Xenocy

Farmasi-id.com > Sistem Saraf Pusat > Obat SSP Golongan Lain & Obat ADHD > Xenocy

By | 19/01/2015

Komposisi:

Atomoxetine


Bentuk Sediaan:

Kapsul 10 mg


Farmakologi:

Menghambat ambilan-kembali norepinephrine (norepinephrine reuptake inhibitor)

Setelah pemberian per oral Cmax adalah 1-2 jam, Bisa diberikan dengan atau tanpa makanan, T1/2 3,6 jam, ekskresi terutama di urin.


Indikasi:

Sebagai terapi bagi pasien ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder)


Dosis:

Dosis bagi anak dan remaja dengan berat badan <= 70 kg: Dimulai dengan dosis 0,5mg/kgBB dan ditingkatkan setelah minimum 3 hari dengan dosis 1,2 mg/kg BB. Dapat diberikan dalam dosis tunggal atau terbagi. Pada pasien dengan berat badan >70 kg, dimulai dengan dosis total 40 mg dan diberikan dalam waktu minimum 3 hari hingga dosis 80 mg sebagai dosis tunggal atau dosis terbagi.is maksimum bagi anak diatas 70 kg adalah 100 mg sehari. Untuk pasien anak < 6 tahun belum ada data mengenai penggunaan atomoxetine pada usia sedemikian.


Kontra Indikasi:

Glaukoma sudut sempit, penggunaan bersamaan dengan penghambat MAO (monoamine oxidase) atau 2 minggu setelah menggunakan penghambat MAO, dan  hipersensitif dengan komponen obat


Peringatan dan Perhatian:
·  Alergi
·  Bila terjadi penambahan berat badan yang tidak jelas dapat dipertimbangkan penghentian obat
·  Ibu hamil dan menyusui sebaiknya tidak menggunakan obat ini
·  Penggunaan pada pasien anak dengan gangguan struktur jantung
· Hati-hati pada pasien hipertensi dan pada pasien dengan penyakit kardiovaskuler dan serebrovaskuler.


Efek Samping:

Efek Samping pada anak <6 tahun adalah rasa tidak nyaman di perut, nafsu makan bekurang, mual, muntah, pusing, kelelahan, suasana hati berubah-rubah. Efek Samping pada pasien dewasa adalah konstipasi, mulut kering, mual, nafsu makan berkurang, pusing, gangguan tidur.

Sekilas Tentang Penyakit ADHD

ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) adalah gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motorik anak-anak hingga menyebabkan aktivitas anak-anak yang tidak lazim dan cenderung berlebihan. Hal ini ditandai dengan berbagai keluhan perasaan gelisah, tidak bisa diam, tidak bisa duduk dengan tenang, dan selalu meninggalkan keadaan yang tetap seperti sedang duduk, atau sedang berdiri. Beberapa kriteria yang lain sering digunakan adalah suka meletup-letup, aktivitas berlebihan, dan suka membuat keributan; sindrom (sekelompok gejala atau tanda-tanda) yang biasanya ditandai dengan kesulitan yang serius dan terus-menerus, yang menyebabkan kurangnya fokus perhatian, impulsivitas, dan hiperaktivitas.

Gejala-gejala ADHD berbasis neurologis, pertama kali muncul pada usia dini, dan bersifat kronis dalam banyak kasus. Gejala tidak disebabkan oleh kerusakan saraf, penurunan daya sensorik atau motorik, keterbelakangan mental, atau gangguan emosional.