Zemindo

By | Juni 12, 2020 | Farmasi-id.com > Sistem Pernapasan > Obat Batuk > Zemindo

Kandungan dan Komposisi Zemindo

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Zemindo adalah:

Per 5 mL Oxomemazine HCl equiv to oxomemazine 1.65 mg, guaifenesin 33.3 mg.

Sekilas Tentang Guaifenesin (Glyceryl Guaiacolate) Pada Zemindo
Guaifenesin (glyceryl guaiacolate) adalah suatu obat yang memiliki fungsi sebagai ekspektoran atau peluruh dahak, pengencer lendir saluran napas. Obat ini telah digunakan oleh dunia medis sejak tahun 1933 dan cara kerjanya yaitu dengan meningkatkan volume dan mengurangi viskositas sekresi di trakea dan bronkus sehingga membantu aliran sekresi di saluran pernapasan dan membuat pergerakan siliaris membawa sekresi menuju ke faring. Pada akhirnya meningkatkan efisiensi refleks batuk dan membantu pembuangan sekresi. Sifat guaifenesin selain sebagai ekspektoran juga sebagai relaksan otot dan antikonvulsan serta sebagai antagonis reseptor NMDA.

Asal-usul obat ini kemungkinan dimulai saat orang Spanyol menaklukkan Santo Domingo pada abad ke-16 dan menemukan kayu Guaiacum kemudian membawanya ke Eropa kemudian ternyata didalamnya memiliki kandungan sebagai obat sifilis dan obat lainnya. Kayu Guaiacum ternyata juga memiliki kandungan stimulan untuk sakit tenggorokan.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Zemindo

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Zemindo adalah suatu produk kesehatan yang berguna untuk mengatasi:

Mengurangi batuk berdahak yang disertai reaksi alergi.

Dosis dan Aturan Pakai Zemindo

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Zemindo:

Dws & anak >2 tahun dengan BB >40 kg 10 mL (2 sdm) 4 x/hari. Anak 10-12 thn, 30-40 kg 10 mL 3-4 x/hari; 6-10 thn, 20-30 kg 10 mL 2-3 x/hari; 2-6 thn, 10-20 kg 5 mL 2-3 x/hari. Interval pemberian dosis: sekurang-kurangnya 4 jam.

Kontraindikasi Zemindo

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Zemindo dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Hipersensitif terhadap antihistamin, riwayat agranulositosis, risiko retensi urin yang berhubungan dengan gangguan uretroprostat & glaukoma sudut tertutup. Hamil trimester 1 & laktasi.

Perhatian Penggunaan Zemindo

Pantau gejala klinis & EEG pada epilepsi. Gangguan KV. Gangguan fungsi hati dan atau ginjal. Hindari pemaparan dari sinar matahari selama terapi. Lanjut usia. Jangan digunakan pada anak usia <2 tahun. Singkirkan kemungkinan adanya asma bronkial & GERD sblm digunakan pada anak.

Efek Samping Zemindo

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Zemindo yang mungkin terjadi adalah:

Mengantuk; efek antikolinergik seperti kekeringan pada mukosa, konstipasi, gangguan akomodasi mata, midriasis, palpitasi & risiko retensi urin; hipotensi ortostatik; gangguan keseimbangan, vertigo, gangguan daya ingat & konsentrasi, gangguan koordinasi motorik & tremor; kebingungan mental & halusinasi. Eritema, eksim, pruritus, purpura, urtikaria yang besar, edema, syok anafilaksis, fotosensitivitas. Leukopenia, neutropenia, trombositopenia, anemia hemolitik.

Interaksi Obat Zemindo

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Zemindo antara lain:

Peningkatan efek sedatif jika diberikan bersama alkohol. Dg sultoprid dapat meningkatkan risiko aritmia. Obat yang menekan SSP, atropin, substansi  lain yang menyerupai atropin.

Sediaan, Kemasan, Harga Zemindo

Zemindo syrup, 60 mL x 1’s

Produsen Zemindo

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Zemindo:

Gracia Pharmindo

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Zemindo Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Zemindo, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Zemindo?

Jika Anda lupa menggunakan Zemindo, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Zemindo Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Zemindo?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Zemindo yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
PT Gracia Pharmindo merupakan suatu perusahaan farmasi ternama yang didirikan pada tahun 2003. Pabrik perusahaan ini berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Perusahaan ini pertama kali mendapatkan sertifikat CPOB atau GMP pada tahun 2004 dan kemudian memproduksi dua jenis produk yakni Grafix dan Mesol. Setelah itu perusahaan ini kembali mendapatkan sertifikat CPOB untuk berbagai produk berikut ini:
  • Antibiotik tablet

  • Non antibiotik tablet

  • Antibiotik kapsul

  • Non antibiotik kapsul

  • Antibiotik sirup

  • Antibiotik sirup kering

  • Non antibiotik sirup

  • Sefalosporin antibiotik kapsul

  • Sefalosporin antibiotik sirup kering

Beberapa jenis produk yang diproduksi oleh perusahaan ini antara lain produk obat-obatan alergi dan sistem imun, antiinfeksi sistemik, hormon kortikosteroid, larutan steril (elektrolit, intravena, dan larutan lainnya), obat dermatologi, dan sebagainya. Beberapa merek produk yang dihasilkan diantaranya Diuvar, Gracivask, Lesvatin, Tranec, Mesol, dan lain-lain.

Kantor pusat perusahaan ini ada di jalan Baranangsiang Komp. ITC Kosambi Blok G-27, Bandung, Jawa Barat
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Sekilas tentang batuk
Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya.

Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernapasan, bahkan telinga). Kemudian reseptor akan mengalirkan lewat saraf ke pusat batuk yang berada di otak. Di sini akan memberi sinyal kepada otot-otot tubuh untuk mengeluarkan benda asing tadi, hingga terjadilah batuk.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 12 Juni). Zemindo. Diakses pada 10 Juli 2020, dari https://www.farmasi-id.com/zemindo/


Format MLA (Modern Language Association)

"Zemindo". Farmasi-id.com. 12 Juni 2020. 10 Juli 2020. https://www.farmasi-id.com/zemindo/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Zemindo", 12 Juni 2020, <https://www.farmasi-id.com/zemindo/> [Diakses pada 10 Juli 2020]


Bagikan ke Rekan Anda