Wou Kim Pills (Pil Nifas Cap Kupu-Kupu)

Farmasi-id.com > Jamu > Jamu Pasca Melahirkan > Wou Kim Pills (Pil Nifas Cap Kupu-Kupu)

By | 19/06/2019

Komposisi

  • Cyperi Rhizoma 550 mg;
  • Carthami Flos 385 mg;
  • Leonuri Herba 275 mg;
  • Parsicae Semen 220 mg;
  • Linderae Radix 165 mg;
  • Ligustici Rhizoma 495 mg.

Khasiat dan Kegunaan

Membantu dan memelihara kesehatan ibu sehabis bersalin (melahirkan).

Pantangan

Sewaktu minum obat ini jangan makan ikan, udang, dan makanan laut lainnya.

Peringatan dan Perhatian

  • Tidak boleh diberikan pada anak-anak di bawah umur 5 tahun dan wanita hamil;
  • Bila dalam penggunaan 3 hari tidak sembuh hubungi dokter anda.

Dosis dan Aturan Pakai

Dewasa : Diminum 3 x 1 pil sehari akan lebih terasa khasiatnya bila diminum dengan air jahe.

Penyimpanan

Simpan ditempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya matahari.

Kemasan dan Sediaan

Dus, sachet @10 pil @ 5,5 gram

Izin BPOM

TR082490241

Harga

Rp 70.000/dus, sachet @10 pil @ 5,5 gram

Produsen

PT. Bintang Kupu-Kupu

Sekilas Tentang Ligusticum Chuanxiong (Ligusticum Wallichii)

Ligusticum chuanxiong yang memiliki nama lain Ligusticum wallichii merupakan suatu tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam dunia pengobatan tradisional masyarakat China dan Korea selama berabad-abad. Tanaman ini biasa tumbuh di alam liar dengan bunga hermafrodit yang penyerbukannya dibantu oleh serangga. Tanaman ini memiliki sifat pedas dan hangat yang mampu meningkatkan aliran darah dan qi, menghilangkan masuk angin, serta meredakan nyeri.

Ligusticum chuanxiong banyak diresepkan oleh ahli herbal untuk mengatasi masalah haid yang tidak teratur, dismenore, dan sakit kepala. Selain itu tanaman ini juga diberikan untuk meredakan peradangan yang disebabkan oleh cedera dan bisul.

Dalam dunia kuliner, Ligusticum chuanxion dapat digunakan sebagai penambah penyedap rasa pada masakan dan di dunia kosmetik digunakan untuk memberi aroma wangi pada produk sabun dan kosmetik. Karena kaya akan manfaat, tanaman ini kini dibudidayakan.

Sekilas Tentang Carthamus Tinctorius / Carthami Flos (Kesumba)

Carthamus tinctorius L./carthami flos (kesumba) adalah suatu tumbuhan yang memiliki ciri dapat tumbuh hingga 150 cm dengan kelopak bunga berbentuk bulat berwarna kuning, jingga, atau merah dengan jumlah biji pada bunga berkisar 15 hingga 20 biji. Biasanya dalam satu cabang bisa memiliki satu hingga lima bunga. Kesumba memiliki akar tunjang dan dapat tumbuh pada daerah yang relatif gersang dengan hujan musiman.

Kesumba telah lama digunakan oleh manusia, bahkan sejak jaman Mesir kuno. Jejak getah tanaman ini ditemukan pada makam raja mesir Tutankhamun. Secara tradisional tanaman ini digunakan sebagai tanaman obat, pewarna dan penyedap makanan, minyak masak, produksi margarin, teh herbal dan sebagainya.

Bagian yang biasa dimanfaatkan dari tanaman ini adalah bunga dan bijinya. Sebagai produk kesehatan, tanaman ini bermanfaat untuk meningkatkan kadar gula darah, menurunkan kolesterol, meningkatkan kesehatan jantung, anti peradangan, mengatasi kulit kering, dan sebagai sumber asam lemak yang sehat. Diyakini ia juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

Sekilas Tentang Cyperus Rotundus (Teki Ladang)

Cyperus rotundus atau teki ladang merupakan tanaman herbal yang biasa tumbuh di kondisi tanah kering, namun juga bisa tumbuh di tanah lembab. Pada jaman Mesir dan Yunani kuno, tanaman ini digunakan sebagai aromatik (parfum) dan untuk memurnikan air. Selain itu Cyperus rotundus juga diketahui mampu menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans sehingga dapat membantu mencegah karies gigi.

Pada pengobatan TCM (Traditional Chinese Medicines), Cyperus rotundus dikenal sebagai herbal pengatur energi "qi". Oleh pengobatan Ayurveda (India kuno) tanaman ini dignakan untuk mengobati demam, gangguan pencernaan, dismenore, dan lain-lain.

Oleh orang Arab, umbi Cyperus rotundus yang telah dipanggang digunakan untuk mengobati bisul, luka, dan memar. Umbi tanaman ini dapat dimakan sebagai sumber karbohidrat yang kabarnya dimakan oleh penduduk benua Afrika saat dilanda kelaparan.

Kandungan kimia pada tanaman ini antara lain α-cyperone, β-selinene, cyperene, patchoulenone, sugeonol, kobusone, dan isokobusone.