Imunovit

By | Juli 22, 2021 |

Kandungan dan Komposisi Imunovit

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Imunovit adalah:

Tiap 5 ml sirup mengandung :

  • Ekstrak Echinacea 250 mg
  • Ekstrak Herba Meniran 50 mg

Tiap kaplet salut selaput mengandung :

  • Ekstrak Echinacea 250 mg
  • Ekstrak Herba Meniran 50 mg

Sekilas Tentang Echinacea Purpurea Pada Imunovit
Echinacea purpurea adalah suatu tanaman herbal yang masih masuk ke dalam keluarga bunga matahari. Tanaman ini berasal dari Amerika Utara bagian Timur. Echinacea purpurea biasa tumbuh di hutan, padang rumput, dan saat ini juga sudah dibudidayakan. Tanaman ini memiliki bunga berwarna ungu dan berbunga sepanjang musim semi hingga akhir musim panas.

Manfaat dari Echinacea purpurea adalah untuk mengbati luka seperti luka bakar, gigitan serangga, akarnya dapat digunakan untuk mengatasi infeksi gigi, dan tenggorokan. Untuk pemberian internal bisa digunakan untuk pengobatan sakit perut, batuk, kuram perut, dan mengatasi gigitan ular.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Imunovit

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Imunovit adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Membantu memelihara kesehatan memperbaiki fungsi hati dan meningkatkan daya tahan tubuh

Kontraindikasi Imunovit

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Imunovit dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

  • Tidak boleh diberikan pada penderita Sclerosis, Leukosis, penyakit Collagen, AIDS, TBC
  • Tidak boleh diberikan pada wanita hamil

Dosis dan Aturan Pakai Imunovit

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Imunovit:

Dewasa:
3 kali 1 sendok teh, secara teratur

Anak-anak :
2 – 3 Kali 1 sendok teh, secara teratur

KOCOK DAHULU SEBELUM DIMINUM

Cara pemakaian :
Dewasa :
3 kali 1 kaplet salut selaput, secara teratur
Anak-anak :
2 – 3 kali 1 kaplet salut selaput, secara teratur

Cara Penyimpanan Imunovit

Simpan di tempat sejuk dan kering, terhindar dari cahaya matahari langsung dan kelembaban
Store in cool and dry place, protect from light and humidity

Produsen Imunovit

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Imunovit:

PT BIOVIT NUTRACEUTICALS FARMA
Jakarta – INDONESIA

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *