Nebilet

Farmasi-id.com > Sistem Kardiovaskular & Hematopoietik > Penyekat Beta > Nebilet

By | 07/10/2015

Kandungan dan Komposisi Nebilet
ProdusenTransfarma Medica Indah
KomposisiNebivolol.
IndikasiPengobatan hipertensi esensial.
DosisDws Hipertensi 5 mg 1 x/hari. Dlm kombinasi dengan obat antihipertensi golongan lain 5 mg plus hidroklorotiazid 12.5-25 mg. Lanjut usia >65 tahun & gangguan ginjal Dosis awal 2.5 mg/hari. Dpt ditingkatkan menjadi 5 mg/hari.
Pemberian ObatSebaiknya diberikan bersama makanan: Berikan pada waktu yang sama tiap hari.
Kontra IndikasiHipersensitivitas. Insufisiensi atau gangguan hati. Gagal jantung akut, syok kardiogenik atau episode gagal jantung dekompenssasi yang membutuhkan terapi inotropik IV. Sindrom Sick Sinus, termasuk blok sinoatrial. Blok jantung derajat 2 & 3 (tanpa pacemaker/alat pacu jantung). Riwayat bronkospasme & asma bronkial. Feokromositoma yang tak diterapi. Asidosis metabolik. Bradikardi (denyut jantung <60 x/menit sblm terapi). Hipotensi (TD sistolik <90 mmHg). Gangguan sirkulasi perifer berat.
PerhatianPenggunaan bersama dengan anestesi. Gagal jantung kongestif yang tidak diterapi, penyakit jantung iskemik. Gangguan sirkulasi perifer (penyakit atau sindrom Raynaud, klaudikasio intermiten); blok jantung derajat 1; angina Prinzmetal. DM, hipertiroid, PPOK, riwayat psoriasis. Dpt meningkatkan sensitivitas terhadap alergen & keparahan reaksi anafilaksis. Hindari penghentian terapi secara mendadak. Gagal ginjal berat. Intoleransi galaktosa, defisiensi Lapp lactase atau malabsorpsi glukosa-galaktosa. Dpt mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin. Hamil & laktasi. Anak & remaja. Lanjut usia >75 tahun.
Efek Samping yang Mungkin TimbulSakit kepala, pusing, parestesia; dispnea; konstipasi, mual, diare; kelelahan, edema.
Interaksi ObatObat antiaritmia kelas I & amiodaron dapat mempotensiasi waktu konduksi AV & efek inotropik negatif. Antagonis kalsium yaitu verapamil atau diltiazem dapat menyebabkan efek negatif kontraktilitas & konduksi AV. Antihipertensi yang bekerja secara sentral dapat memperburuk gagal jantung. Anestesi dapat melemahkan refleks takikardi & meningkatkan risiko hipotensi. Insulin & obat antidiabetes oral dapat menutupi gejala-gejala tertentu dr hipoglikemia. Glikosida digitalis dapat meningkatkan waktu konduksi AV. Dg obat antidepresan trisiklik, barbiturat, & fenotiazin dapat meningkatkan efek hipotensi. Obat golongan simpatometik dapat melawan efek antagonis β adrenergik.
Kategori Keamanan KehamilanC: Studi pada binatang percobaan telah memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embroisidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita, atau studi pada wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya boleh diberikan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
SediaanKemasan/Harga
Nebilet tablet 5 mg
2 × 14’s
Sekilas Tentang Obat Penyekat Beta (Beta Blocker)

Penyekat beta atau beta blocker adalah suatu jenis obat yang digunakan dalam terapi perawatan dan pengobatan hipertensi, migrain dan ketidaknormalan detak jantung serta melindung jantung dari risiko serangan jantung (infark miokardinal). Obat ini mampu menurunkan tekanan darah dan bekerja dengan cara memblok efek dari hormon epinephrine (adrenalin) dan norephinephrine (noradrenaline) pada reseptor beta adrenergik dari sistem saraf simpatik.

Reseptor beta adrenergik dapat dijumpai pada otot jantung, otot halus, saluran pernapasan, arteri, ginjal dan jaringan lainnya dari sistem saraf simpatik yang mana ia dapat menjadi pemicu atau penyebab respon stres terlebih jika distimulasi oleh ephinephrine (adrenaline). Beta blocker akan mengintervensi dengan melakukan pengikatan pada reseptor ephinephrine dan hormon stress lainnya dan menurunkan efek hormon stres tadi.

Obat beta blocker pertama kali disintesa oleh james Black, seorang fisikawan dan ahlo farmakologi berkebangsaan Skotlandia pada 1964. Saat itu ia mensintesa beta blocker propanolol dan pronethalol yang kemudian dikembangkan dan banyak obat sejenisnya yang digunakan dalam terapi angina pektoris. Melalui penelitian ilmiah diketahui bahwa pemberian beta blocker atenolol mampu mencegah stroke dan gejala kardiovaskular lainnya dibandingkan dengan plasebo, namun keefektifannya masih kalah dibandingkan obat inhibitor ACE dan calcium channel blocker.

Secara umum obat beta blocker diindikasikan untuk terapi perawatan/pengobatan berbagai kondisi berikut ini:

Angina pektoris, fibrilasi atrial, aritmia jantung, gagal jantung kongestif, glaukoma, hipertensi, migrain, tremor, takikardia, ansietas, hipertiroidisme, dan sebagainya.

Efek samping yang mungkin saja dapat terjadi akibat penggunaan obat beta blocker antara lain:



  1. Umum: fatigue, tangan dan kaki terasa dingin, penambahan berat badan.

  2. Jarang: Kesulitan bernapas, napasa pendek, sulit tidur, depresi.


Obat beta blocker tidak boleh digunakan oleh penderita asma karena dapat memicu serangan asma parah. Pada penderita diabetes, obat ini akan memblok sinyal gula darah rendah seperti detak jantung cepat padahal itu dapat menjadi salah satu parameter pemantauan kadar gula darah. Beta blocker diketahui juga dapat meningkatkan kadar trigliserida dan menurunkan kolesterol baik secara minimal, namun ini sifatnya hanya sementara dan pasien tidak harus menghentikan penggunaan obat beta blockernya sebab menghentikan obat itu tanpa sepengetahuan dokter justru akan meningkatkan risiko serangan jantung dan penyakit jantung lainnya.