Stroke Gold

Farmasi-id.com > Herbal > Herbal Stroke > Stroke Gold

By | 13/05/2019

Kandungan dan Komposisi

  • Gynura segetum;
  • Ashitaba;
  • Eleutherine palmifolia;
  • Gynura procumbens;
  • dll.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

  • Mencegah dan mengatasi kolesterol;
  • Menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah;
  • Menurunkan tekanan darah (hipertensi);
  • Menurunkan kadar gula (glukosa) dalam darah;
  • Mengatasi penyakit jantung: jantung koroner, kejang jantung (angina pektoris), jantung berdebar (palpitasi);
  • Menstimulasi sirkulasi darah;
  • Merevitalisasi pembuluh darah;
  • Mengatasi penyakit yang berkaitan dengan darah.

Dosis dan Aturan Pakai

3 x 2 – 3 kapsul/hari.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat yang sejuk dan kering dan jauhkan dari sinar matahari langsung.

Kemasan dan Sediaan

Dus, botol @ 50 kapsul

Izin BPOM

Tidak ditemukan.

Harga

Rp 90.000/dus, botol @ 50 kapsul

Produsen

Mubarok herbal

Sekilas tentang stroke

Stroke, atau cerebrovascular accident (CVA), adalah hilangnya fungsi-fungsi otak dengan cepat, karena gangguan suplai darah ke otak. Hal ini dapat terjadi karena iskemia (berkurangnya aliran darah) dikarenakan oleh penyumbatan (thrombosis, arterial embolism), atau adanya haemorrhage (pendarahan). Stroke iskemik yang biasanya disebabkan oleh diabetes menjadi mayoritas pada penderita stroke dan bisa mencapai 85 persen, sedangkan stroke pendarahan hanya 15 persen, tetapi stroke pendarahan dapat menyebabkan kematian pada 40 persen pasiennya. Yang perlu diperhatikan juga adalah stroke iskemik ringan yang gejalanya mirip stroke, tetapi akan hilang dengan sendirinya dalam 24 jam (transient ischemic attacks (TIA)). Hal ini terjadi karena penyumbatan pembuluh darah hanya terjadi sementara. Tetapi bagaimanapun, jika hal ini terjadi, maka kemungkinan terjadinya stroke berikutnya yang lebih berat dapat terjadi. Di Indonesia, stroke terjadi pada 12 dari 1.000 orang dan satu dari 7 pasien yang mengalami stroke akan meninggal.

Daerah yang terkena stroke tidak dapat berfungsi seperti seharusnya. Gejala-gejalanya termasuk: hemiplegia (ketidakmampuan untuk menggerakkan satu atau lebih anggota badan dari salah satu sisi badan, aphasia (ketidakmampuan untuk mengerti atau berbicara), atau tidak mampu untuk melihat salah satu sisi dari luas pandang (visual field).

Stroke memerlukan tindakan darurat medis (medical emergency) pada masa emasnya (golden period) yang maksimum hanya berlangsung beberapa jam saja setelah terjadinya stroke. Hal ini diperlukan untuk mencegah terjadinya kerusakan tetap atau kerusakan yang lebih parah. Dan jika tidak ditangani, bahkan bisa mengakibatkan kematian. Stroke adalah penyebab ketiga terbesar kematian dan yang yang pertama dalam menyebabkan kecacatan pada dewasa di Amerika Serikat dan Eropa.

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko terjadinya stroke adalah: usia, tekanan darah tinggi, stroke sebelumnya, diabetes, kolesterol tinggi, merokok, atrial fibrillation, migraine dengan aura, dan thrombophilia (cenderung thrombosis). Dari semua faktor-faktor tersebut yang paling mudah dikendalikan adalah tekanan darah tinggi dan merokok. 80 persen stroke dapat dihindari dengan pengelolaan faktor-faktor risiko.