Neufar

Farmasi-id.com > Sistem Saraf Pusat > Antikonvulsan > Neufar

By | 19/06/2019

Kandungan dan Komposisi

Pregabalin

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Neufar (pregabalin) merupakan obat yang diindikasikan untuk perawatan nyeri neuropati pada orang dewasa, nyeri yang disebabkan oleh kerusakan saraf akibat diabetes, infeksi herpes zoster, nyeri karena cedera tulang belakang, dan nyeri pada orang yang mengalami fibromyalgia. Obat ini juga digunakan bersamaan dengan obat lain untuk mengatasi kejang tertentu (kejang fokal) seperti pada epilepsi.

Farmakologi

Pregabalin merupakan suatu zat dengan molekul penghambat neurotransmiter gamma-aminobutyric acid (GABA) dengan efek antikonvulsan, analgesik, ansiolitik, dan modulasi tidur yang bekerja dengan pengikatan ke sub unit alfa-2-delta pada saluran kalsium yang tegangannya terdistribusi secara luas ke sleuruh sistem saraf pusat kemudian memodulasi pelepasan beberapa neurotransmiter rangsang seperti glutamat, substansi-P, norepinefrin dan gen kalsitonin yang berkaitan dengan peptida. Ia akan menghasilkan penghambatan neuron yang berlebih yang kemudian akan mengembalikannya ke keadaan normal. Oleh sebab itu ia akan menghasilkan efek antikonvulsan, analgesik, ansiolitik, dan modulasi tidur.

Kontra Indikasi

Neufar (pregabalin) dikontraindikasikan pemberiannya pada mereka yang memiliki alergi atau hipersensitif terhadap pregabalin dan kandungan nonaktif lainnya yang menyertainya.

Efek Samping

Efek samping yang dapat terjadi sebagai akibat dari penggunaan Neufar (pregabalin) meliputi:

  • Pusing, mengantuk, peningkatan nafsu makan, kebingungan, peningkatan emosi, ataksia, gangguan konsentrasi, gangguan daya ingat, tremor, vertigo, disartria, parestesia, penglihatan buram, diplopia, kelelahan, edema perifer, ketidaknormalan berjalan, dan lain-lain;
  • Beberapa orang yang menggunakan obat antikonvulsan seperti pada mereka yang mengalami kejang, gangguan bipolar, dan lain-lain kemungkinan akan mengalami depresi, ide percobaan bunuh diri, atau gangguan mental lainnya;
  • Efek alergi seperti ruam, gatal, bengkak (khususnya pada wajah/lidah/tenggorokan), pusing parah, dan kesulitan bernapas, sangat jarang terjadi.

Jika efek samping di atas terjadi dan semakin memburuk, segera cari pertolongan medis terdekat.

Peringatan dan Perhatian

  • Beritahu pada dokter bila pasien memiliki alergi atau hipersensitif terhadap pregabalin dan komponen lainnya yang terdapat di dalamnya;
  • Beritahu dokter mengenai riwayat kesehatan pasien khususnya jika pernah mengalami gagal jantung, penyakit ginjal, reaksi alergi termasuk gatal, bengkak pada wajah, lidah, dan tenggorkan (angioedema), anggota keluarga dengan gangguan penggunaan suabstansi tertentu (alkohol, obat-obatan lainnya);
  • Obat ini dapat menyebabkan pusing dan penglihatan kabur. Jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin saat menggunakan obat ini;
  • Penggunaan pada wanita hamil hanya jika jelas diperlukan dan manfaatnya lebih besar daripada risikonya;
  • Beberapa pasien dengan diabetes kemungkinan memerlukan penyesuaian obat hipoglikemik;
  • Obat ini masuk ke dalam ASI. Konsultasikan lebih dahulu dengan dokter sebelum memulai terapi.

Interaksi Obat

  • Neufar (pregabalin) dapat berinteraksi dengan orlistat;
  • Beritahu dokter jika pasien menggunakan obat opiod atau pereda batuk (seperti codein dan hydrocodone), alkohol, obat ansietas (seperti alprazolam, lorazepam, zolpidem), relaksan otot (seperti carisoprodol, cyclobenzaprine), antihistamin (seperti cetirizine, diphenhydramine);
  • Neufar (pregabalin) dapat menurunkan metabolisme warfarin;
  • Penggunaan bersamaan dengan alkohol dapat meningkatkan efek CNS.

Kategori Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil (Menurut FDA)

Kategori C: Studi terhadap binatang percobaan, memperlihatkan adanya efek-efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil, atau studi terkontrol pada wanita hamil dan binatang percobaan. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Dosis dan Aturan Pakai

Rentang dosis: 10-600 mg per hari diberikan dalam dua atau tiga dosis terbagi.

Nyeri neuropati

Direkomendasikan dimulai dengan 75 mg dua kali sehari. Dapat ditingkatkan hingga 150 mg dua kali sehari setelah 3-7 hari dan jika dibutuhkan, untuk dosis maksimal 300 mg dua kali sehari setelah minggu tambahan.

Epilepsi

Direkomendasikan dimulai dengan 75 mg dua kali sehari. Dapat ditingkatkan hingga 150 mg dua kali sehari setelah 1 minggu dan jika diperlukan, dosis maksimal 300 mg dua kali sehari setelah minggu tambahan.

Pasien dengan CrCl ≥ 60 ml/min dosis dimulai 150 mg dua kali sehari. maksimal 600 mg dua kali sehari.

Pasien dengan CrCl 30-60 ml/min dosis dimulai dengan 75 mg sekali atau dua kali dalam sehari, maksimal 150 mg sekali atau dua kali dalam sehari.

Pasien dengan CrCl < 15 ml/min dosis dimulai dengan 25 mg sekali sehari, dosis maksimal 75 mg sekali sehari.

Dosis suplementasi mengikuti hemodialisis: awal 25 mg dosis tunggal. maksimal 100 mg dosis tunggal.

Izin BPOM, Kemasan, dan Sediaan

  • DKL1831541101A1, dus, 3 strip @ 10 kapsul 75 mg
  • DKL1831541101B1, dus, 3 strip @ 10 kapsul 150 mg

Produsen

Pratapa Nirmala

Sekilas Tentang Antikonvulsan
Antikonvulsan merupakan obat yang berfungsi mencegah, mengurangi, mengatasi serangan kejang.
Sekilas Tentang PT. Pratapa Nirmala Fahrenheit
PT. Pratapa Nirmala Fahrenheit atau yang biasa kita kenal dengan nama Pratapa Nirmala atau Fahrenheit adalah suatu perusahaan farmasi Indonesia yang didirikan pada 8 Agustus 1988. Menurut informasi, asal kata penamaan perusahaan ini berasal dari bahasa Sansekerta, "Pratapa" yang berarti "glory" atau "kejayaan" dan "Nirmala" yang berarti "murni" yang singkatnya, untuk mencapai kejayaan, perusahaan perlu untuk mendapatkan loyalitas dan penghormatan dari pelanggan dan satu-satunya jalan untuk meraihnya adalah perusahaan harus mampu menjual produknya dengan bentuk yang murni dengan kualitas tinggi.

Fasilitas manufaktur perusahaan ini ada di Tangerang, Banten yang awalnya seluas dua hektar. Pada waktu itu perusahaan hanya memproduksi obat kardiovaskular dan vitamin dalam bentuk sediaan oral. Kemudian perusahaan terus meningkatkan teknologi dan fasilitas produksi dan pada tahun 1994, PT. Pratapa Nirmala Fahrenheit memproduksi produk sefalosporin dengan sediaan oral dan injeksi. Di tahun 1995 perusahaan mulai memproduksi produk small volume parenteral (SVP) dan juga produk-produk untuk mata. Krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1998 tidak menghambat perusahaan untuk bergerak maju bahkan terus memperluas dan menambah kapasitas produksinya untuk mengembangkan produk parenteral dengan volume yang lebih besar yang berfokus pada produk antibiotik. Di tahun 2004 perusahaan mulai memproduksi produk pengendali kehamilan baik untuk sediaan oral maupun injeksi hormonal.

Pengembangan fasilitas produksi terus dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan akan produk sefalosporin dalam sediaan oral dan injeksi pada tahun 2010. Tahun 2012 perusahaan berinvestasi pada fasilitas produksi SVP yang lebih besar dan pembangunannya selesai pada 2015 kemudian dilanjutkan pembangunan gedung baru untuk menambah kapasitas produksi hingga selesai pada 2017.

Saat ini PT. Pratapa Nirmala Fahrenheit telah memproduksi berbagai macam produk seperti untuk kardiovaskular, hematopoietik, pernapasan, metabolisme, pencernaan, sistem genitourinari, antibiotik dan vitamin dari bentuk oral, injeksi termasuk larutan IV. Perusahaan ini telah mengantongi sertifikat CPOB, GMP oleh NA-FDC, ISO 9001:2000, ISO 9001:2008, dan lain-lain.

PT. Pratapa Nirmala Fahrenheit memiliki beberapa anak perusahaan seperti PT. Yarindo Farmatama yang bergerak dibidang produksi obat-obatan generik, PT. Dian Langgeng yang bergerak di bidang penyediaan alat-alat medis. Selain itu ada juga PT Fahrenheit Synthon Pharma yaitu perusahaan joint venture dengan Synthon BV dari Belanda. Perusahaan hasil joint venture ini berfokus pada produksi dan pengembangan produk-produk onkologi, neurologi, dan urologi.

Selain di Indonesia, produk-produk PT Pratapa Nirmala Fahrenheit telah dipasarkan di beberapa negara lain seperti Filipina, Myanmar, Singapura, dan Papua New Guinea.