Category Archives: Penyekat Beta

ALPRENOLOL

Nama Lain Alfeprol, alpheprol, alprenololum Kandungan Aktif Alprenolol hydrochloride Indikasi Alprenolol merupakan suatu obat yang digunakan dalam terapi perawatan angina pektoris, hipertensi, dan aritmia. Farmakologi Alprenolol secara non selektif memblokir reseptor adrenergik beta-1 terutama pada jantung yang menyebabkan penurunan denyut jantung dan tekanan darah. Selain itu pada efek yang kecil mengikat reseptor beta-2 pada properti… Read More »

TERTATOLOL

Indikasi Tertatolol adalah obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Tertatolol termasuk ke dalam golongan obat beta blockers. Dosis Dewasa PO 5 mg sekali sehari, hingga 10 mg sekali sehari jika diperlukan. Anak-anak Keamanan dan efektivitas obat belum dapat ditentukan pada pasien anak di bawah 18 tahun. Efek Samping Tertatolol bisa menimbulkan efek samping berupa tekanan… Read More »

CARBISOL

Komposisi Bisoprolol fumarate Indikasi Hipertensi, sebagai monoterpai atau dikombinasikan dengan antihipertensi lainnya. Dosis Dosis lazim: 5-10 mg 1x/ hr. Pasien dengan penyakit ginjal, hati atau paru-paru 2,5 mg sehari. Pemberian Obat Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan. Kontra Indikasi Syok kardiogenik, gagal jantung, penyumbatan AV tingkat kedua atau ketiga, penyakit sinus bradikardia. Perhatian Khusus PJK, Hipoglikemia spontan… Read More »

MINITEN

Komposisi Bisoprolol Fumarate 5 mg Indikasi Hipertensi sebagai monoterapi cetak dikombinasikan dengan obat antihipertensi lain Dosis Untuk orang dewasa, dosis bisoprolol awal yang diberikan dapat berkisar antara 2,5 hingga 5 miligram per hari. Dan jika diperlukan, dokter dapat memberikan dosis hingga maksimum 10 miligram per hari. Dosis akan disesuaikan dengan jenis kondisi yang diobati, tingkat… Read More »

NEBILET

Produsen Transfarma Medica Indah Komposisi Nebivolol. Indikasi Pengobatan hipertensi esensial. Dosis Dws Hipertensi 5 mg 1 x/hari. Dlm kombinasi dengan obat antihipertensi golongan lain 5 mg plus hidroklorotiazid 12.5-25 mg. Lanjut usia >65 tahun & gangguan ginjal Dosis awal 2.5 mg/hari. Dpt ditingkatkan menjadi 5 mg/hari. Pemberian Obat Sebaiknya diberikan bersama makanan: Berikan pada waktu… Read More »

BISOVELL PLUS

Komposisi Bisoprolol fumarate 2.5 mg, hydrochlorothiazide 6.25 mg. Indikasi Terapi hipertensi. Dosis Dws & lanjut usia 1 tablet 2.5/6.25 mg 1 x/hari. Dpt ditingkatkan hingga 1 tablet 5/6.25 mg 1 x/hari. Maks: 2 tablet 5/6.25 mg. Kontra Indikasi Gagal jantung yang jelas, syok kardiogenik, sindrom sick sinus, blok SA, blok AV derajat 2 atau 3,… Read More »

BISOVELL

Produsen Novell Pharma Komposisi Bisoprolol hemifumarat. Indikasi Terapi hipertensi, sebagai monoterapi atau kombinasi dengan obat anti hipertensi lain. Dosis Gagal jantung kongestif Tingkatkan dosis secara bertahap, mulai dr 1.25 mg selama 1 minggu, lalu 2.5 mg selama 1 minggu berikutnya, 3.75 mg 1 minggu berikutnya, 5 mg untuk 4 minggu berikutnya, 7.5 mg untuk 4… Read More »

SELOKEN

Produsen AstraZeneca Komposisi Metoprolol tartrate. Indikasi Hipertensi, angina pektoris, aritmia terutama takikardi supraventrikular, penurunan kecepatan ventrikel pada fibrilasi atrium &; ekstrasistol ventrikel, pasca infark miokard akut, tremor esensial pada penderita hipertiroidisme. Dosis Hipertensi 100-200 mg/hari, dosis tunggal atau terbagi 2 x dosis pada pagi &; sore hari. Dosis dapat ditingkatkan atau di kombinasikan dengan anti… Read More »

V-BLOC

Produsen Kalbe Farma Komposisi Carvedilol. Indikasi Penanganan gagal jantung kongestif & hipertensi esensial. Dosis Hipertensi esensial Dws & lansia Awal 12.5 mg 1 x/hari selama 2 hari pertama, lalu 25 mg 1 x/hari. Dosis dapat ditingkatkan pada interval ≥ 2 minggu s/d maks 50 mg/hari. Gagal jantung kongestif 3.125 mg 2 x/hari selama 2 minggu,… Read More »

TENORMIN

Produsen AstraZeneca Komposisi Atenolol. Indikasi Lihat pada Dosis. Dosis Dws Hipertensi 50-100 mg/hari dosis tunggal. Angina pektoris 100 mg/hari atau 50 mg 2 x/hari. Late intervention sesudah infark miokard akut 100 mg/hari. Pemberian Obat Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan. Kontra Indikasi Blok jantung derajat 2 atau 3, syok kardiogenik. Bradikardi, hipotensi, asidosis metabolik, gangguan… Read More »