Resikda Sido Muncul

Farmasi-id.com > Herbal > Herbal Kulit > Resikda Sido Muncul

By | 30/05/2019

Komposisi

  • Tinosporae caulis (brotowali) 1,05 g
  • Curcumae rhizoma (temulawak) 0,7 g
  • Andrographidis herba (sambiloto) 0,7 g
  • Orthosiphonis folium (kemujung) 0,56 g
  • carthami flos (kembang pulu) 0,49 g
  • Cubebae fructus (kemukus) 0,42 g
  • Languatis rhizoma (laos) 0,42 g
  • Santali lignum (cendana) 0,42 g
  • Alyxiae cortex (pulosari) 0,42 g
  • Amomi fructus (kapulogo) 0,42 g
  • Phyllanthi herba (meniran) 0,35 g
  • Ligustriae lignum (bidara laut) 0,35 g
  • Alstoniae cortex (pule) 0,35 g
  • Parameriae cortex (kayu rapet) 0,35 g

Khasiat dan Kegunaan

Membantu mengurangi gatal-gatal pada kulit dan membantu mengatasi jerawat.

Perhatian

Tidak direkomendasikan untuk wanita hamil dan menyusui serta penderita gangguan ginjal.

Cara Pemakaian

2 x sehari @ 1 bungkus diseduh dengan 100 cc (± 1/2 gelas) air matang panas.

Penyimpanan

Simpan di tempat kering.

Kemasan dan Sediaan

Sachet @ 7 gram, serbuk

Izin BPOM

POM TR. 102216711

Harga

Rp 1.500/sachet @ 7 gram, serbuk

Produsen

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul

Sekilas Tentang Orthosiphon Stamineus (Kumis Kucing)

Ciri tanaman kumis kucing adalah berbatang basah, tinggi sampai 1,5 m, daunnya berbentuk bulat telur, bunganya berwarna putih seperti kumis kucing, batangnya berbentuk empat persegi dan mudah di patahkan. Biasanya tanaman ini tumbuh liar di ladang, di tepi sungai dan di tempat-tempat yang tanahnya agak lembab sampai ketinggian 700 m dpl, ada juga yang ditanam sebagai tanaman hias. Bagian yang dapat dijadikan obat adalah seluruh bagian tumbuhan.

Tanaman kumis kucing ini dikenal sebagai antiinflamasi dan diuretik. Berikut adalah beberapa manfaat dari tanaman kumis kucing ini:


  1. Mengatasi kencing tidak lancar.

  2. Membantu meluruhkan batu ginjal.

  3. Membantu mengatasi kencing manis (diabeets melitus).

  4. Mengatasi sakit pinggang.

Sekilas Tentang Tinospora Tuberculata (Brotowali)

Tinospora Tuberculata / Tinospora crispa caulis (Brotowali) merupakan suatu tanaman perdu dengan batang sebesar jari manis, dengan banyak mata dan kutil, tidak beraturan, pahit, tidak keras dan berair. Daun berbentuk jantung atau panah dengan tangkai panjang dan besar. Bunga berwarna hijau muda, tiga seuntai dalam lembaga dan tidak sempurna. Buah terdapat dalam tandan berwarna merah muda. Tanaman ini tumbuh liar di hutan dan di ladang. Bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal adalah batang dan daunnya.

Kandungan kimia yang dimiliki oleh Tinospora Tuberculata antara lain retine, alkaloida, berberin, dan columbine. Khasiat dari Tinospora Tuberculata adalah sebagai antipiretikum, tonikum, antiperiodikum, diuretikum, dan antidiabetik. Beberapa penyakit yang dapat diobati dengan tanaman ini seperti demam, gatal, dan rematik.

Sekilas Tentang Parameriae Laevigata / Parameriae Cortex (Kayu Rapet)

Parameriae laevigata/parameriae cortex atau yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan sebutan kayu rapet adalah suatu tanaman dengan ciri tanaman bersemak menjalar, batang membelit dan berambut, berkayu, berwarna cokelat. Daunnya memiliki ciri pangkal hingga ujung daun meruncing, saat muda daunnya berwarna hijau kemerahan dan setelah tua/matang akan berwarna hijau. Bunga kayu rapet berwarna putih, dengan bentuk mahkota menyerupai corong. Buahnya berupa buah polong berbentuk bulat berwarna cokelat kehitaman. Tanaman kayu rapet bisa tumbuh pada dataran rendah hingga ketinggian sampai 1200 m dpl (di atas permukaan laut).

Bagian yang dijadikan sebagai produk herbal adalah kulit kayunya (cortex). Kandungan yang ada di dalamnya berupa tanin, asam protokatekol, dan lain-lain. Khasiatnya antara lain sebagai antipiretik dan desinfektan. Sebagai tanaman herbal, kayu rapet biasa digunakan untuk merapatkan rahim dan mengobati keputihan.

Sekilas Tentang Amomum Compactum (Kapulaga)

Amomum compactum atau kapulaga adalah suatu tanaman yang memiliki ciri daun berbentuk lonjong dengan ujung runcing yang panjangnya sekira 30 cm dengan lebar 10 cm. Kapulaga memiliki bunga berwarna kemerahan dan terdapat umbi pada akarnya. Tanaman ini dapat tumbuh dengan ketinggian 2 hingga 3 meter. Buah kapulaga memiliki aroma harum dan dapat digunakan sebagai bumbu masakan maupun obat. Buahnya ada di dalam tandan berbentuk bulat kecil yang warnanya kuning kelabu. Di Indonesia tanaman ini banyak tumbuh secara liar di daerah perbukitan Jawa barat dan Jawa Tengah. Namun sekarang tanaman kapulaga banyak dibudidayakan sebagai tanaman obat.

Kandungan kimiawi yang terdapat dalam buah dan biji kapulaga ini antara lain terpineol, terpinyl asetat, sineol, borneol, sabien, kalsium oksalat, dan silisium. Selain itu juga mengandung minyak atsiri (alfaborneol dan betakamper). Umbi kapulaga digunakan sebagai penunun panas/demam. Biji dan buah kapulaga ini banyak digunakan sebagai obat batuk, perut kembung, penurun panas, antitusif, bau mulut, peluruh dahak, radang amandel, antiemetik, gangguan haid, sesak napas, dan sebagai tonikum pada kondisi tubuh lemas.

Sekilas Tentang Carthamus Tinctorius / Carthami Flos (Kesumba)

Carthamus tinctorius L./carthami flos (kesumba) adalah suatu tumbuhan yang memiliki ciri dapat tumbuh hingga 150 cm dengan kelopak bunga berbentuk bulat berwarna kuning, jingga, atau merah dengan jumlah biji pada bunga berkisar 15 hingga 20 biji. Biasanya dalam satu cabang bisa memiliki satu hingga lima bunga. Kesumba memiliki akar tunjang dan dapat tumbuh pada daerah yang relatif gersang dengan hujan musiman.

Kesumba telah lama digunakan oleh manusia, bahkan sejak jaman Mesir kuno. Jejak getah tanaman ini ditemukan pada makam raja mesir Tutankhamun. Secara tradisional tanaman ini digunakan sebagai tanaman obat, pewarna dan penyedap makanan, minyak masak, produksi margarin, teh herbal dan sebagainya.

Bagian yang biasa dimanfaatkan dari tanaman ini adalah bunga dan bijinya. Sebagai produk kesehatan, tanaman ini bermanfaat untuk meningkatkan kadar gula darah, menurunkan kolesterol, meningkatkan kesehatan jantung, anti peradangan, mengatasi kulit kering, dan sebagai sumber asam lemak yang sehat. Diyakini ia juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

Sekilas Tentang Curcuma Xanthorrhiza (Temulawak)

Kandungan kimia temulawak, antara lain kurkumin, zat tepung, glikosida, toluil metil, karbinol, essoil, abu, l-sikloisopren myrsen, protein, serat, dan kalium oksalat. Rimpang juga mengandung beragam minyak asiri seperti fellandren, turmerol, kaemfer, borneol, xantorizol, dan sineal.

Anggota famili Zingiberaceae itu bersifat rasa aromatik, tajam, dan agak pedas. Khasiatnya sebagai peluruh haid (emenagog), perangsang ASI (lactagoga), menguatkan (tonikum), peluruh kemih, penurun kolesterol, pemicu regenerasi atas kerusakan sel-sel hati, antiradang, dan memperlancar pengeluaran empedu ke usus (colagoga), penambah nafsu makan, dll.

Sekilas tentang kulit

Kulit merupakan organ terbesar tubuh yang memiliki luasnya sekitar 2 m2 dengan ketebalan rata-rata 1-2 mm. Kulit terdiri dari lapisan epidermis, dermis dan hipodermis atau subkutis.

Sebagai organ yang sangat penting bagi kelangsungan hidup, kulit memiliki fungsi menutupi dan melindungi organ-organ dibawahnya, mencegah infeksi, mengatur suhu tubuh, mengekskresi zat buangan, mensintesis vitamin D, dan menjadi sensor peraba.
Sekilas tentang gatal

Gatal (dikenal juga sebagai pruritus) adalah suatu sensasi yang menimbulkan keinginan atau refleks menggaruk. Terjadi perdebatan apakan gatal dapat diklasifikasikan sebagai salah satu jenis pengalaman sensoris. Ilmu pengetahuan modern telah menunjukkan bahwa gatal memiliki banyak kesamaan dengan rasa nyeri, dan keduanya merupakan pengalaman sensorik yang tidak menyenangkan, tetapi memiliki pola perilaku respons yang berbeda.

Rasa nyeri menyebabkan refleks menarik diri, sedangkan gatal mengarah ke refleks menggaruk. Serabut saraf tak bermielin untuk sensasi gatal dan nyeri sama-sama berasal dari kulit; namun, informasi yang mereka sampaikan terpusat di dua sistem berbeda. Beberapa penyebab terjadinya gatal seperti:

  1. Infeksi (larva, virus, gigitan serangga, parasit, scabies, tungau, kutu, dll)

  2. Faktor lingkungan dan alergi (alergi bahan kimia, alergi makanan, urtikaria, hipersensitif obat, reaksi karena efek panas sinar matahari, dll).

  3. Penyakit (diabetes, anemia, jaundice, hiperparatiroidisme, dll).


Sekilas tentang jerawat/akne

Jerawat (acne vulgaris) adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Jerawat adalah penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya. Kligmann, seorang peneliti masalah jerawat ternama di dunia berpendapat,"Tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya." Kemungkinan penyebabnya adalah perubahan hormonal yang merangsang kelenjar minyak di kulit. Perubahan hormonal lainnya yang dapat menjadi pemicu timbulnya jerawat adalah masa menstruasi, kehamilan, pemakaian pil KB, dan stres.
----------------------
PENYEBAB
----------------------
Produksi minyak berlebihan

Jerawat tidak selalu muncul karena kotor, melainkan lebih disebabkan faktor dari dalam tubuh. Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak (sebaceus gland) yang menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Penyebab jerawat yang paling umum adalah hormon, tumpukan minyak atau sebum di kulit berkolaborasi dengan bakteri.

Sel-sel kulit mati

Umumnya, jerawat disebabkan oleh kelebihan kelenjar minyak karena giat diproduksi hormon androgen. Jerawat timbul karena kelenjar minyak yang berlebih tersebut bercampur dengan sel kulit mati. Ketika sel-sel kulit itu bercampur dengan jumlah debu atau kotoran yang sudah meningkat itu, campuran yang tebal dan lengket itu dapat membentuk penyumbat yang menjadi bintik hitam atau putih. Banyak yang beranggapan, bahwa jerawat hanya menyerang muka, tetapi jerawat bisa juga menyerang bagian tubuh lain, seperti di bagian punggung, dada dan lengan atas.

Bakteri

Yang membuat masalah semakin rumit, bakteri biasanya ada di kulit, yang disebut P. acne, yang cenderung berkembang biak di dalam kelenjar sebaceous yang tersumbat, yang menghasilkan zat-zat yang menimbulkan iritasi daerah sekitarnya. Kelenjar tersebut terus membengkak, dan mungkin akan pecah, kemudian menyebarkan radang ke kulit daerah sekitarnya. Inilah yang menyebabkan jerawat batu jenis yang paling mungkin, yaitu meninggalkan pigmentasi jangka panjang dan bekas luka seperti cacar yang permanen.

Kosmetik

Penyumbatan pori-pori seringkali terjadi oleh penggunaan kosmetik yang mengandung banyak minyak atau penggunaan bedak yang menyatu dengan foundation. Foundation yang terkandung pada bedak menyebabkan bubuk bedak mudah menyumbat pori-pori.

Obat-obatan

Konsumsi obat kortikosteroid, baik oral (obat minum) maupun topical (obat oles), yang mengakibatkan daya tahan tubuh menurun, juga meningkatkan potensi timbulnya jerawat karena aktivitas bakteri patogen yang meningkat.

Telepon Genggam

Permukaan telepon genggam bisa jadi media subur untuk tumbuhnya bakteri. Untuk mencegahnya, bersihkan permukaan telepon secara rutin dengan alkohol, dan usahakan jangan menempelkan telepon genggam ke pipi ketika menelepon.

Stres

sebenarnya, stres tidak secara langsung menyebabkan jerawat. Masalahnya, ada hormon tertentu yang keluar saat seseorang stres, yang memungkinkan tumbuhnya jerawat. Tak hanya itu, stres membuat orang tersebut mempunyai pola makan yang cenderung banyak mengkonsumsi makanan manis dan berlemak, sebagai "pelarian" dari stres.
----------------------------------
JENIS-JENIS JERAWAT
----------------------------------
Komedo

Komedo sebenarnya adalah pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo yang terbuka (blackhead), terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Komedo yang tertutup (whitehead) memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga terlihat seperti tonjolan putih kecil. Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan sekresi kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit.

Jerawat biasa

Jenis jerawat ini mudah dikenal, tonjolan kecil berwarna pink atau kemerahan. Terjadi karena pori-pori yang tersumbat terinfeksi oleh bakteri jenis propionibacterium acne. Bakteri ini biasanya hidup di saluran kelenjar sebaceous yang tersumbat, yaitu di daerah tempat beradanya asam lemak pada kantung kelenjar sebaceous yang tersembunyi di dalam pori-pori kulit. Diberi nama propionibacterium karena mampu memproduksi asam propionik (propionic acid). Bakteri ini merupakan jenis anaerobik sehingga dapat hidup tanpa butuh oksigen, dan mempunyai ciri-ciri aerotolerant yang menimbulkan iritasi pada daerah sekitarnya. Bakteri yang menginfeksi bisa dari waslap, kuas make up, jari tangan, juga telepon. Stres, hormon dan udara yang lembap, dapat memperbesar kemungkinan terbentuknya jerawat.

Jerawat batu (Cystic acne)

Cystic acne adalah jerawat yang besar-besar, dengan peradangan hebat, berkumpul diseluruh muka. Penderita cystic acne biasanya juga memiliki keluarga dekat yang menderita jerawat jenis ini. Secara genetik penderitanya memiliki:

  1. Kelenjar minyak yang over aktif yang membanjiri pori-pori dengan kelenjar minyak

  2. Pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak normal yang tidak bisa beregenerasi secepat kulit normal

  3. Memiliki respon yang berlebihan terhadap peradangan sehingga meninggalkan bekas di kulit