Hufalysin

Farmasi-id.com > Vitamin & Mineral > Hufalysin

By | 27/05/2015

Kandungan dan Komposisi Hufalysin

Hufalysin®
Netto 60 ml
Suplemen Makanan

Informasi Nilai Gizi
Takaran saji
– Usia 4 – 24 bulan2,5 ml (½ sendok teh)
– Usia 2 – 5 tahun5 ml (1 sendok teh)
– Usia › 5 tahun – dewasa10 ml (2 sendok teh) sajian
Jumlah sajian perkemasan
– Usia 4 – 24 bulan24
– Usia 2 – 5 tahun12
– Usia › 5 tahun – dewasa6

 

Takaran Persaji 
Vitamin A2000IU
Vitamin D3400IU
Vitamin B12mg
Vitamin B21mg
Vitamin B61mg
Vitamin B125mcg
Niasinamida10mg
d-Panthenol3mg
L-lysine HCl400mg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan:
Membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan memelihara kesehatan anak-anak pada masa pertumbuhan.

– Zat berkhasiatVitamin A, Vitamin D3, Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12, Niasinamida, d-Panthenol, L-lysine HCl
– PengawetMetil paraben
– PewarnaKuning PCF CI Number 15985
– PengaromaAroma Jeruk
– PemanisSukrosa, Natrium Sakarin, Siklamat, Acesulfame
– Anti OksidanNatrium Metabisulfit
– Bahan tambahan lainGliserin dan air demineral
– Mengandung gula dan pemanis buatan.


Uraian

  • 8 macam vitamin, untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin, memelihara kesehatan pada anak di masa pertumbuhan
  • L-lysine HCl adalah asam amino essensial yang dibutuhkan pada metabolisme protein.


Petunjuk Penggunaan

Anak-anak usia 4 – 24 bulan½ sendok teh sehari.
Anak-anak usia 2 – 5 tahun1 sendok teh sehari.
Usia › 5 tahun – dewasa2 sendok teh sehari.

Simpan di tempat tertutup rapat, kering dan sejuk
Kocok dahulu sebelum dipakai

No. Reg, : POM SD. 021 602 431

P.T. Gratia Husada Farma
Semarang – Indonesia

sekilas tentang vitamin dan mineral

Vitamin (bahasa Inggris: vital amine, vitamin) adalah sekelompok senyawa organik berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme setiap organisme, yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh.

Nama ini berasal dari gabungan kata bahasa Latin vita yang artinya "hidup" dan amina (amine) yang mengacu pada suatu gugus fungsi yang memiliki atom nitrogen (N), karena pada awalnya vitamin dianggap demikian. Kelak diketahui bahwa banyak vitamin yang sama sekali tidak memiliki atom N. Dipandang dari sisi enzimologi (ilmu tentang enzim), vitamin adalah kofaktor dalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh enzim. Pada dasarnya, senyawa vitamin ini digunakan tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang secara normal.

Terdapat 13 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik. Vitamin tersebut antara lain vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, dan folat). Walau memiliki peranan yang sangat penting, tubuh hanya dapat memproduksi vitamin D dan vitamin K dalam bentuk provitamin yang tidak aktif. Sumber berbagai vitamin ini dapat berasal dari makanan, seperti buah-buahan, sayuran, dan suplemen makanan.

Vitamin memiliki peranan spesifik di dalam tubuh dan dapat pula memberikan manfaat kesehatan. Bila kadar senyawa ini tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami suatu penyakit. Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika kebutuhan ini diabaikan maka metabolisme di dalam tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Gangguan kesehatan ini dikenal dengan istilah avitaminosis. Contohnya adalah bila kita kekurangan vitamin A maka kita akan mengalami kerabunan. Di samping itu, asupan vitamin juga tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan metabolisme pada tubuh.

Mineral adalah unsur atau elemen seperti tembaga, besi, kalsium, kalium, dll yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah tertentu (sering dalam jumlah kecil). adalah unsur kimia yang diperlukan sebagai nutrisi penting oleh organisme untuk melakukan fungsi yang diperlukan untuk kehidupan. Namun, empat elemen struktural utama dalam tubuh manusia berdasarkan berat (oksigen, hidrogen, karbon, dan nitrogen), biasanya tidak termasuk dalam daftar mineral nutrisi utama (nitrogen dianggap sebagai "mineral" untuk tanaman, seperti yang sering dimasukkan dalam pupuk). Keempat elemen ini menyusun sekitar 96% dari berat tubuh manusia, dan mineral utama (makromineral) dan mineral minor (juga disebut elemen jejak) menyusun sisanya.

Mineral, sebagai unsur, tidak dapat disintesis secara biokimia oleh organisme hidup. Tumbuhan mendapatkan mineral dari tanah. Sebagian besar mineral dalam makanan manusia berasal dari makan tumbuhan dan hewan atau dari air minum. Sebagai sebuah kelompok, mineral adalah salah satu dari empat kelompok nutrisi penting, yang lain adalah vitamin, asam lemak esensial, dan asam amino esensial. Lima mineral utama dalam tubuh manusia adalah kalsium, fosfor, kalium, natrium, dan magnesium. Semua elemen yang tersisa dalam tubuh manusia disebut "elemen jejak". Elemen jejak yang memiliki fungsi biokimia spesifik dalam tubuh manusia adalah belerang, besi, klorin, kobalt, tembaga, seng, mangan, molibdenum, yodium dan selenium.

Sebagian besar unsur kimia yang dicerna oleh organisme adalah dalam bentuk senyawa sederhana. Tumbuhan menyerap unsur-unsur terlarut dalam tanah, yang selanjutnya dicerna oleh herbivora dan omnivora yang memakannya, dan unsur-unsur tersebut bergerak ke atas rantai makanan.