    • membantu sirkulasi lokal, sehingga meningkatkan adsorbsi dari bagianbagian yang menyebabkan peradangan
  • Dengan sifat-sifat tersebut diatas, sangat terbukti berfungsi sebagai obat batuk, yakni sebagai expectoransia dan antiflogistik

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Apricot

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Apricot adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

:
Membantu meredakan batuk.

Aturan pakai :
Dewasa : 3 – 4 kali sehari 1 sendok makan
Anak-anak : 3 – 4 kali sehari 1/2 sendok makan

No. Code Produksi:
POM TR. 102 615 941

Diproduksi Oleh:
P.T. BINTANG KUPU-KUPU
TANGERANG – INDONESIA

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *