Green Coffee Leptin

By | Juli 8, 2019 | Farmasi-id.com > Herbal > Herbal Pelangsing > Green Coffee Leptin

Kandungan dan Komposisi Green Coffee Leptin

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Berikut adalah kandungan dan komposisi dari Green Coffee Leptin:

  • Kalsium 70 mg
  • Chromium (chromium dinicotinate Glycinate) 250 mg
  • Propietary Herbal Blend 700 mg
  • Green tea leaf standardized extract (180 mg antioxidant polyphenols
  • Epigallocatechin gallate (EGCG) 90 mg
  • Naturally occurring caffeine 50 mg
  • Asian Panax Ginseng root standardized

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Green Coffee Leptin

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Berikut ini indikasi dari Green Coffee Leptin:

  • Membantu menahan nafsu makan
  • Membakar lemak2 ditubuh terutama di sekitar perut, paha, dan tangan
  • Membuat lebih awet muda
  • Mencerahkan kulit (terutama bagi yang mempunyai problem jerawat)

Dosis dan Aturan Pakai Green Coffee Leptin

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Green Coffee Leptin:

Diseduh dengan 100 ml air panas sekitar 20 menit sebelum sarapan.

Perhatian Penggunaan Green Coffee Leptin

  • Minum 2 liter air dalam sehari
  • Produk ini tidak cocok untuk wanita hamil dan menyusui
  • Untuk usia 15 – 60 tahun
  • Tidak cocok untuk orang yang mempunyai gangguan usus/pencernaan
  • Produk ini tidak dibuat untuk menyembuhan penyakit
  • Ini bukan kopi tetapi hanya minuman diet organik yang beraroma kopi. Jadi cocok untuk penderita maag

Kemasan dan Sediaan Green Coffee Leptin

Dus @ 18 sachets isi 10g dalam 1 box

Harga Green Coffee Leptin

Rp 150.000

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Green Coffee Leptin Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Green Coffee Leptin, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Green Coffee Leptin?

Jika Anda lupa menggunakan Green Coffee Leptin, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Green Coffee Leptin Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Green Coffee Leptin?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Green Coffee Leptin yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Ginseng merupakan salah satu tanaman berkhasiat obat yang telah lama dimanfaatkan di berbagai negara seperti Cina, Korea, Amerika, dan Jepang.

Hampir semua bagian tanaman seperti biji, bunga, daun dan batang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Namun, bagian akar dan umbinya yang paling sering dimanfaatkan. Akar ginseng mengandung berbagai senyawa seperti saponin (panaxosida atau ginsenosida), antioksidan, peptida, polisakarida, asam lemak, glikosida (panaquilon), poliasetilena, pitosterol dan minyak esensial. Selain itu, dalam akar ginseng juga terkandung zat pahit, vitamin B1, dan B2. Zat ginsenosida (triterpenglikosida) berperan dalam memberikan efek adaptogen seperti antistres, antiletih, meningkatkan sistem imun, dan sebagai antioksidan yang kuat.
Sekilas Tentang Chromium Pada Green Coffee Leptin
Chromium (nama lain: chromium picolinate atau chromium polynicotinate) merupakan suatu mineral yang dibutuhkan dalam jumlah kecil oleh organ tubuh agar dapat berfungsi dan bekerja dengan baik. Chromium terdiri dari dua bentuk umum yakni chromium trivalen dan chromium heksavalen. Bentuk chromium trivalen merupakan bentuk chromium yang biasa digunakan dalam produk-produk suplemen, sedangkan bentuk heksavalen merupakan racun yang dapat menyebabkan masalah kulit dan kanker paru-paru.

Chromium dibutuhkan untuk mengendalikan kadar gula darah pada orang pradiabetes tipe 1 dan 2. Chromium juga dibutuhkan untuk mengendalikan kadar gula darah pasca penggunaan steroid dan terapi HIV. Chromium juga dibutuhkan oleh para atlet untuk meningkatkan jumlah energi.

Selain itu chromium bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dan lemak darah. Konsumsi 15-200 mcg chromium per hari selama 6-12 minggu dapat menurunkan kadar kolesterol jahat LDL dan meningkatkan HDL (kolesterol baik).
Sekilas Tentang Calcium Pada Green Coffee Leptin

  • Membentuk dan memperkuat tulang dan gigi

  • Membantu menjaga struktur rangka dan fungsinya

  • Menjaga kerja jantung tetap sehat

  • Berperan penting dalam kontraksi dan relaksasi otot

  • Terlibat dalam proses pembekuan darah

  • Berperan dalam impuls saraf

  • Menjalankan fungsi penting dalam sel

  • Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular

  • Menghindari kanker kolon dan rektum

  • Menurunkan risiko darah tinggi atau hipertensi

Sumber: susu, yoghurt, keju, sayuran hijau (bayam, kale, lobak, sawi hijau, okra, brokoli, dan bok choy), makanan laut (ikan sarden, tongkol, dan salmon), kacang-kacangan dan biji-bijian (kacang tanah, lentil, kedelai, almond, biji chia, dan biji wijen), makanan yang diperkaya kalsium (sereal, roti, oatmeal, hingga jus jeruk).
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Sekilas tentang obesitas

Obesitas atau kegemukan adalah suatu kondisi medis berupa kelebihan lemak tubuh yang terakumulasi sedemikian rupa sehingga menimbulkan dampak merugikan bagi kesehatan, yang kemudian menurunkan harapan hidup dan/atau meningkatkan masalah kesehatan. Seseorang dianggap menderita kegemukan (obese) bila indeks massa tubuh (IMT), yaitu ukuran yang diperoleh dari hasil pembagian berat badan dalam kilogram dengan kuadrat tinggi badan dalam meter, lebih dari 30 kg/m2.

Kegemukan meningkatkan peluang terjadinya berbagai macam penyakit, khususnya penyakit jantung, diabetes tipe 2, apnea tidur obstruktif, kanker tertentu, osteoartritis dan asma. Kegemukan sangat sering disebabkan oleh kombinasi antara asupan energi makanan yang berlebihan, kurangnya aktivitas fisik, dan kerentanan genetik, meskipun sebagian kecil kasus terutama disebabkan oleh gen, gangguan endokrin, obat-obatan atau penyakit psikiatri. Hanya sedikit bukti yang mendukung pandangan bahwa orang yang gemuk makan sedikit namun berat badannya bertambah karena metabolisme tubuh yang lambat; rata-rata orang gemuk mengeluarkan energi yang lebih besar dibandingkan orang yang kurus karena dibutuhkan energi untuk manjaga massa tubuh yang lebih besar.

Pengaturan diet dan aktivitas fisik masih menjadi tata laksana utama kegemukan. Kualitas asupan dapat diperbaiki dengan mengurangi konsumsi makanan padat energi contohnya makanan yang tinggi lemak dan gula, serta dengan meningkatkan asupan serat. Obat-obatan anti-kegemukan dapat dikonsumsi untuk mengurangi selera makan atau menghambat penyerapan lemak, disertai dengan asupan diet yang tepat. Apabila diet, olahraga, dan obat-obatan belum efektif, maka balon lambung dapat membantu mengurangi berat badan, atau operasi dapat dilakukan untuk mengurangi volume lambung dan/atau panjang usus sehingga dapat memberikan rasa kenyang yang lebih dini dan menurunkan kemampuan penyerapan nutrisi dari makanan.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2017, 11 Januari). Green Coffee Leptin. Diakses pada 2 Juli 2020, dari https://www.farmasi-id.com/green-coffee-leptin/


Format MLA (Modern Language Association)

"Green Coffee Leptin". Farmasi-id.com. 11 Januari 2017. 2 Juli 2020. https://www.farmasi-id.com/green-coffee-leptin/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Green Coffee Leptin", 11 Januari 2017, <https://www.farmasi-id.com/green-coffee-leptin/> [Diakses pada 2 Juli 2020]


Bagikan ke Rekan Anda