Pyrantel Pamoate


Pyrantel Pamoate Obat Apa?


Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Pyrantel Pamoate?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Pyrantel Pamoate adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Untuk pengobatan kecacingan akibat Cacing Kremi (Enterobius vermicularis), Cacing Gelang (Ascaris lumbricoides), Cacing Tambang (Ancylostoma duodenale & Necator americanus), Cacing Trichostrongylus colubriformis dan Orientalis.

Bagaimana Farmakologi Pyrantel Pamoate?

Pirantel pamoat melumpuhkan cacing dengan cara mendepolarisasi senyawa penghambat neuromuskuler dan mengeluarkannya dari dalam tubuh biasanya tanpa memerlukan pencahar.

Apa saja Peringatan dan Perhatian Penggunaan Pyrantel Pamoate?

  • Sebaiknya hindarkan penggunaan obat ini semasa hamil dan anak dibawah usia 2 tahun karena keamanan penggunaannya belum diteliti/banyak diketahui. Penggunaan obat ini pada penderita gangguan hati sebaiknya berhati-hati
  • Pemberian dengan piperazine dapat menyebabkan efek antagonis

Overdosis

Belum pernah dilaporkan kasus overdosis. Jika terjadi overdosis dilakukan kuras lambung dan pengobatan supportif.

Apa Saja Kontraindikasi Pyrantel Pamoate?

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Pyrantel Pamoate dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Penderita hipersensitif.


Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Pyrantel Pamoate Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Pyrantel Pamoate, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Pyrantel Pamoate?

Jika Anda lupa menggunakan Pyrantel Pamoate, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Pyrantel Pamoate Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Pyrantel Pamoate?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Pyrantel Pamoate yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Apa Efek Samping Pyrantel Pamoate?

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Pyrantel Pamoate yang mungkin terjadi adalah:

Anoreksia ( nafsu makan hilang), mual,muntah, diare, sakit kepala, pusing, mengantuk dan merah-merah pada kulit, keringat dingin, berkeringat, pruritus, urtikaria.

Sekilas Tentang Obat Antelmintik (Obat Cacingan)
Anthelmintic atau antihelminthic adalah sekelompok obat antiparasit yang mengeluarkan cacing parasit dan parasit internal lainnya dari tubuh dengan cara melumpuhkan atau mematikan mereka dan tanpa menyebabkan kerusakan yang signifikan pada inang. Obat ini juga dapat disebut vermifuges (yang melumpuhkan) atau vermicides (yang mematikan). Anthelmintic digunakan untuk mengobati orang yang terinfeksi cacing, suatu kondisi yang disebut helminthiasis.

Obat yang mengandung anthelmintik digunakan dalam kampanye pemberantasan cacing anak usia sekolah di banyak negara berkembang. Misalnya terapi pengobatan untuk infeksi cacing yang ditularkan melalui media tanah adalah mebendazole dan albendazole serta praziquantel untuk schistosomiasis.
Sekilas tentang cacingan
Cacingan dalam istilah sehari-hari adalah kumpulan gejala gangguan kesehatan akibat adanya cacing parasit di dalam tubuh. Penyebab cacingan yang populer adalah cacing pita, cacing kremi, dan cacing tambang. Biasanya cacing bisa dengan mudah menular. Pantat gatal, merupakan salah satu gejala untuk jenis cacing Enterobius vermicularis. Pada spesies cacing ini, indung cacing keluar dari lubang anus, biasanya di malam hari ketika kita tidur, dan meletakkan telurnya di daerah peri-anal (sekeliling anus). Dengan menggunakan selotip, contoh telur-telur dapat diambil dan dapat dilihat dengan bantuan mikroskop untuk diagnosa.

Penyakit cacingan sering dianggap sebagai penyakit yang sepele oleh sebagian besar kalangan masyarakat. Padahal penyakit ini bisa menurunkan tingkat kesehatan anak. Di antaranya, menyebabkan anemia, IQ menurun, lemas tak bergairah, ngantuk, malas beraktivitas serta berat badan rendah. Gejala penyakit cacingan pun akan sulit dideteksi, jika jumlah cacing yang bersarang dalam tubuh masih sedikit.

Pada kasus infeksi cacing ringan, tanpa gejala atau kadang tidak menimbulkan gejala nyata. Gejala lan yang harus dikenali adalah lesu, tak bergairah, suka mengantuk, badan kurus meski porsi makan melimpah, serta suka menggaruk-garuk anusnya saat tidur karena bisa jadi itu pertanda cacing kremi sedang beraksi. Gangguan ini menyebabkan, kurang zat gizi, kurang darah atau anemia. Berkurangnya zat gizi maupun darah, keduanya berdampak pada tingkat kecerdasan, selain berujung anemia. Anemia akan menurunkan prestasi belajar dan produktivitas. Menurut penelitian, anak yang kehilangan protein akibat cacing tingkat kecerdasannya bisa menurun. Anemia kronis bisa mengganggu daya tahan tubuh anak usia di bawah lima tahun (balita).

Tetapi pada kasus-kasus infeksi berat bisa berakibat fatal. Ascaris pada cacing dapat bermigrasi ke organ lain yang menyebabkan peritonitis, akibat perforasi usus dan ileus obstruksi akibat bolus yang dapat berakhir dengan kematian.

Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Pyrantel Pamoate?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Pyrantel Pamoate:

Dosis pirantel pamoat yang dianjurkan untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh Enterobius vermicularis, Ascaris lumbricoides, Ancylostoma duodenale, Necator americanus, Trichostrongilus colubriformis dan orientalis adalah 10 mg pirantel basa, setiap kg berat badan diberikan secara oral sebagai dosis tunggal; dosis berdasarkan perkiraan berat badan sebagai berikut: dewasa, berat badan > 75 kg, 1000 mg; anak-anak > 12 tahun, berat badan 41-75 kg, 750 mg; 6-12 tahun, BB 22-41 kg, 500 mg; 2-6 tahun, berat badan <12 kg, 250 mg; ½-2 tahun, berat badan < 12 kg, 125 mg.

Untuk infeksi yang lebih berat oleh cacing tambang (Necator americanus) dosis yang dianjurkan adalah 20 mg (sebagai basa) setiap kg berat badan, diberikan sebagai dosis tunggal selama 2 hari berturut-turut atau 10 mg (sebagai basa) setiap kg berat badan diberikan sebagai dosis tunggal selama 3 hari berturut-turut.

Infeksi yang hanya disebabkan oleh Cacing gelang (Ascaris lumbricoides) saja dapat disembuhkan dengan dosis 5 mg (sebagai basa) setiap kg berat badan diberikan sebagai dosis tunggal; dosis untuk Ascariasis berdasarkan perkiraan berat badan dan menurut usia sebagai berikut: dewasa, berat badan > 75 kg, 500 mg; anak-anak > 12 tahun, berat badan 41-75 kg, 375 mg; 6-12 tahun, berat badan 22-41 kg, 250 mg; 2-6 tahun, BB 12-22 kg, 125 mg; ½-2 tahun, berat badan < 12 kg, 62,5 mg.

Untuk program pengobatan masal yang ditujukan terhadap investasi dari Ascaris lumbricoides saja, dapat diberikan satu dosis tunggal 2,5 mg pirantel basa per kg bb; dosis berdasarkan perkiraan berat badan pada berbagai tingkat usia sebagai berikut: dewasa, berat badan > 75 kg, 250 mg; anak-anak > 12 tahun, berat badan 41-75 kg, 187,5 mg; 6-12 tahun, berat badan 22-41 kg, 125 mg; 2-6 tahun, berat badan 12-22 kg, 62,5 mg; ½-2 tahun, berat badan < 12 kg, 31,25 mg.

Izin BPOM, Kemasan, Sediaan, Produsen

  • GTL1807922304A1, dus.50 amplop @1 strip @ 2 kaplet, Harsen
  • GTL8912511510A2, dus, 25 catch cover @ 1 strip @ 4 tablet 125 mg, Kimia Farma
  • GTL8912511510A2, dus, 7 catch cover @ 1 strip @ 4 tablet 125 mg
    Kimia Farma
  • GTL9832703810A1, dus, 25 amplop @ 1 strip @ 4 tablet 125 mg, Yarindo Farmatama
  • GTL9917106310A1, 25 blister @ 4 tablet 125 mg, Holi Pharma

Nama Brand Pyrantel Pamoate?

Combantrin, Wormetrin, Pantrin.