Lactamor

By | April 4, 2021 | Farmasi-id.com > Vitamin & Mineral > Lactamor

Kandungan dan Komposisi Lactamor

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Lactamor adalah:

Ekstrak biji Fenugreek (Trigonella foenum graecum) 600 mg, ekstrak biji daun katuk (Sauropus androgynus) 100 mg, vitamin B12 20 mcg


Bentuk Sediaan:

Kaplet.


Farmakologi


Indikasi:

Membantu melancarkan Air Susu Ibu (ASI).


Dosis:

3 kali sehari 1-2 kaplet .


Kontra Indikasi:
Riwayat alergi / hipersensitivitas terhadap komponen-komponen suplemen ini.
– Tidak boleh digunakan pada wanita hamil karena memiliki efek oxytocin.


Peringatan dan Perhatian:
Penderita diabetes, hipoglikemia, asma, migrain dan hipertensi tidak dianjurkan atau hindari menggunakan suplementasi ini.


Efek Samping:
Ketika mengkonsumsi suplemen ini, ada kemungkinan air seni dan keringat akan berbau khas.
– Kadang dapat terjadi pembentukan feses yang lebih lunak baik pada ibu maupun bayi yang akan kembali seperti semula ketika penggunaan suplemen makanan ini dihentikan.
– Penggunaan lebih dari dosis yang dianjurkan sehari dapat menyebabkan rasa mual.


Interaksi Obat:
Hindari penggunaan bersamaan dengan glipizide dan obat diabetes lainnya karena fenugreek dapat menyebabkan penurunan kadar gula darah sehingga meningkatkan efeknya.
– Hindari penggunaan bersamaan dengan insulin karena fenugreek dapat menurunkan kadar gula darah sehingga perlu dilakukan penyesuaian dosis pada insulin.
– Hindari penggunaan bersaman dengan heparin, warfarin, dan obat anti koagulan lainnya. Ticlopidine dan inhibitor pembentukan platelet lainnya karena fenugreek memiliki kandungan coumarin yang dapat menyebabkan pendarahan.

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *