Ketoflam Ketorolac Tromethamine

By | Juni 10, 2021 |

Kandungan dan Komposisi Ketoflam Ketorolac Tromethamine

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Ketoflam Ketorolac Tromethamine adalah:
Tiap 1 ml Ampul KETOFLAM mengandung 30 mg Ketorolac Tromethamine

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Ketoflam Ketorolac Tromethamine

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Ketoflam Ketorolac Tromethamine adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:


Terapi jangka pendek untuk mengatasi nyeri sedang sampai berat pada nyeri pasca bedah, nyeri kolik, trauma (a.l. fraktur)

Sekilas Tentang Obat Analgesik (Non Opiat) & Antipiretik
Analgesik adalah obat yang digunakan untuk meredakan rasa sakit atau nyeri. Analgesik ada beberapa tipe diantaranya analgesik non opiat (non opioid) yang bisa digunakan tanpa resep dokter dan analgesik opioid yang penggunaannya harus menggunakan resep dokter karena efek sampingnya lebih besar. Analgesik non opioid contohnya seperti paracetamol (acetamonophen) dan ibuprofen. Sedangkan yang termasuk analgesik opioid contohnya morphine dan oxycodone.

Analgesik non opioid biasanya digunakan untuk meredakan berbagai macam nyeri seperti pada arthritis, migrain, nyeri haid, dan kondisi lainnya berdasarkan tingkat sakit dan nyerinya. Dokter akan menggunakan analgesik opioid jika nyeri yang terjadi berada pada tingkat akut seperti pada pembedahan dan patah tulang. Penggunaan analgesik opioid sangat dibatasi hanya untuk kondisi tertentu karena dapat menimbulkan risiko adiksi dan penyalahgunaan.

Selain dengan pemberian oral dan injeksi, ada juga analgesik yang diterapkan langsung pada kulit dan analgesik ini disebut analgesik topikal. Biasanya analgesik topikal ini digunakan untuk meredakan nyeri otot dan keseleo.

Antipiretik adalah obat yang berfungsi menurunkan demam. Antipiretik akan menurunkan panas demam akibat hipotalamus yang diinduksi oleh prostaglandin. Antipiretik yang banyak digunakan di dunia adalah paracetamol, ibuprofen, dan aspirin yang termasuk dalam obat anti inflamasi non steroid (OAINS). Selain sebagai antipiretik, obat-obat tadi juga memiliki efek analgesik untuk meredakan nyeri yang menyertainya.

Dosis dan Aturan Pakai Ketoflam Ketorolac Tromethamine

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Ketoflam Ketorolac Tromethamine:


Secara I.V atau I.M
Dewasa:
-Usia kurang dari 65 tahun : 10-30mg setiap 4-6 jam,dosis total perhari tidak boleh lebih dari 90mg, dosis maksimal selama 2-5 hari 180mg.
-Usia diatas 65 tahun, gangguan ginjal, berat badan < 50kg : dosis perhari tidak boleh lebih dari 60mg, dosis maksimal selama 2-5 hari 120mg.

Peringatan dan Perhatian :
Ketorolac dapat menyebabkan iritasi saluran cerna, ulkus, perforasi atau pendarahan, sehingga penggunanya harus diawasi dengan ketat. Tidak direkomendasikan untuk wanita hamil dan menyusui.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Ketoflam Ketorolac Tromethamine Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan , yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Ketoflam Ketorolac Tromethamine?

Jika Anda lupa menggunakan Ketoflam Ketorolac Tromethamine, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Ketoflam Ketorolac Tromethamine Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Ketoflam Ketorolac Tromethamine?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Ketoflam Ketorolac Tromethamine yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Efek Samping Ketoflam Ketorolac Tromethamine

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Ketoflam Ketorolac Tromethamine yang mungkin terjadi adalah:

:
-Endema
-Pruritus
-Ruam kulit
-Mual
-Dispepsia
-Nyeri gastrointestinal
-Diare
-Konstipasi
-Fatulens
-Rasa penuh di abdomen
-Muntah
-Stomatitis
-Purpur
-Nyeri kepala
-Mengantuk
-Pusing
-Berkeringat

Kontradiksi :
Pasien dengan ulkus peptik aktif, pendarahan saluran cerna atau perforasi, atau adanya riwayat kondisi tersebut, ganguan fungsi ginjal tahap lanjut, pendarah serebrovaskular, dehidrasi atau hipovolumia, diathesis hemoragik, hemostatis inkomplit, dan pasien dengan resiko pendarahan tinggi. Penderita dengan riwayat asma. Hipersensitiv terhadap ketorolac, Aspirin dan NSAID lain. Kombinasi dengan NSAID lain atau probenecid.
Tidak boleh digunakan lebih dari 5 hari.

Kemasan dan Sediaan Ketoflam Ketorolac Tromethamine

:
Ketoflam 30mg/ml Injeksi
Kotak berisi 5 Ampul @1 ml
No. Registrasi : DKJ0320930643A1

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *