POVIDONE IODINE

Farmasi-id.com > Obat Gigi dan Mulut > POVIDONE IODINE

By | 19/05/2016

Deskripsi

Povidone iodine atau yang juga dikenal sebagai betadin adalah salah satu senyawa kimia yang digunakan dalam pembuatan antiseptik. Sebagai antiseptik, povidone iodine dapat digunakan untuk membersihkan serta mencegah infeksi pada luka di kulit hingga vagina. Obat ini juga berguna sebagai disinfeksi pada luka bakar, serta efektif mengatasi serangan jamur, bakteri penyebab radang tenggorokan, dan virus tertentu, termasuk HIV dan herpes simplex.

Antiseptik ini biasanya dioleskan langsung ke bagian tubuh yang luka, namun tersedia juga dalam bentuk semprot, salep, obat kumur, dan sejenis tisu basah atau swab yang dioleskan pada jaringan dalam atau kulit sebelum dan sesudah pembedahan pada prosedur operasi atau pengambilan darah.

Povidone iodine tersedia dalam beberapa merek dan beberapa di antaranya memerlukan resep dokter.

Tentang Povidone Iodine

 

Manfaat

  • membersihkan luka
  • mencegah infeksi pada luka
  • melawan jamur dan virus
  • membunuh bakteri

Sediaan

cairan, semprot, obat kumur, obat salep, dan tisu basah/swab.

Peringatan

  • Wanita merencanakan kehamilan, hamil atau menyusui dan anak-anak disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.
  • Penderita yang memiliki masalah dengan ginjal, kelebihan hormon tiroid atau hypertiroidisme, dan memiliki reaksi alergi terhadap yodium sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini
  • Penggunaan povidone iodine bersamaan dengan obat lain seperti lithium akan memerlukan konsultasi medis dengan dokter karena potensi interaksi antara obat.
  • Hubungi dokter jika timbul iritasi atau reaksi alergi.

Dosis Povidone Iodine

Dosis povidone iodine diberikan dalam jumlah yang berbeda-beda, dilihat dari kondisi pasien.

Untuk mengobati radang tenggorokan, povidone iodine dapat disemprotkan 2-3 kali pada tenggorokan dan dapat diulang hingga beberapa kali. Sebagai obat kumur pencegah infeksi dan inflamasi pada rongga mulut, povidone iodine dapat dikumur selama 30 detik dengan selang waktu 3-4 jam dalam satu hari. Gunakan povidone iodine secukupnya saat Anda membersihkan luka. Penggunaannya hanya pada area yang membutuhkan dan selama jangka waktu yang diperlukan saja. Untuk menghilangkan gatal dan aroma tidak sedap pada vagina, campurkan povidone iodine dengan air sebelum digunakan.

Efek Samping

Povidone iodine berpotensi menimbulkan efek samping. Pada obat semprot, povidone iodine dapat menyebabkan reaksi berupa rasa panas, mual, dan iritasi pada mulut.  Efek samping lainnya yang bisa muncul adalah iritasi lokal, kemerahan hingga bengkak yang muncul di sekitar area yang diaplikasikan obat ini. Penderita hipertiroidisme yang menjalani perawatan menggunakan yodium, atau radioiodine, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu sebelum menggunakan povidone iodine.

Sekilas tentang gigi

Gigi adalah bagian keras yang terdapat di dalam mulut. Gigi memiliki struktur yang bervariasi yang memungkinkan mereka untuk melakukan banyak tugas. Fungsi utama dari gigi adalah untuk merobek dan mengunyah makanan. Akar dari gigi tertutup oleh gusi. Gigi memiliki struktur pelindung yang disebut email gigi, yang membantu mencegah lubang di gigi. Pulp dalam gigi menciut dan dentin terdeposit di tempatnya.
---------------------
Jenis Jenis Penyakit Gigi
---------------------
Gingivitis

Jenis penyakit gigi gingivitis yang disebut dengan radang gusi atau gusi bengkak ini adalah sebuah kondisi yang biasanya terjadi karena mulut kurang terjaga kebersihannya sehingga muncul karang-karang gigi atau plak yang menumpuk berbatasan dengan tepi gusi. Infeksi akan terjadi di bagian gusi, ini disebabkan oleh banyaknya bakteri di bagian plak dan karang gigi.

Kondisi dapat menjadi semakin parah dan serius jika gingivitis tak segera ditangani dengan benar sehingga bisa berkembang menjadi penyakit lainnya. Kasus ini dapat terjadi dari kebiasaan buruk misalnya merokok, gosok gigi terlalu kuat, jarang membersihkan gigi dan lain-lain. Maka, diperlukan perawatan gigi yang benar agar tidak muncul plak di gigi anda yang dapat menyebabkan penyakit gingivitis.

Gigi Hipersensitif

Hipersensitivitas ialah jenis penyakit gigi yang biasanya penderita akan merasa ngilu ketika memakan makanan dingin atau meminum minuman dingin. Penyakit ini disebabkan dari kebiasaan sering makan dan minum yang dingin, manis dan asam, dampak dari pemutihan gigi atau adanya plak. Selain itu, penyakit ini juga dapat dialami oleh para orang tua secara alamiah. Ada beberapa cara mengatasi gigi sensitif yakni dengan menghindari makanan dan minuman yang sifatnya erosive atau makanan yang dapat merusak gigi, menghindari menggosok gigi dengan pasta gigi bersifat abrasive dan menghindari memberikan tekanan berlebih ketika menggosok gigi.

Abses Gusi

Diantara jenis-jenis penyakit gigi, penderita yang mengalami abses gusi, gusinya dapat bernanah. Nanah yang keluar tampak seperti cairan kental yang berwarna kuning, putih agak kuning atau bisa juga kuning agak cokelat. Nanah dapat muncul apabila terjadi inflamasi pada gusi ketika bagian gusi terinfeksi. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang berkembang biak, atau dari kebiasaan terlalu sering mengkonsumsi makanan dan minuman yang tinggi karbohidrat.

Obat pereda nyeri akan dapat membantu ketika penyakit ini datang. Abses yang posisinya menempel pada gusi berdekatan dengan gigi, dapat menularkan sakitanya sampai ke gigi. Abses juga dapat sembuh ketika nanah di gusinya pecah, baik memalui prosedur dokter ataupun meletus sendiri. Mengumurinya dengan garam dapat membantu mempercepat agar nanah cepat keluar. Karena penyakit ini disebabkan oleh bakteri, maka menjaga kesehatan gigi dan memperbaiki pola konsumsi terhadap makanan, dapat dilakukan untuk pencegahan.

Karies Gigi

Nama lain dari penyakit karies gigi adalah dental caries, penyakit ini salah satu jenis infeksi yang dapat memicu kerusakan struktur gigi. Misalnya memicu gigi berlubang. Apabila tidak segera mendapat penangan yang tepat, dapat menyebabkan rasa nyeri, terjadinya infeksi, gigi tanggal serta kasus bahaya lainnya. Bakteri yang berkembang biak, dapat menimbulkan penyakit ini. Terjadinya karies bisa ditandai dengan warna hitam atau cokelat pada lubang di bagian jaringan keras gigi.

Biasanya, gigi yang berlubang tak akan terasa sakit hingga lubang tersebut ukurannya membesar. Karies yang semakin membesar bisa sampai ke kamar pulpa (kamar pulpa memiliki jaringan saraf serta pembuluh darah) yang merupakan sebuah rongga di dalam gigi. Ketika karies sudah berada di kamar pulpa, peradangan dapat terjadi yang menyebabkan penderita merasakan denyutan nyeri.

Maka jagalah kesehatan dan kebersihan gigi anda supaya penyakit ini tidak menyerang. Ketika karies telah membentuk lubang pada gigi anda, maka cara merawat gigi berlubang perlu anda lakukan supaya tidak bertambah semakin parah. Sedangkan yang sudah terlanjur karies menyerang sampai menimbulkan sakit gigi, cara mengatasi gigi ngilu salah satunya dengan memijat salah satu dari kumpulan titik pijat sakit gigi.

Tumor Gigi

Penyakit tumor gigi adalah penyakit yang sama seriusnya dengan kasus tumor lainnya. Penyakit ini ditandai dengan adanya pertumbuhan daging yang seperti parasit dan bisa membuat jaringan sekitar gigi dan mulut menjadi rusak. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal seperti mencabut gigi secara sembarangan, bakteri yang berkembang serta kurang terjaganya kebersihan mulut. Maka untuk mencegahnya, kita harus lebih memeperhatikan kesehatan gigi dan mulut dengan memastikan selalu bersih serta hindari mencabut gigi dengan sembarangan

Pulpitis

Jenis-jenis penyakit gigi yang berikutnya ialah pulpitis yang berupa peradangan pada pulpa gigi yang menimbulkan rasa nyeri. Bagian gigi paling dalam, yang mengandung saraf dan pembuluh disebut pulpa. Sebagian besar dari kasus penyakit pulpitis, disebabkan oleh pembususkan gigi dan cedera.

Alveolar Osteitis

Penyakit yang dapat menyerang gigi selanjutnya ialah alveolar osteitis atau biasa disebut sebagai dry socket. Dry socket ini bersifat sementara. Penyakit ini muncul sebagai efek lanjutan dari pencabutan gigi permanen. Bila gigi anda dicabut secara permanen, maka tulang rahang dan daerah sekitar akan mengalami sakit yang luar biasa. Kondisi ini juga akan menyerang (sekitar 20%) pada orang-orang yang mencabut giginya secara permanen.

Kelainan pada Jaringan Lunak

Jenis-jenis penyakit gigi yang terakhir adalah kelainan pada jaringan lunak. Misalnya seperti sariawan ( stomatitis), gusi berdarah ( gingivitis ), bibir kering dan pecah-pecah ( cheilitis ). Meski letaknya tidak langsung pada gigi, namun kondisi ini dapat menyebabkan rasa ngilu pada gigi yang berdekatan dengan pusat masalah.

Source:
https://halogigi.com/jenis-jenis-penyakit-gigi