Pirotop Ointment

By | Juli 29, 2021 |

Kandungan dan Komposisi Pirotop Ointment

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Pirotop Ointment adalah:

Tiap gram cream mengandung mupirocin calcium yang setara dengan mupirocin 20 mg.

 

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Pirotop Ointment

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Pirotop Ointment adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Untuk pengobatan topikal lesi kulit traumatik infeksi sekunder, luka terinfeksi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes.

 

Kontraindikasi Pirotop Ointment

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Pirotop Ointment dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Pasien hipersensitif terhadap komponen obat.

 

Peringatan Penggunaan Pirotop Ointment

  1. Penggunaan jangka panjang mengakibatkan pertumbuhan berlebihan dari mikroorganisme yang tidak rentan, termasuk fungi.

  2. Konsultasikan pada dokter bila terjadi efek samping lokal.

  3. Hentikan pengobatan jika terjadi iritasi, gatal dan ruam yang berlebihan.

  4. Konsultasikan pada dokter bila tidak terjadi perbaikan dalam 3 – 5 hari

  5. Kejadian jarang : Hentikan penggunaan Pirotop ® apabila terjadi reaksi sensitisasi atau iritasi lokal yang berat, segera cuci hingga bersih dan gunakan terapi alternatif untuk mengatasi infeksi.

  6. Seperti produk antibakteri lainnya, penggunaan obat dalam jangka panjang dapat menyebabkan pertumbuhan berlebihan organisme yang tidak peka.

  7.  


    Pertanyaan yang Sering Diajukan

    Apakah Aman Menggunakan Pirotop Ointment Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

    Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan , yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

    Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Pirotop Ointment?

    Jika Anda lupa menggunakan Pirotop Ointment, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

    Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Pirotop Ointment Sewaktu-waktu?

    Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

    Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

    Bagaimana Cara Penyimpanan Pirotop Ointment?

    Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

    Bagaimana Penanganan Pirotop Ointment yang Sudah Kedaluwarsa?

    Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


    Efek Samping Pirotop Ointment

    Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Pirotop Ointment yang mungkin terjadi adalah:

    Ruam, pusing, mual, rasa terbakar pada tempat pemakaian, dermatitis, pruritus.

     

    CARA PEMAKAIAN

    Dewasa dan anak : Oleskan tipis dan merata 3 kali sehari selama 10 hari. Bila perlu tutuplah menggunakan perban.

     

    CARA PENYIMPANAN

    Simpan pada suhu sejuk (15° – 25°C)

     

    Izin, Kemasan & Sediaan Pirotop Ointment

    OINTMENT : Dus @ tube aluminium @ 10 gram.

    PT SURYA DERMATO MEDICA LABORATORIES
    Surabaya, Indonesia
    Reg. No. DKL 1328605530A1

Produk Lainnya Artikel Lainnya
    Komentar


    Leave a Reply

    Email address will not be published. Required fields are marked *