Amrinone

Farmasi-id.com > Sistem Kardiovaskular & Hematopoietik > Obat Jantung > Amrinone

By | 25/06/2019

Nama Lain

Inamrinone

Kandungan Aktif

Amrinone Lactate

Indikasi

Amrinone merupakan obat yang digunakan dalam terapi pengobatan gagal jantung kongesif.

Farmakologi

Amrinone adalah suatu inhibitor phosphodiesterase yang memiliki sifat vasodilatasi dan inotropik positif. Ia dapat menyebabkan peningkatan pada konsentrasi adenosine monofosfat siklik sehingga meningkatkan kekuatan kontraksi pada otot jantung.

Farmakokinetik

  • Distribusi: 10-22% terikat dengan plasma protein. Waktu paruh setelah pemberian intravena: 4-6 jam;
  • Metabolisme: sebagian dimetabolisme di dalam hati;
  • Ekskresi: 40% (diekskresikan sebagai obat tidak berubah).

Kontra Indikasi

Amrinone dikontraindikasikan pemberiannnya pada kondisi berikut ini:

  • Pasien yang memiliki reaksi alergi atau hipersensitivitas terhadap amrinone dan pada kandungan tidak aktif yang terdapat di dalamnya.
  • Pasien dengan stenosis aorta, kardiomiopati hipertrofik.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin dapat terjadi akibat penggunaan amrinone antara lain:

Gangguan gastrointestinal, mual, muntah, trombositopenia, hipotensi, nyeri dada, hipersensitif, myositis, vasculitis, perubahan warna kuku, nyeri pada lokasi injeksi, penurunan produksi air mata, aritmia, anoreksia, hepatotoksisitas, demam.

Peringatan dan Perhatian

  • Amrinone dapat meningkatkan iskemia miokard;
  • Amrinone hanya boleh diencerkan dengan saline normal atau 1/2 saline, tidak ada solusi dextrosa yang harus digunakan;
  • Furosemide tidak boleh diberikan secara intravena pada jalur pemberian amrinone;
  • Lakukan pemantauan tekanan darah dan denyut jantung selama pemberian obat;
  • Keseimbangan cairan dan elektrolit harus terjaga;
  • Jumlah platelet dan fungsi hati harus dipantau;
  • Lindungi kemasan obat dari cahaya;
  • Penggunaan pada wanita hamil dan menyusui tidak dianjurkan;
  • Pemberian pada pasien dengan pulmonari obstruktif atau penyakit aorta harus berhati-hati.

Overdosis

Overdosis amrinone ditandai dengan gejala hipotensi parah. Tindakan suportif dan terapi simtomatik termasuk suportif peredaran darah dapat dilakukan jika diperlukan.

Interaksi Obat

  • Pemberian acarbose dapat menurunkan tingkat ekskresi amrinone yang dapat menghasilkan kadar serum tinggi;
  • Penggunaan acetazolamide dapat meningkatkan ekskresi amrinone yang dapat menghasilkan kadar serum rendah dan berpotensi menurunkan efikasi amrinone;
  • Hindari pencampuran obat dengan dextrose dan furosemide;
  • Penggunaan bersamaan dengan disopyramide dapat menyebabkan hipotensi berat.

Kategori Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil (Menurut FDA)

Kategori C: Studi terhadap binatang percobaan, memperlihatkan adanya efek-efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil, atau studi terkontrol pada wanita hamil dan binatang percobaan. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Dosis

Gagal jantung

Pemberian intravena

Dewasa: dosis loading: 750 mcg/kgBB dengan injeksi lambat selama 2-3 menit (dapat diulang setelah 30 menit bila perlu). Pemeliharaan: 5-10 mcg/kgBB/menit dengan infus. Maksimal dosis kumulatif: 10 mg/kgBB dalam 24 jam.

Kompatibilitas: Tidak kompatibel dengan solusi yang mengandung glukosa dan furosemide.

Sediaan

  • Injeksi 5 mg/ml, intravena;
  • Liquid 5 mg, intravena.

Penyimpanan

Simpan pada suhu 15°-30°C, terlindung dari cahaya.

Nama Brand

Inocor

Sekilas tentang penyakit jantung

Penyakit jantung umumnya adalah setiap gangguan yang mempengaruhi jantung. Kadang-kadang istilah “penyakit jantung” digunakan secara sempit sebagai sinonim untuk penyakit arteri koroner. Penyakit jantung dalam arti luas mencakup berbagai jenis penyakit jantung, seperti angina, aritmia, penyakit jantung kongenital, penyakit arteri koroner, kardiomiopati dilatasi, serangan jantung (infark miokard), gagal jantung, kardiomiopati hipertrofik, regurgitasi mitral, prolaps katup mitral, dan stenosis paru.