Premaston

By | April 7, 2021 | Farmasi-id.com > Hormon > Premaston

Kandungan dan Komposisi Premaston

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Premaston adalah:

Allylestrenol.


Bentuk Sediaan:

Tablet 5 mg.


Farmakologi:

Allylestrenol meningkatkan kadar hormon plasenta seperti estrogen, progesteron, hCG (human Chorionic Gonadotropin) dan hPL (Human Placental Lactogen), yang berguna untuk memelihara lapisan trofoblas pada plasenta sehingga dapat mengurangi resiko terjadinya abortus. Abortus umumnya terjadi karena menurunnya kadar hormon-hormon plasenta tersebut, terutama hormon progesteron. Allylestrenol tidak menunjukkan efek samping hormonal atau efek samping yang serius pada ibu dan janinnya.


Indikasi:

Ancaman abortus, abortus habitualis, ancaman persalinan prematur.


Dosis:

– Ancaman abortus, dosis : 3 x 1 tablet /hari selama 5-7 hari. Bila perlu, lama terapi dapat diperpanjang, dosis harus diturunkan secara bertahap jika gejala-gejala ancaman abortus tidak ditemukan lagi.

– Abortus habitualis, dosis : 1-2 x 1 tablet /hari segera setelah penderita dinyatakan hamil.
Pemberian Premaston pada abortus habitualis diteruskan minimal sampai satu bulan setelah masa krisis berakhir.

– Ancaman persalinan prematur, dosis maksimal: 40 mg sehari, tergantung kondisi pasien


Kontra Indikasi:

Penderita dengan gangguan fungsi hati.


Peringatan dan Perhatian:

Premaston® harus diberikan dengan hati-hati pada penderita diabetes mellitus.


Efek Samping:

Gangguan saluran cerna, seperti mual dan muntah.

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *