Kutoin

By | Juli 3, 2020 | Farmasi-id.com > Sistem Saraf Pusat > Antikonvulsan > Kutoin

Kandungan dan Komposisi Kutoin

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Kutoin adalah:

Phenytoin Na.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Kutoin

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Kutoin adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Grand mal & serangan psikomotor (epilepsi lobus temporalis).

Sekilas Tentang Obat Antikonvulsan
Antikonvulsan merupakan obat yang berfungsi mencegah, mengurangi, mengatasi serangan kejang.

Dosis dan Aturan Pakai Kutoin

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Kutoin:

Kaps Dws Awal 100 mg 3x/hari. Pemeliharaan: 300-400 mg/hari, ditingkatkan mjd 600 mg jk perlu. Anak 5 mg/kgBB/hari terbagi dalam 2-3 dosis. Pemeliharaan: 4-8 mg/kgBB/hari. Maks: 300 mg/hari. Anak > 6 tahun perlu dosis min dws (300 mg/hari). Ampul Dws 10-15 mg/kg BB secara IV. Pemeliharaan: 100 mg secara oral atau IV tiap 6-8 jam.Bayi & anak 10-20 mg/kg BB secara IV. Pencegahan kejang selama bedah saraf 100-200 mg secara IM dengan interval 4 jam selama op & dilanjutkan pasca operasi.

Pemberian Obat Kutoin

Sebaiknya diberikan bersama makanan : Pd pasien yang mendapat makanan via pipa nasogastrik atau makanan enteral lainnya, pemberian obat hrs konsisten – dalam hubungannya dengan waktu makan – selama terapi. Jangan mengganti/menukar dosis atau jenis obat tanpa pertimbangan terlebih dahulu.

Perhatian Penggunaan Kutoin

Jangan dihentikan mendadak. Penyakit hepatik, hamil, laktasi, digunakan bersama alkohol. Mengganggu kemampuan menjalankan kendaraan atau mengoperasikan mesin.

Efek Samping Kutoin

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Kutoin yang mungkin terjadi adalah:

Nistagmus, ataksia, ukapsulan tidak jelas, gangguan mental, pusing, insomnia, sakit kepala, mual, muntah, konstipasi, toksisitas, hepatitis, kerusakan liver, ruam seperti morbili, dermatitis, lupus eritematosus, sindrom Steven Johnson, trombositopenia, leukopenia, granulositopenia, agranulositosis, gingival hiperplasia, penyakit Hodgkin, periartritis nodosa.

Interaksi Obat Kutoin

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Kutoin antara lain:

Bbrp antibiotik, obat antikonvulsan, simetidin, antikoagulan kumarin, disulfiram, INH, fenotiazin, fenilbutazon, sulfinpirazon, karbamazepin. Hindari penggunaan bersama alkohol.

Kategori Keamanan Penggunaan Kutoin Pada Wanita Hamil

Kategori keamanan penggunaan obat untuk wanita hamil atau pregnancy category merupakan suatu kategori mengenai tingkat keamanan obat untuk digunakan selama periode kehamilan apakah memengaruhi janin atau tidak. Kategori ini tidak termasuk tingkat keamanan obat untuk digunakan oleh wanita menyusui. FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan tingkat keamanan obat untuk wanita hamil menjadi 6 (enam) kategori yaitu A, B, C, D, X, dan N. Anda bisa membaca definisi dari setiap kategori tersebut di sini. Berikut ini kategori tingkat keamanan penggunaan Kutoin untuk digunakan oleh wanita hamil:

D: Ada bukti positif mengenai risiko pada janin manusia, tetapi manfaat dari penggunaan obat ini pada wanita hamil dapat diterima meskipun berisiko pada janin (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Bentuk Sediaan,

Kemasan dan Sediaan Kutoin

, Harga

  • Kutoin kapsul 100 mg, 100’s (Rp115,000/pak)
  • Kutoin injeksi 100 mg/2 mL, 10 × 1’s (Rp747,500/boks)

Produsen Kutoin

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Kutoin:

Mersifarma TM

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Kutoin Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Kutoin, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Kutoin?

Jika Anda lupa menggunakan Kutoin, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Kutoin Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Kutoin?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Kutoin yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
PT Mersifarma Tirmaku Mercusana (Mersi) adalah suatu perusahaan farmasi yang didirikan tahun 1997. Awalnya perusahaan ini mengkhususkan diri pada produksi obat-obatan untuk penyakit mental, psikosomatik, dan neuro-psikiatrik, namun karena banyaknya permintaan obat jenis lainnya, maka PT Mersifarma TM juga memproduksi obat-obatan seperti obat obstetrik-ginekologi, obat THT, analgesik, antibiotik, antigout, antituberkulosis, vitamin, suplemen, dan sebagainya. PT Mersifarma telah mendapatkan sertifikat CPOB. Selain di Indonesia, produk perusahaan ini juga telah dipasarkan di luar negeri seperti di Kamboja, Timor Leste, dan Yaman.

PT Mersifarma TM memiliki area produksi seluas 7,8 hektar yang terletak di Cikembar, Sukabumi. Pada lokasi tersebut terdapat kantor pusat pabrik, laboratorium, gudang, dan lain-lain.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 3 Juli). Kutoin. Diakses pada 12 Agustus 2020, dari https://www.farmasi-id.com/kutoin/


Format MLA (Modern Language Association)

"Kutoin". Farmasi-id.com. 3 Juli 2020. 12 Agustus 2020. https://www.farmasi-id.com/kutoin/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Kutoin", 3 Juli 2020, <https://www.farmasi-id.com/kutoin/> [Diakses pada 12 Agustus 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *