Ximex Cylowam

By | September 13, 2020 | Farmasi-id.com > Mata > Antiinfeksi & Antiseptik Mata > Ximex Cylowam

Reg. No. DKL 9513010546A1
HARUS DENGAN RESEP DOKTER
Mengatasi infeksi pada kornea mata, tersedia dalam kemasan botol @ 5 ml
Komposisi
 Ciprofloxacin HCl setara dengan Ciprofloxacin 0,3%
Aturan Pakai

Corneal ulcers :
Dosis yang dianjurkan adalah :
Hari pertama      : 2 tetes setiap 15 menit selama 6 jam pertama diteteskan pada mata yang sakit, kemudian dilanjutkan setiap 30 menit
Hari kedua          : 2 tetes setiap jam diteteskan pada mata yang sakit
Hari ke 3 – 14     : 2 tetes setiap 4 jam diteteskan pada mata yang sakit
Pengobatan tetap diteruskan bila belum terjadi reepiteliasasi corneal

Conjunctivitis :
Dosis yang dianjurkan adalah 1 atau 2 tetes setiap 2 jam pada mata yang sakit selama 2 hari dan kemudian 1 atau 2 tetes setiap 4 jam selama 5 hari

Farmakologi

Cylowam® (Ciprofloxacin) adalah salah satu derivate fluoroquinolon, yang merupakan anti mikroba yang berspektrum luas, aktif terhadap sebagian besar bakteri gram negative dan bakteri gram positif

Indikasi
Pengobatan infeksi corneal ulcer dan conjunctivitis yang disebabkan oleh bakteri yang sensitive
Kontra Indikasi
Pasien yang hipersensitif terhadap ciprofloxacin
Efek Samping
–“White crystalline precipitate” terlihat pada pemakaian yang sering

Sering dilaporkan ketidaknyamanan dan rasa terbakar setempat

Jarang dilaporkan : conjunctival hyperemia, chemosis, photopobia, rasa pahit, itching

Peringatan dan perhatian
–Sebaiknya tidak diberikan pada wanita hamil dan menyusui karena belum diketahui pengaruhnya

Pemakaian ciprofloxacin dalam jangka lama dapat menyebabkan pertumbuhan yang berlebihan dari organisme yang tidak sensitive, termasuk jamur

Pemakaian pada anak-anak : efektivitas dan keamanan pada anak-anak < 12 tahun belum diketahui

Jika timbul ruam kulit atau reaksi alergi, segera hentikan pengobatan

Cara penyimpanan
Simpan di tempat yang kering dan sejuk, terlindung dari cahaya
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Ximex Cylowam Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Ximex Cylowam, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Ximex Cylowam?

Jika Anda lupa menggunakan Ximex Cylowam, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Ximex Cylowam Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Ximex Cylowam?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Ximex Cylowam yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
PT Konimex adalah suatu perusahaan farmasi yang didirikan oleh Djoenaedi Joesoef (Djoe Djioe Liang) pada 8 Juni 1967 di kota Solo, Jawa Tengah. Djoenaedi Joesoef adalah anak ke-4 dari 7 bersaudara dimana orang tuanya adalah pemilik dari toko obat tradisional Cina Eng Thay Hoo yang juga memiliki kemampuan untuk mengobati orang sakit.

Nama konimek merupakan kependekan dari "Kondang Import Export". Menurut pendirinya, nama itu adalah suatu harapan agar produk perusahaan ini bisa "kondang" atau "terkenal" di mana-mana. Awalnya perusahaan ini berfokus pada usaha penjualan produk obat, bahan kimia, alat laboratorium, dan alat kedokteran. Pada 1971 PT Konimex memperoleh dukungan fasilitas PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri).

Perusahaan ini memproduksi banyak jenis produk yang menurut pendirinya berpegang pada falsafah 3MU yaitu Mutu, Mudah, dan Murah. Produknya meliputi produk obat resep, obat OTC, vitamin, suplemen, permen, herbal, makanan ringan, minyak telon dan kayu putih, dan masih banyak lagi. Produk yang dihasilkan seperti Paramex, Konidin, Konicare, Inzana, Feminax, Zeropain, Siladex, Fungiderm, Braito, Renofit, Konilife, permen Hexos, Nano Nano, dan masih banyak lagi. Perusahaan ini cukup aktif mengiklankan produknya di televisi, radio, dan media cetak.

Fasilitas produksi PT Konimex berlokasi di desa Sanggrahan, kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Produk perusahaan ini telah tersebar di seluruh wilayah Indonesia, negara Asia Tenggara, dan negara Timur Tengah. Untuk pemasarannya, perusahan ini mendirikan dua perusahaan distributor yakni PT Sinar Intermark dan PT Marga Nusantara.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 13 September). Ximex Cylowam. Diakses pada 22 Oktober 2020, dari https://www.farmasi-id.com/ximex-cylowam/


Format MLA (Modern Language Association)

"Ximex Cylowam". Farmasi-id.com. 13 September 2020. 22 Oktober 2020. https://www.farmasi-id.com/ximex-cylowam/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Ximex Cylowam", 13 September 2020, <https://www.farmasi-id.com/ximex-cylowam/> [Diakses pada 22 Oktober 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *