Tivilac

By | Juli 8, 2019 | Farmasi-id.com > Nutrisi > Vitamin & Mineral (untuk Masa Hamil & Nifas)/Antianemia > Tivilac

Tivilac®
TABLET SALUT GULA

 

Kandungan dan Komposisi Tivilac

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Tivilac adalah:


Tiap tablet salut gula mengandung:

Vitamin A

6.000

IU

Vitamin D

400

IU

Vitamin C (Asam Askorbat)

100

mg

Vitamin B1 (Tiamin Mononitrat)

10

mg

Vitamin B2 (Riboflavin)

2,5

mg

Vitamin B6 (Piridoksin Hidroklorida)

15

mg

Vitamin B12

4

mcg

Niasinamida

20

mg

Kalsium pantotenat

7,5

mg

Asam Folat

0,25

mg

Ferrosi fumarats

90

mg

Kalsium Laktat

250

mg

Tembaga (sebagai Tembaga sulfat anhidrat)

0.1

mg

Iodium (sebagai Kalium Iodida)

0.1

mg

Fluorida (sebagai Natrium Florida)

1

mg

FARMAKOLOGI
Vitamin A diperlukan untuk pertumbuhan dan diferensiasi jaringan epitel serta dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang, reproduksi dan pertumbuhan embrio. Vitamin A mencegah rabun senja, xeroftalmia dan keratamalasia dengan perforasi kornea.
Vitamin D diperlukan untuk pencegahan dan pengobatan rakitis nutrisional, pengobatan rakitis metabolik dan osteomalasia, terutama pada keadaan gagal ginjal kronis; pengobatan hipoparatiroidisme.
Vitamin C diperlukan untuk atau memudahkan konversi residu lisin dan prolin tertentu dalam prokolagen menjadi hidroksiprolin dan hidroksilisin dalam sintesis kolagen, oksidasi rantai samping lisin pada protein untuk menyediakan hidroksitrimetillisin untuk sintesis kreatinin, konversi asam folat menjadi asam folinat. Vitamin B1 berfungsi dalam tubuh sebagai koenzim tiamin pirofosfat (TPP). Tiamin pirofosfat berfungsi dalam metabolisme karbohidrat sebagai koenzim pada dekarboksilasi asam alfaketa seperti piruvat dan alfa-ketoglutarat.
Vitamin B2 dalam tubuh diubah menjadi flavin mononuklotida (FMN) dalam flavin adenin dinukleotida (FAD). FMN dan FAD berperan penting dalam metabolisme sebagai koenzim untuk berbagai jenis flavoprotein sistem pernafasan.
Vitamin B6 dalam tubuh diubah menjadi piridoksal fosfat. Piridoksal fosfat berperan dalam beberapa transaminasi, dan rasemisasi.
Vitamin B12 sebagai komponen dari berbagai koenzim, bekerja penting pada sintesa asam nukleat.
Niasinamida berperan penting dalam metabolisme sebagai koenzim untuk berbagai jenis protein yang mengkatalisis reaksi reduksi-oksidasi yang sangat diperlukan pada respirasi jaringan.
Kalsium pantotenat dalam tubuh diubah menjadi 4 fosfopantetein melalui fosforilasi dan ikatan pada sisteamin, derivat ini tergabung ke dalam koenzim A atau protein pembawa asil, bentuk fungsional dari vitamin. Koenzim A berperan sebagai kofaktor pada berbagai reaksi yang dikatalisis oleh enzim yang melalui transfer gugus asetil,
Asam folat setelah dikonversi menjadi asam tetrahidrofolat, diperlukan untuk eritropoiesis normal, sintesis purin dan timidilat, metabolisme asam-asam amino seperti glisin dan metionin, serta metabolisme histidin.
Ferrosi fumaras adalah komponen yang sangat penting dalam pembentukan hemoglobin fisiologik, jumlah yang memadai diperlukan untuk eritropoiesis efektif dan menghasilkan kapasitas transpor oksigen dalam darah.
Kalsium laktat diperlukan untuk menjamin tulang dan gigi yang lebih kuat pada anak-anak.
Tembaga diperlukan agar berbagai metaloenzim berfungsi secara normal, termasuk seruloplasmin, monoamin oksidase, feroksidase II, tirosinase, dopamin beta-hidroksilase dan sitokrom-C oksidase, dan protein.
Iodium adalah bagian integral dari hormon tiroid, tetraiodotironin (tiroksin) dan triiodotironin. Iodium mencegah hiperplasia dan hipertropi kelenjar tiroid.
Fluorida mencegah karies pada janin.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Tivilac

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Tivilac adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:


Tivilac® diindikasikan untuk mencegah dan mengobati defisiensi vitamin dan mineral pada wanita hamil dan ibu menyusui.

