Profungal

By | Agustus 13, 2020 | Farmasi-id.com > Kulit > Antijamur & Antiparasit Topikal > Profungal

Kandungan dan Komposisi Profungal

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Profungal adalah:

– Tiap tablet mengandung Ketoconazole 200 mg
– Tiap 15 mg krim mengandung Ketoconazole 2%

 


Bentuk Sediaan:

– Tablet salut selaput
– Krim (Tube 15 mg)


Farmakologi:

Menghambat sintesis ergosterol yang merupakan komponen vital dalam membran sel jamur sehingga mempengaruhi permeabilitas sel.


Indikasi:

Tablet:

 

1. Pengobatan infeksi jamur sistemik:

histoplasmosis,blastomikosis,parakokidioidomikosis, kokidioidomikosis, kandidiasis sistemik.

2. Kandidiasis mukokutaneus kronik  yang tidak responsif terhadap nistatin dan obat-obat lain.

Krim:
Pengobatan infeksi jamur superfisial :

 

– tinea corporis, tinea cruris, tinea manus dan tinea pedis

– tinea (pityriasis) versicolor.

– cutaneous candidiasis


Dosis:

Tablet:

 

Dewasa:   1 x sehari 200 mg (1 tablet ), dosis dapat ditingkatkan menjadi 1 x seharí 400 mg (2 tablet ).

Anak-anak diatas 2 tahun : 3,3 – 6,6 mg/kg berat badan per hari (dosis tunggal).
Krim:
Oleskan 1 – 2 kali sehari, tergantung berat-ringannya infeksi. Terapi harus dilanjutkan sampai beberapa hari kemudian bila tanda-tanda dan gejala-gejala telah menghilang. Lama pengobatan biasanya :

 

– tinea versicolor :  2 – 3 minggu.

– tinea corporis  :  3 – 4 minggu.

– tinea pedis  :  4 – 6 minggu.


Kontra Indikasi:

– Hipersensitif terhadap ketoconazole

– Pemberian per oral bersama dengan  terfenadine, astemizole, cisapride, triazolam.

Peringatan dan Perhatian:

– Jangan digunakan pada mata.

– Hati-hati bila digunakan pada wanita hamil atau menyusui.

– Manfaat dan keamanan pada anak-anak masih belum jelas.
– Respons pengobatan lambat, sehingga ketoconazole sebaiknya tidak digunakan pada pengobatan infeksi jamur yang berat dan akut.

 


Efek Samping:

– Mual dan atau  muntah (± 3%), sakit perut (± 1,2%) dan gatal (1,5%) tergolong efek samping yang sering timbul pada pengobatan dengan PROFUNGAL tablet .
– Anafilaksis dan hipersensitif pernah dilaporkan.
– Iritasi, pruritus, rasa terbakar dan reaksi alergi dapat terjadi selama pengobatan dengan PROFUNGAL krim.

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Profungal Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Profungal, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Profungal?

Jika Anda lupa menggunakan Profungal, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Profungal Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Profungal?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Profungal yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 13 Agustus). Profungal. Diakses pada 2 Desember 2020, dari https://www.farmasi-id.com/profungal/


Format MLA (Modern Language Association)

"Profungal". Farmasi-id.com. 13 Agustus 2020. 2 Desember 2020. https://www.farmasi-id.com/profungal/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Profungal", 13 Agustus 2020, <https://www.farmasi-id.com/profungal/> [Diakses pada 2 Desember 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *