ZINKID Indofarma

Farmasi-id.com > Sistem Gastrointestinal & Hepatobilier > Antidiare > ZINKID Indofarma

By | 30/04/2015

Komposisi
Tiap tablet mengandung zinc sulfat 64,9 mg stara dengan zinc 20 mg

Indikasi

ZINKID ® 20 mg merupakan pelengkap untuk pengobatan diare pada anak-anak di bawah umur 5 tahun, diberikan bersama larutan oralit. Pengobatan diare bersama oralit bertujuan untuk mencegah atau mengobati dehidrasi dan untuk mencegah kekurangan nutrisi.

Pemberian zinc bersama oralit sesegera mungkin setelah terjadi diare akan mengurangi lama dan tingkat keparahan dari dehidrasi. Setelah diare berhenti, berikan zinc secara kontinyu untuk menggantikan kandungan zinc yang hilang.
Resiko anak akan mengalami diare kembali dalam waktu 2-3 bulan ke depan dapat berkurang.

Dosis

Perhatian : Gunakan Zinkid® 20mg bersamaan dengan oralit
Bayi 2 – 6 bulan : 1/2 tablet (zinkid® 10mg) diberikan setiap hari selama 10 hari berturut-turut (bahkan ketika diare telah berhenti)
– Anak 6 bulan – 5 tahun : 1 tablet (zinkid® 20 mg) diberikan setiap hari selama 10 hari berturut-turut (bahkan ketika diare telah berhenti)

Jika terjadi muntah dalam waktu 1/2 jam setelah pemberian obat, berikan lagi obat yang masih baru

Perhatian
Tidak ada peringatan khusus pada penggunaan zi

Cara Penyimpanan
Simpan di tempat kering dan sejuk dibawah 30 C

Kemasan :

Zinkid ® Dispersible Tablet kotak 10 blister @ 10 dispersible

sekilas tentang obat antidiare

Antidiare adalah obat tertentu yang menghentikan atau memperlambat diare. Antidiare hanya meredakan gejala diare, seperti peningkatan frekuensi dan urgensi ketika buang air besar, antidiare tidak menghilangkan penyebabnya. Hal ini berarti bahwa segera setelah Anda berhenti mengonsumsi antidiare, diare akan kembali muncul kecuali dan belum berhenti sebelum penyebabnya diatasi. Antivirus dapat bekerja dengan memperlambat kontraksi usus, meningkatkan waktu yang dibutuhkan untuk eksresi. Usus akan melakukan penyerapan, mengurangi kadar air tinja. Agen lain bekerja dengan mengangkat tinja, menambah volume dengan zat seperti serat.

Agen rehidrasi oral (oralit) juga dapat disebut sebagai antidiare; namun, ini tidak menghentikan atau memperlambat diare selain mengganti cairan yang keluar selama diare. Agen lain yang digunakan untuk membantu meringankan gejala diare termasuk agen antimotilitas atau agen antispasmodik. Agen antibakteri kadang-kadang dapat digunakan untuk mengobati diare yang disebabkan oleh infeksi spesifik, seperti campylobacter atau giardia; namun, ini tidak sering direkomendasikan atau dibutuhkan.
Sekilas tentang diare

Diare merupakan penyakit di mana penderita mengalami buang air besar yang sering dan masih memiliki kandungan air berlebihan. Kondisi ini dapat merupakan gejala dari luka, penyakit, alergi (fructose, lactose), penyakit dari makanan atau kelebihan vitamin C dan biasanya disertai sakit perut, dan seringkali enek dan muntah. Diare dapat disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, cacing dan jamur, intoksikasi makanan yang mengandung bakteri atau toksin (makanan beracun), alergi susu sapi atau makanan tertentu, gangguan penyerapan (malabsorbsi) karbohidrat, lemak dan protein.

Diare (bahasa Inggris: diarrhea) juga didefinisikan sebagai sebuah penyakit di saat tinja atau feses berubah menjadi lembek atau cair yang biasanya terjadi paling sedikit tiga kali dalam 24 jam.

Di negara berkembang, diare adalah penyebab kematian paling umum kematian balita, dan juga membunuh lebih dari 2,6 juta orang setiap tahunnya.