Kapsida HS

Farmasi-id.com > Jamu > Jamu Penyakit Kulit > Kapsida HS

By | 20/07/2019

Kandungan dan Komposisi

Tiap kapsul mengandung 350 mg ekstrak yang setara dengan:

  • Coriandri sativi fructus 175 mg;
  • Centellae asiaticae herba 105 mg;
  • Imperatae cylindricae rhizoma 52,5 mg;
  • Amomi cardamomii frustus 105 mg;
  • Languatis galangae rhizoma 122,5 mg;
  • Curcumae domesticae rhizoma 192,5 mg;
  • Zingiberis aromaticae rhizoma 157,5 mg;
  • Cinnamomi burmanii cortex 262,5 mg;
  • Andrographidis paniculatae herba 105 mg;
  • Nigellae sativae semen 35 mg;
  • Nipagin (pengawet).

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

  • Membantu meringankan jerawat, gatal-gatal, bisul, dan koreng;
  • Membantu memelihara kesehatan kulit.

Peringatan dan Perhatian

  • Tidak ditujukan pada anak dibawah 2 tahun, wanita hamil, menyusui, dan usia lanjut;
  • Kontra Indikasi pegagan dengan aspirin atau obat antikoagulan dapat meningkatkan risiko pendarahan dari obat antikoagulan atau aspirin;
  • Tidak digunakan lebih dari 6 minggu tanpa pengawasan dokter dan penggunaan dihentikan 2 minggu sebelum digunakan kembali.

Dosis dan Aturan Pakai

2 kali sehari @ 1 kapsul.

Kemasan dan Sediaan

Dus 1 blister @ 12 kapsul @ 350 mg

Cara Penyimpanan

Simpan pada tempat yang kering dan terhindar dari sinar matahari langsung dibawah suhu 30°C.

Izin BPOM

TR183310881

Harga

Rp 26.000/dus 1 blister @ 12 kapsul @ 350 mg

Produsen

PT Kembang Bulan

Sekilas Tentang Cinnamomum Burmannii
Cinnamomum burmannii merupakan suatu tanaman herbal jenis kayu manis yang banyak tumbuh di Indonesia khususnya di Sumatra Barat dan Jambi. Cinnamomum burmannii tumbuh di daerah yang basah dan beriklim tropis seperti di daerah Kerinci yang diketahui sebagai lumbung penghasil tanaman ini. Spesies jenis ini lebih banyak mengandung coumarin jika dibandingkan dengan jenis Cinnamomum cassia dan Ceylon cinnamon.

Pada pengobatan tradisional China (TCM) dan India (Ayurveda), Cinnamomum burmannii digunakan untuk pengobatan penyakit diare, demam, dan gangguan menstruasi. Pada jaman Mesir kuno, Cinnamomum burmannii digunakan sebagai bahan tambahan dalam proses pembalseman jenazah. Pada jaman Romawi dan Yunani kuno tanaman ini digunakan sebagai bumbu masak dan bahan pembuat parfum.
Sekilas Tentang Imperata Cylindrica (Alang-alang)
Alang-alang merupakan tanaman yang tumbuh dengan sendirinya. Di Jawa tanaman ini tumbuh pada ketinggian sampai dengan 2700 m dpl, pada daerah-daerah terbuka atau setengah tertutup; rawa-rawa; pada tanah dengan aerasi yang baik; pada daerah-daerah yang habis dibuka; di tepi sungai; ekstensif pada hutan sekunder; daerah bekas terbakar; sebagai gulma di perladangan; taman dan perkebunan. Tumbuhan ini dapat mempengaruhi tanaman kultivasi lain, karena kebutuhan natrium yang relatif tinggi.

Bagian yang dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal pada alang yakni akar, rimpang, daun, dan bunganya. Setiap saat rimpang alang-alang diambil dari tumbuhan yang telah matang. Rimpang yang baik berwarna pucat, berasa manis dan sejuk. Alang-alang dapat menyebabkan penurunan pH tanah. Besarnya penurunan pH dan hambatan terhadap proses nitrifikasi menunjukkan adanya korelasi positif dengan pertumbuhan alang-alang. Bagian yang digunakan untuk obat medis adalah akarnya. Kenyataannya, akarnya dapat digunakan untuk menurunkan temperatur, melancarkan urin, menghentikan pendarahan, dan sebagai obat untuk pendarahan pada hidung, memuntahkan darah, gonorea (kencing nanah), hepatitis, infeksi ginjal.

Penelitian menemukan bahwa alang-alang mengandung mannitol, glukosa, asam malic, asam sitrat, coixol, arundoin, silindrin, fernerol, simiarenol, anemonin, esin, alkali, saponin, taninin, dan polifenol.
Sekilas Tentang Curcuma Domestica (Kunyit)
Kunyit (curcuma domestica) merupakan tumbuhan yang biasa tumbuh di ladang dan di hutan, terutama di hutan jati. Banyak juga ditanam di perkarangan. dapat tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 2000 m dpl. Tanaman herba tahunan ini menghasilkan umbi utama berbentuk rimpang berwarna kuning tua atau jingga terang dan bagian rimpang inilah yang banyak dijadikan obat.

Khasiatnya antara lain sebagai kholagog, stomakik, antispasmodik, anti inflamasi, anti bakteria, dan kholeretik. Kunyit biasa dipakai untuk menyembuhkan luka dan kurap, mencret, nyeri haid, dan sakit perut.
Sekilas Tentang Nigella Sativa (Jinten Hitam)
Tanaman jintan hitam (nigella sativa/habatussaudah) adalah tanaman rempah yang sering kita jumpai berada di sekitar kita. Dalam bahasa inggris tanaman jintan hitam mempunyai nama black seed atau black cumin. Asal usul tanaman jintan hitam menurut sejarah berasal dari Mediterania (seputar Laut Tengah), sebelum tersebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Tanaman ini sudah terkenal sejak dulu karena di percaya dapat mengobati berbagai macam penyakit. Tanaman jinten hitam mengandung betakaroten yang mengandung kandungan pro vitamin A, kalsium, zat besi, sodium, minyak atsiri, lemak, dan delapan asam amino esensial. Beriktu adalah beberapa manfaat dari jintan hitam ini:



  1. Menghangatkan badan.

  2. Mengobati sakit perut.

  3. Menyembuhkan radang selaput lendir.

  4. Bermanfaat sebagai obat keracunan.

  5. Menyembuhkan penyakit asma, bronkitis dan penyakit pernapasan lainnya.

  6. Berkhasiat sebagai obat alergi.

  7. Mengatasi gangguan tidur dan stres.

  8. Memperlancar keluarnya ASI.

  9. Meningkatkan ketahanan tubuh dari serangan kanker, virus aids, hiv, dan tumor.

  10. Meningkatkan fungsi otak seperti kecerdasan, meningkatkan daya ingat, relativitas sel otak untuk mencegah kepikunan.

Sekilas Tentang Zingiber Aromaticum (Lempuyang Wangi)
Zingiber Aromaticum (lempuyang wangi) memiliki rasa pahit, pedas, dan bersifat aromatik. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam lempuyang wangi, di antaranya minyak asiri seperti limonen dan zerumben. Efek farmakoiogis lempuyang wangi, di antaranya untuk antikejang dan penghilang rasa sakit (analgesik), asma, bengkak pada kaki setelah melahirkan, cacingan, kolera, kurang darah (anemia), influensa, malaria, masuk angin, muntah-muntah, penambah nafsu makan (stomachica), nyeri perut, reumatik, radang lambung (gastritis), sesak papas, sembelit (constipatio), TBC, urat saraf lemah, wasir, serta obat gosok untuk penghangat badan.
Sekilas Tentang Centella Asiatica (Pegagan)
Centella terdiri dari sekitar 40 spesies dengan ragam yang berbeda-beda di Indonesia, dimana penyebarannya terbatas, kecuali Centella Asiatica yang penyebarannya sampai Asia Tenggara dan meluas ke berbagai negara subtropis. Tanaman ini telah digunakan untuk proses penyembuhan agar lebih baik, perbaikan ingatan, kanker, kekebalan, jamu, penyakit pernafasan, perawatan penyakit pada kulit (seperti psoriasis dan eczema), memperbaiki bekas luka, nyeri haid, menguatkan urat, pembersih darah, tekanan darah tinggi, obat penenang, obat anti-stress, anti-cemas, dan perangsang, peningkat kekebalan, dan penyesuaian tubuh, dan lain-lain.

Tanaman ini memiliki Kandungan antara lain Asiaticoside, thankunside, isothankunside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, madasiatic acid, mesoinosetol, centellose, carotenoids, garam K, Na, Ca, Fe, vellarine, tatin, mucilago, resin, pektin, gula, vitamin B.
Sekilas tentang kulit
Kulit merupakan organ terbesar tubuh yang memiliki luasnya sekitar 2 m2 dengan ketebalan rata-rata 1-2 mm. Kulit terdiri dari lapisan epidermis, dermis dan hipodermis atau subkutis.

Sebagai organ yang sangat penting bagi kelangsungan hidup, kulit memiliki fungsi menutupi dan melindungi organ-organ dibawahnya, mencegah infeksi, mengatur suhu tubuh, mengekskresi zat buangan, mensintesis vitamin D, dan menjadi sensor peraba.
Sekilas tentang gatal
Gatal (dikenal juga sebagai pruritus) adalah suatu sensasi yang menimbulkan keinginan atau refleks menggaruk. Terjadi perdebatan apakan gatal dapat diklasifikasikan sebagai salah satu jenis pengalaman sensoris. Ilmu pengetahuan modern telah menunjukkan bahwa gatal memiliki banyak kesamaan dengan rasa nyeri, dan keduanya merupakan pengalaman sensorik yang tidak menyenangkan, tetapi memiliki pola perilaku respons yang berbeda.

Rasa nyeri menyebabkan refleks menarik diri, sedangkan gatal mengarah ke refleks menggaruk. Serabut saraf tak bermielin untuk sensasi gatal dan nyeri sama-sama berasal dari kulit; namun, informasi yang mereka sampaikan terpusat di dua sistem berbeda. Beberapa penyebab terjadinya gatal seperti:

  1. Infeksi (larva, virus, gigitan serangga, parasit, scabies, tungau, kutu, dll)

  2. Faktor lingkungan dan alergi (alergi bahan kimia, alergi makanan, urtikaria, hipersensitif obat, reaksi karena efek panas sinar matahari, dll).

  3. Penyakit (diabetes, anemia, jaundice, hiperparatiroidisme, dll).