Kamaflam

Farmasi-id.com > Health > Kamaflam

By | 03/07/2016

Kandungan dan Komposisi

Diclofenac / Kalium Diklofenak.

Deskripsi

Kamaflam mengandung kalium diklofenak. Diklofenak adalah obat anti inflamasi nonsteroid (NSAID) digunakan untuk mengobati nyeri ringan hingga sedang. Kalium diklofenak, merupakan turunan asam benzeneacetic, dengan rumus kimia 2 – [(2,6-dichlorophenyl) amino] benzeneacetic acid, garam monopotassium. Berat molekul 334,25. Rumus molekul adalah C14H10Cl2NKO2.

Tiap tablet kalium diklofenak, dimaksudkan untuk pemberian melalui mulut (per oral). Tablet kalium diklofenak adalah obat yang menunjukkan aktivitas anti inflamasi, analgesik, dan antipiretik. Mekanisme aksi dari tablet kalium diklofenak, seperti obat dari golongan NSAID lainnya, tidak sepenuhnya dipahami, tetapi mungkin terkait dengan penghambatan prostaglandin sintetase.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

  • Terapi jangka pendek pada kondisi akut: keseleo, nyeri dan radang pasca operasi.
  • Terapi tambahan pada radang infeksi Telinga Hidung Tenggorokan.

Dosis dan Aturan Pakai

Dewasa : Awal 100 sampai 150 mg per hari. Kasus ringan dan anak usia lebih 14 tahun : 75 sampai 100 mg per hari.
Dosis diberikan dalam 2 sampai 3 dosis terbagi. Tidak untuk anak usia kurang dari 14 tahun.
Dosis maksimal 100 mg per hari (dosis awal maksimal 150 mg sehari pada hari pertama) dosis terbagi & dengan durasi sesingkat mungkin.
Apabila berdasarkan penilaian dokter diperlukan dosis yang lebih tinggi, harus ada pertimbangan manfaat-resiko dengan baik.

Produsen

Kimia Farma.

Sekilas Tentang Diclofenac Sodium
Diclofenac sodium adalah salah satu bentuk dari diclofenac yang merupakan suatu obat antiinflamasi non steroid (OAINS) yang digunakan untuk mengobati nyeri akibat inflamasi seperti asam urat.

Diclofenac pertama kali dipatenkan pada tahun 1965 dan mulai digunakan di Amerika Serikat pada 1988. Selain tersedia dalam bentuk sodium ia juga tersedia dalam bentuk garam potassium. Berbagai macam nyeri yang dapat diatasi dnegan diclofenac seperti dismenore, nyeri asam urat, arthritis, rheumatoid arthritis, sakit gigi, nyeri akibat batu ginjal, dan sebagainya. Cara kerja diclofenac adalah menghalangi sintesis prostaglandin. Obat ini ternyata juga memiliki efek bakteriostatik yang dapat mengganggi dan menghambat sintesis DNA bakteri.
Sekilas Tentang Kimia Farma
PT. Kimia Farma merupakan suatu perusahaan farmasi Indonesia yang menurut sejarahnya sudah ada sejak jaman Hindia-Belanda. Perusahaan ini berdiri pada 1817 yang pada awalnya perusahaan ini bernama NV Chemicalien Handle Rathkamp & Co yang kemudian oleh Pemerintah Indonesia dimasa awal kemerdekaan dinasionalisasi dan dilakukan peleburan dengan beberapa perusahaan farmasi lainnya pada 1958 yang kemudian namanya berubah menjadi PNF (Perusahaan Negara farmasi) Bhinneka Kimia Farma. Pada 16 Agustus 1971, status PNF berubah menjadi PT dan namanya kembali mengalami perubahan menjadi PT. Kimia Farma (persero). Pada 4 Juli 2001, status PT. Kimia Farma berubah menjadi perusahaan publik seiring dengan pencatatan sahamnya di Bursa Efek Jakarta (Saat ini menjadi Bursa Efek Indonesia) sehingga berubah namanya menjadi PT. Kimia Farma Tbk. Jumlah karyawan perusahaan ini diperkirakan mencapai 5.758 orang.

Perusahaan ini telah mengantongi berbagai sertifikat mutu seperti CPOB, ISO 9001, ISO 9002, ISO 14001, dan juga telah mendapatkan persetujuan dari US-FDA sehingga produk perusahaan ini bisa dipasarkan di Amerika Serikat.

PT. Kimia Farma memiliki beberapa fasilitas produksi yang terletak di berbagai daerah yang berbeda yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Sarolangun, Watukadon, dan Tanjung Morawa. Setiap fasilitas produksi memproduksi produk yang berbeda-beda.

Untuk pemasaran produk, PT. Kimia Farma melakukannya melalui anak perusahaannya bernama PT. Kimia Farma Trading & Distribution (KFTD) yang memang dibentuk untuk pemasaran dan penjulan produk induk perusahaannya. Perusahaan ini memiliki 46 cabang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.

Selain bergerak di bidang produksi produk obat dan farmasi, PT. Kimia Farma juga merambah bisnis apotek, laboratorium, dan klinik kesehatan. PT. Kimia Farma Apotek merupakan anak perusahaan yang didirikan untuk menjalankan dan mengelola bisnis apotek dan PT Kimia Farma Diagnostik untuk usaha laboratorium dan diagnostik. Baru-baru ini PT. Kimia Farma megakuisisi PT. Phapros, salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia.

Produk PT. Kimia Farma selain dijual di Indonesia juga diekspor ke berbagai negara di dunia. Beberapa produk yang dijual selain obat jadi dan sediaan farmasi, juga menjual bahan baku pembuatan obat seperti iodine dan quinine. Produk-produk tersebut diekpor ke beberapa negara seperti India, Jepang, Taiwan, New Zealand, dan negara-negara Eropa. Untuk produk kosmetik, produk PT. Kimia Farma telah berhasil menembus pasar Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Arab Saudi, dan Vietnam.