Dosis DAN CARA PEMBERIAN
– 1 tablet per hari atau sesuai anjuran dokter

Peringatan Penggunaan Tivilac

  • Setelah minum obat ini faces bisa berwarna hitam, namun sama sekali tidak membahayakan
  • Bila terlihat tanda noda pada gigi pengobatan dihentikan
  • Tivilac® tidak boleh digunakan melebihi dosis yang dianjurkan
  • Pada beberapa orang pemberian obat ini dapat menimbulkan gejala-gejala seperti mual, muntah, nyeri lambung dan kadangkadang terjadi diare atau sulit buang air besar

Kontraindikasi Tivilac

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Tivilac dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:


Penderita yang hipersensitif terhadap salah satu komponen sediaan.

PENYIMPANAN
Simpan di tempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya.

Izin, Kemasan & Sediaan Tivilac


Dus isi 1 botol @ 30 tablet .
No. Reg DBL9631512216A1

Diproduksi oleh:
PT PRATAPA NIRMALA
Tangerang – Indonesia

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Tivilac Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Tivilac, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Tivilac?

Jika Anda lupa menggunakan Tivilac, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Tivilac Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Tivilac?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Tivilac yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
PT Pratapa Nirmala Fahrenheit atau yang biasa kita kenal dengan nama Pratapa Nirmala atau Fahrenheit adalah suatu perusahaan farmasi Indonesia yang didirikan pada 8 Agustus 1988. Menurut informasi, asal kata penamaan perusahaan ini berasal dari bahasa Sansekerta, "Pratapa" yang berarti "glory" atau "kejayaan" dan "Nirmala" yang berarti "murni" yang singkatnya, untuk mencapai kejayaan, perusahaan perlu untuk mendapatkan loyalitas dan penghormatan dari pelanggan dan satu-satunya jalan untuk meraihnya adalah perusahaan harus mampu menjual produknya dengan bentuk yang murni dengan kualitas tinggi.

Fasilitas manufaktur perusahaan ini ada di Tangerang, Banten yang awalnya seluas dua hektar. Pada waktu itu perusahaan hanya memproduksi obat kardiovaskular dan vitamin dalam bentuk sediaan oral. Kemudian perusahaan terus meningkatkan teknologi dan fasilitas produksi dan pada tahun 1994, PT Pratapa Nirmala Fahrenheit memproduksi produk sefalosporin dengan sediaan oral dan injeksi. Di tahun 1995 perusahaan mulai memproduksi produk small volume parenteral (SVP) dan juga produk-produk untuk mata. Krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1998 tidak menghambat perusahaan untuk bergerak maju bahkan terus memperluas dan menambah kapasitas produksinya untuk mengembangkan produk parenteral dengan volume yang lebih besar yang berfokus pada produk antibiotik. Di tahun 2004 perusahaan mulai memproduksi produk pengendali kehamilan baik untuk sediaan oral maupun injeksi hormonal.

Pengembangan fasilitas produksi terus dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan akan produk sefalosporin dalam sediaan oral dan injeksi pada tahun 2010. Tahun 2012 perusahaan berinvestasi pada fasilitas produksi SVP yang lebih besar dan pembangunannya selesai pada 2015 kemudian dilanjutkan pembangunan gedung baru untuk menambah kapasitas produksi hingga selesai pada 2017.

Saat ini PT Pratapa Nirmala Fahrenheit telah memproduksi berbagai macam produk seperti untuk kardiovaskular, hematopoietik, pernapasan, metabolisme, pencernaan, sistem genitourinari, antibiotik dan vitamin dari bentuk oral, injeksi termasuk larutan IV. Perusahaan ini telah mengantongi sertifikat CPOB, GMP oleh NA-FDC, ISO 9001:2000, ISO 9001:2008, dan lain-lain.

PT Pratapa Nirmala Fahrenheit memiliki beberapa anak perusahaan seperti PT Yarindo Farmatama yang bergerak dibidang produksi obat-obatan generik, PT Dian Langgeng yang bergerak di bidang penyediaan alat-alat medis. Selain itu ada juga PT Fahrenheit Synthon Pharma yaitu perusahaan joint venture dengan Synthon BV dari Belanda. Perusahaan hasil joint venture ini berfokus pada produksi dan pengembangan produk-produk onkologi, neurologi, dan urologi.

Selain di Indonesia, produk-produk PT Pratapa Nirmala Fahrenheit telah dipasarkan di beberapa negara lain seperti Filipina, Myanmar, Singapura, dan Papua New Guinea.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2015, 27 Mei). Tivilac. Diakses pada 5 Agustus 2020, dari https://www.farmasi-id.com/tivilac/


Format MLA (Modern Language Association)

"Tivilac". Farmasi-id.com. 27 Mei 2015. 5 Agustus 2020. https://www.farmasi-id.com/tivilac/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Tivilac", 27 Mei 2015, <https://www.farmasi-id.com/tivilac/> [Diakses pada 5 Agustus 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *