Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125

By | Juli 7, 2020 | Farmasi-id.com > Sistem Saraf Pusat > Obat Anti Parkinson > Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125

Kandungan dan Komposisi Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125 adalah:

Per Madopar tablet:

Levodopa 100 mg, benserazide HCI 25 mg.

Per Madopar HBS:

Levodopa 100 mg, benserazide HCI 25 mg.

Per Madopar Dispersible 125:

Levodopa 100 mg, benserazide HCI 125mg.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125 adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Penyakit parkinson kecuali sindroma Parkinson km obat. Parkinsonisme simptomatik pasca ensefalitis.

Kontraindikasi Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125 dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Gangguan endokrin, ginjal, hati, jantung yang berat. Psikosis & psikoneurosis berat. Pasien < 25 tahun. Hamil, kombinasi dengan MAOI kecuali selegiline.

Perhatian Penggunaan Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125

Glaukoma, riwayat infark miokardium, insufisiensi koroner, aritmia, riwayat ulkus lambung & osteomalasia. Hentikan 12-48 jam sblm op dengan anestesi umum. Jika pasien terpaksa di op ketika sedang menggunakan Madopar, hindari anestesi dengan siklopropane atau haloten.

Efek Samping Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125 yang mungkin terjadi adalah:

Anoreksia, gangguan Gl. Jarang: aritmia, hipotensi ortostatik. Gerakan involunter abnormal sprit atetosis pada akhir pengobatan. Leukopenia & trombositopenia

Sekilas Tentang Parkinson
Penyakit Parkinson (bahasa Inggris: paralysis agitans, Parkinson disease) adalah penyakit degeneratif saraf yang pertama ditemukan pada tahun 1817 (An Essay on the Shaking Palsy) oleh Dr. James Parkinson dengan gejala yang paling sering dijumpai adalah adanya tremor pada saat beristirahat di satu sisi badan, kemudian kesulitan untuk memulai pergerakan dan kekakuan otot, gangguan degeneratif saraf ini umumnya berlangsung perlahan. Parkinson menyerang sekitar 1 di antara 250 orang yang berusia di atas 40 tahun dan sekitar 1 dari 100 orang yang berusia di atas 65 tahun.

Parkinson primer disebabkan berkurangnya dopamin, karena bertambahnya usia. Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan sel-sel otak (neuron) yang memproduksi dopamin. Neuron ini berkonsentrasi di daerah tertentu otak, yang disebut substantia nigra. Dopamin adalah zat kimia yang meneruskan pesan antara substantia nigra dan bagian lain dari otak untuk mengontrol gerakan tubuh. Dopamin membantu melakukan gerakan motorik halus yang terkoordinasi. Ketika sekitar 60 sampai 80% dari sel yang memproduksi dopamin rusak dan tidak menghasilkan cukup dopamin, gejala motorik penyakit Parkinson muncul. Sedangkan Parkinson sekunder disebabkan terhambatnya pengaliran dopamin yang bisa saja disebabkan oleh tumor, stroke, gangguan pembuluh darah dan trauma.

Empat gejala utama penyakit Parkinson adalah:

  • Gemetar atau tremor pada saat istirahat (tremor statis)

  • Gerakan lamban, yang disebut bradikinesia

  • Kekakuan atau rigiditas pada kaki, lengan atau batang tubuh

  • Kesulitan menjaga keseimbangan dan jatuhan, juga disebut instabilitas postural. Instabilitas postural biasanya muncul pada tahap lanjut, mungkin tidak hadir pada diagnosis awal

Sekilas Tentang Obat Antiparkinson
Obat antiparkinson adalah jenis obat yang dimaksudkan untuk mengobati dan meringankan gejala penyakit Parkinson. Sebagian besar obat ini bertindak dengan meningkatkan aktivitas dopamin atau mengurangi aktivitas asetilkolin di sistem saraf pusat.

Dosis dan Aturan Pakai Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125:

Dewasa:Awal 1/2 tablet 3-4 x/hari, dapat ditingkatkan tiap minggu mjd sbg dosis tunggal atau lebih. pemeliharaan: 2 tablet 3 x/hari. HBS dosis harian & interval awal sama dengan standar levodopa. Stlh 2-3 hr, dapat ditingkatkan secara bertahap 50%nya. Titrasi selanjutnya dapat dilakukan dengan hati-hati stlh interval 2-3 hari.

Kemasan dan Sediaan Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125

Tab 2.5 mg x 3 x 10 (Rp390,385).

Produsen Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125:

Roche

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125 Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125?

Jika Anda lupa menggunakan Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125 Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125 yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 7 Juli). Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125. Diakses pada 12 Agustus 2020, dari https://www.farmasi-id.com/madoparmadopar-hbsmadopar-dispersible-125/


Format MLA (Modern Language Association)

"Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125". Farmasi-id.com. 7 Juli 2020. 12 Agustus 2020. https://www.farmasi-id.com/madoparmadopar-hbsmadopar-dispersible-125/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Madopar/Madopar Hbs/Madopar Dispersible 125", 7 Juli 2020, <https://www.farmasi-id.com/madoparmadopar-hbsmadopar-dispersible-125/> [Diakses pada 12 Agustus 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *