L-Vit D3



Deskripsi L-Vit D3

L-Vit D3 adalah suplemen yang mengandung vitamin D3. L-Vit D3 digunakan untuk memenuhi kebutuhan vitamin D dalam tubuh, terutama pada kondisi hamil dan menyusui, lanjut usia, penderita penyakit infeksi, penderita penyakit autoimun.

Detail L-Vit D3


Berikut adalah beberapa keterangan mengenai L-Vit D3:

  1. L-Vit D3 1000
    • Golongan: Suplemen
    • Kelas Terapi: Suplemen dan terapi tambahan

    • Apa Kandungan dan Komposisi L-Vit D3?

      Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

      Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi L-Vit D3 adalah:

      Vitamin D3 (Cholecalciferol) 1000 IU

    • Bagaimana Kemasan dan Sediaan L-Vit D3?


      Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip; Box
    • Kemasan: Box, 3 Strip @ 10 Tablet salut selaput

    • Apa Nama Perusahaan Produsen L-Vit D3?

      Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

      Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk L-Vit D3:

      Lapi Laboratories
    • Harga: Rp 82.000 – Rp 155.000 / Box
  2. L-Vit D3 5000
    • Golongan= Obat Keras
    • Kelas Terapi= Vitamin D
    • Kandungan= Vitamin D3 (Cholecalciferol) 5000 IU
    • Bentuk= Tablet
    • Satuan Penjualan= Strip; Box
    • Kemasan= Box, 3 Strip @ 10 Tablet salut selaput
    • Farmasi= Lapi Laboratories
    • Harga= Rp 120.000 – Rp 155.000 / Box
Sekilas Tentang Vitamin D3 Pada L-Vit D3
Vitamin D3 adalah bentuk alami dari vitamin D. Vitamin D3 ini merupakan salah satu vitamin yang larut dalam lemak. Ada banyak manfaat atau fungsi dari vitamin D3. Berikut adalah beberapa fungsi vitamin D3 bagi kesehatan tubuh:

  • Memperkuat otot

  • Menurunkan risiko penyakit kanker

  • Meningkatkan kesehatan jantung

  • Meningkatkan kesehatan dan kekuatan tulang

  • Menurunkan gejala gangguan mental

  • Asupan nutrisi bagi otak

  • Meningkatkan kekebalan tubuh

  • Bagi ibu hamil (menjaga dan mempersiapkan kesehatan dan kekuatan tulang janin)

  • Menurunkan risiko penyakit diabetes

  • Menurunkan terjadinya serangan asma (terutama pada usia anak-anak), melindungi tubuh dari munculnya gejala Parkinson, mempercepat proses pemulihan pasca operasi

Sumber: ikan tuna, minyak ikan, brokoli, tomat, hingga biji bunga matahari.

L-Vit D3 Obat Apa?


Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan L-Vit D3?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. L-Vit D3 adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

L-Vit D3 digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin D dalam tubuh.

sekilas tentang vitamin
Vitamin (bahasa Inggris: vital amine, vitamin) adalah sekelompok senyawa organik berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme setiap organisme, yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh.

Nama ini berasal dari gabungan kata bahasa Latin vita yang artinya "hidup" dan amina (amine) yang mengacu pada suatu gugus fungsi yang memiliki atom nitrogen (N), karena pada awalnya vitamin dianggap demikian. Kelak diketahui bahwa banyak vitamin yang sama sekali tidak memiliki atom N. Dipandang dari sisi enzimologi (ilmu tentang enzim), vitamin adalah kofaktor dalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh enzim. Pada dasarnya, senyawa vitamin ini digunakan tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang secara normal.

Terdapat 13 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik. Vitamin tersebut antara lain vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, dan folat). Walau memiliki peranan yang sangat penting, tubuh hanya dapat memproduksi vitamin D dan vitamin K dalam bentuk provitamin yang tidak aktif. Sumber berbagai vitamin ini dapat berasal dari makanan, seperti buah-buahan, sayuran, dan suplemen makanan.

Vitamin memiliki peranan spesifik di dalam tubuh dan dapat pula memberikan manfaat kesehatan. Bila kadar senyawa ini tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami suatu penyakit. Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika kebutuhan ini diabaikan maka metabolisme di dalam tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Gangguan kesehatan ini dikenal dengan istilah avitaminosis. Contohnya adalah bila kita kekurangan vitamin A maka kita akan mengalami kerabunan. Di samping itu, asupan vitamin juga tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan metabolisme pada tubuh.

Berapa Dosis dan Aturan Pakai L-Vit D3?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai L-Vit D3:

Aturan penggunaan L-Vit D3:

  • L-Vit D3 1000 diminum 1 kali sehari 1 tablet, setelah makan
  • Untuk L-Vit D3 5000 termasuk dalam golongan obat keras. Penggunaannya harus berdasarkan resep dokter. Umumnya, digunakan 1 tablet 1 kali sehari

Bagaimana Cara Penyimpanan L-Vit D3?


Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celcius.


Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan L-Vit D3 Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan L-Vit D3, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan L-Vit D3?

Jika Anda lupa menggunakan L-Vit D3, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan L-Vit D3 Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan L-Vit D3?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan L-Vit D3 yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Apa Efek Samping L-Vit D3?

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping L-Vit D3 yang mungkin terjadi adalah:

Efek samping yang mungkin terjadi ketika mengkonsumsi vitamin D adalah:

  • Sakit kepala
  • Mengantuk
  • Kelelahan
  • Mulut kering
  • Rasa logam
  • Mual
  • Muntah

Kontraindikasi
Jangan konsumsi vitamin D jika mengalami:

  • Hiperkalsemia
  • Hypervitaminosis D
  • Hipersensitivitas

Interaksi Obat
Vitamin D berinteraksi dengan obat-obat di bawah ini:

  • Aluminum
  • Calcipotriene
  • Digoxin
  • Diltiazem
  • Diuretik Tiazide
  • Verapamil
  • Cimetidine
  • Heparin

Apa saja Peringatan dan Perhatian Penggunaan L-Vit D3?

  • Hentikan penggunaan bila terjadi alergi
  • Periksa kadar vitamin D darah sesudah penggunaan selama 6 bulan atau lebih
  • Konsultasikan dengan dokter untuk penggunaan pada ibu hamil dan menyusui
  • Konsumsi Kalsium sesuai angka kecukupan gizi (AKG) untuk menghindari hiperkalsemia

Keamanan Kehamilan dan Menyusui
Konsumsi vitamin D selama hamil dan menyusui aman selama dosisnya tidak melebihi 4000 IU/hari. Konsultasikan dengan dokter sebelum mengkonsumsi vitamin D.

Sekilas Tentang Lapi Laboratories
PT. Lapi Laboratories adalah suatu perusahaan farmasi yang didirikan oleh DR. Indrajana pada 1974. Awalnya perusahaan ini hanyalah suatu laboratorium alergi dan asma dikarenakan pada waktu itu belum ada fasilitas yang baik untuk melakukan diagnosa dan pengobatan pasien alergi. Seiring dengan berjalannya waktu, perusahaan ini berkembang pesat dan pada tahun 1994, PT. Lapi Laboratories mendirikan pabrik di Serang, Banten, untuk memproduksi produk-produk farmasi seperti obat, vitamin, suplemen, dan sebagainya. Beberapa produk terkenal yang diproduksi oleh perusahaan ini antara lain Floragyn, EyeVit, Utrogestan, Osteokom, L-Bio, dan lain-lain. Perusahaan ini telah mengantongi sertifikat CPOB, dan ISO 9001.