Green Coffee Leptin

Farmasi-id.com > Herbal > Herbal Pelangsing > Green Coffee Leptin

By | 11/01/2017

Kandungan dan Komposisi Green Coffee Leptin

  • Kalsium 70 mg
  • Chromium (chromium dinicotinate Glycinate) 250 mg
  • Propietary Herbal Blend 700 mg
  • Green tea leaf standardized extract (180 mg antioxidant polyphenols
  • Epigallocatechin gallate (EGCG) 90 mg
  • Naturally occurring caffeine 50 mg
  • Asian Panax Ginseng root standardized.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

  • Membantu menahan nafsu makan
  • Membakar lemak2 ditubuh terutama di sekitar perut, paha, dan tangan
  • Membuat lebih awet muda
  • Mencerahkan kulit (terutama bagi yang mempunyai problem jerawat)

Aturan Minum

Diseduh dengan 100 ml air panas sekitar 20 menit sebelum sarapan.

Perhatian

  • Minum 2 liter air dalam sehari
  • Produk ini tidak cocok untuk wanita hamil dan menyusui
  • Untuk usia 15 – 60 tahun
  • Tidak cocok untuk orang yang mempunyai gangguan usus/pencernaan
  • Produk ini tidak dibuat untuk menyembuhan penyakit.
  • Ini bukan kopi tetapi hanya minuman diet organik yang beraroma kopi. Jadi cocok untuk penderita maag.

Kemasan dan Sediaan

Dus, 18 sachets isi 10g dalam 1 box

Harga

Rp 150.000

Sekilas Tentang Calcium

  1. Membentuk dan memperkuat tulang dan gigi.

  2. Membantu menjaga struktur rangka dan fungsinya.

  3. Menjaga kerja jantung tetap sehat.

  4. Berperan penting dalam kontraksi dan relaksasi otot.

  5. Terlibat dalam proses pembekuan darah.


  1. Berperan dalam impuls saraf.

  2. Menjalankan fungsi penting dalam sel.

  3. Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

  4. Menghindari kanker kolon dan rektum.

  5. Menurunkan risiko darah tinggi atau hipertensi.

Sumber: susu, yoghurt, keju, sayuran hijau (bayam, kale, lobak, sawi hijau, okra, brokoli, dan bok choy), makanan laut (ikan sarden, tongkol, dan salmon), kacang-kacangan dan biji-bijian (kacang tanah, lentil, kedelai, almond, biji chia, dan biji wijen), makanan yang diperkaya kalsium (sereal, roti, oatmeal, hingga jus jeruk).

Sekilas Tentang Panax Ginseng (Ginseng)

Ginseng merupakan salah satu tanaman berkhasiat obat yang telah lama dimanfaatkan di berbagai negara seperti Cina, Korea, Amerika, dan Jepang.

Hampir semua bagian tanaman seperti biji, bunga, daun dan batang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Namun, bagian akar dan umbinya yang paling sering dimanfaatkan. Akar ginseng mengandung berbagai senyawa seperti saponin (panaxosida atau ginsenosida), antioksidan, peptida, polisakarida, asam lemak, glikosida (panaquilon), poliasetilena, pitosterol dan minyak esensial. Selain itu, dalam akar ginseng juga terkandung zat pahit, vitamin B1, dan B2. Zat ginsenosida (triterpenglikosida) berperan dalam memberikan efek adaptogen seperti antistres, antiletih, meningkatkan sistem imun, dan sebagai antioksidan yang kuat.

Sekilas Tentang Chromium

Chromium (nama lain: chromium picolinate atau chromium polynicotinate) merupakan suatu mineral yang dibutuhkan dalam jumlah kecil oleh organ tubuh agar dapat berfungsi dan bekerja dengan baik. Chromium terdiri dari dua bentuk umum yakni chromium trivalen dan chromium heksavalen. Bentuk chromium trivalen merupakan bentuk chromium yang biasa digunakan dalam produk-produk suplemen, sedangkan bentuk heksavalen merupakan racun yang dapat menyebabkan masalah kulit dan kanker paru-paru.

Chromium dibutuhkan untuk mengendalikan kadar gula darah pada orang pradiabetes tipe 1 dan 2. Chromium juga dibutuhkan untuk mengendalikan kadar gula darah pasca penggunaan steroid dan terapi HIV. Chromium juga dibutuhkan oleh para atlet untuk meningkatkan jumlah energi.

Selain itu chromium bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dan lemak darah. Konsumsi 15-200 mcg chromium per hari selama 6-12 minggu dapat menurunkan kadar kolesterol jahat LDL dan meningkatkan HDL (kolesterol baik).

Sekilas tentang obesitas

Obesitas atau kegemukan adalah suatu kondisi medis berupa kelebihan lemak tubuh yang terakumulasi sedemikian rupa sehingga menimbulkan dampak merugikan bagi kesehatan, yang kemudian menurunkan harapan hidup dan/atau meningkatkan masalah kesehatan. Seseorang dianggap menderita kegemukan (obese) bila indeks massa tubuh (IMT), yaitu ukuran yang diperoleh dari hasil pembagian berat badan dalam kilogram dengan kuadrat tinggi badan dalam meter, lebih dari 30 kg/m2.

Kegemukan meningkatkan peluang terjadinya berbagai macam penyakit, khususnya penyakit jantung, diabetes tipe 2, apnea tidur obstruktif, kanker tertentu, osteoartritis dan asma. Kegemukan sangat sering disebabkan oleh kombinasi antara asupan energi makanan yang berlebihan, kurangnya aktivitas fisik, dan kerentanan genetik, meskipun sebagian kecil kasus terutama disebabkan oleh gen, gangguan endokrin, obat-obatan atau penyakit psikiatri. Hanya sedikit bukti yang mendukung pandangan bahwa orang yang gemuk makan sedikit namun berat badannya bertambah karena metabolisme tubuh yang lambat; rata-rata orang gemuk mengeluarkan energi yang lebih besar dibandingkan orang yang kurus karena dibutuhkan energi untuk manjaga massa tubuh yang lebih besar.

Pengaturan diet dan aktivitas fisik masih menjadi tata laksana utama kegemukan. Kualitas asupan dapat diperbaiki dengan mengurangi konsumsi makanan padat energi contohnya makanan yang tinggi lemak dan gula, serta dengan meningkatkan asupan serat. Obat-obatan anti-kegemukan dapat dikonsumsi untuk mengurangi selera makan atau menghambat penyerapan lemak, disertai dengan asupan diet yang tepat. Apabila diet, olahraga, dan obat-obatan belum efektif, maka balon lambung dapat membantu mengurangi berat badan, atau operasi dapat dilakukan untuk mengurangi volume lambung dan/atau panjang usus sehingga dapat memberikan rasa kenyang yang lebih dini dan menurunkan kemampuan penyerapan nutrisi dari makanan.