NIDAZOLE

Farmasi-id.com > Antiinfeksi (Sistemik) > Antibiotik Golongan Lain > NIDAZOLE

Kandungan
Metronidazole.

Indikasi
Trikomoniasis, disentri amuba akut, abses hati yang disebabkan oleh amuba, infeksi bakterial anaerob.

Kontra Indikasi
Diskrasia darah.
Penyakit susunan saraf pusat aktif.

Perhatian
Trimester pertama kehamilan, menyusui.
Penyakit hati berat.
Interaksi Obat
– Dengan alkohol, Metronidazol bisa menimbulkan suatu reaksi serupa Disulfiram.
– Metronidazol mempertinggi efek antikoagulan Warfarin dan antikoagulan Koumarin lainnya.

Efek Samping
Gangguan saluran pencernaan, pengekapsulan terasa seperti logam, lidah berambut, radang lidah, radang rongga mulut, neutropenia yang bersifat reversibel, pusing, vertigo, inkoordinasi, ataksia (gangguan koordinasi gerakan), kekacauan/kebingungan, lekas marah, depresi, lemah, insomnia (susah tidur), urtikaria (biduran/kaligata), ruam eritematosa, kemerahan pada wajah dan leher, hidung tersumbat, mulut kering, demam, disuria (kesulitan kencing atau sakit saat kencing), sistitis (radang kandung kemih), poliuria (kencing banyak), warna urin menjadi gelap/pekat, dispareunia (rasa nyeri yang terjadi pada perempuan sewaktu bersetubuh, atau kesulitan dalam melakukan persetubuhan), penurunan libido, proktitis (radang poros usus), nyeri sendi.

Kategori Keamanan Kehamilan
Kategori B: Baik penelitian reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko pada janin maupun penelitian terkendali pada wanita hamil atau hewan coba tidak memperlihatkan efek merugikan (kecuali penurunan kesuburan) dimana tidak ada penelitian terkendali yang mengkonfirmasi risiko pada wanita hamil semester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trisemester selanjutnya).

Kemasan
Tablet 500 mg x 100’s

Dosis
Trikomoniasis : 2 gram sebagai dosis tunggal atau dalam 2 dosis terbagi selama 1 hari atau 3 kali sehari 250 mg selama 7 hari berturut-turut.
Untuk pengulangan rangkaian terapi, dianjurkan 4-6 minggu berlalu antara rangkaian pengobatan dan keberadaan Tichomonas dipastikan kembali.
Disentri amuba akut pada orang dewaasa : 3 kali sehari 750 mg selama 5-10 hari.
Abses hati yang disebabkan oleh amuba :
– dewasa : 3 kali sehari 500-750 mg selama 5-10 hari.
– anak-anak : 35-50 mg/kg berat badan/hari dalam 3 dosis terbagi selama 10 hari.
Infeksi bakterial anaerob pada orang dewasa : 7,5 mg/kg tiap 6 jam.
Maksimal : 4 gram/hari selama 7-10 hari.

PEMBERIAN OBAT
Dikonsumsi bersamaan dengan makanan

HARGA
Rp 50.000

Produsen
Kalbe Farma

Sekilas Tentang Antibiotik
Antibiotika adalah segolongan molekul, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi, meskipun dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi terhadap mutan atau transforman. Antibiotika bekerja seperti pestisida dengan menekan atau memutus satu mata rantai metabolisme, hanya saja targetnya adalah bakteri molekul. Antibiotika berbeda dengan desinfektan karena cara kerjanya. Desinfektan membunuh kuman dengan menciptakan lingkungan yang tidak wajar bagi kuman untuk hidup.

Antibiotik tidak efektif menangani infeksi akibat virus, jamur, atau nonbakteri lainnya, dan setiap antibiotik sangat beragam keefektifannya dalam melawan berbagai jenis bakteri. Ada antibiotika yang membidik bakteri gram negatif atau gram positif, ada pula yang spektrumnya lebih luas. Keefektifannya juga bergantung pada lokasi infeksi dan kemampuan antibiotik mencapai lokasi tersebut.

Antibiotika oral (diberikan lewat mulut) mudah digunakan dan antibiotika intravena (melalui infus) digunakan untuk kasus yang lebih serius. Antibiotika kadang kala dapat digunakan setempat, seperti tetes mata dan salep.

Informasi lengkap mengenai antibiotik dapat Anda baca di sini dan di sini.