GP NS

By | Juni 20, 2019 | Farmasi-id.com > Elektrolit > GP NS

Kandungan dan Komposisi GP NS

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi GP NS adalah:

Setiap 500 ml mengandung:

Sodium chloride atau garam atau dalam istilah kimia disebut dengan NaCl adalah suatu mineral dan nutrisi yang secara alami ada di alam dan dapat dijumpai pada buah-buahan, sayuran, dan sebagainya. Sodium chloride memiliki banyak manfaat seperti:

  • Menyerap dan mentransportasikan nutrisi

  • Memelihara tekanan darah

  • Memelihara keseimbangan cairan tubuh

  • Membantu menjaga kesehatan saraf dalam mengirim sinyal

  • Menjaga kesehatan otot

  • mengurangi bakteri pada air liur

Kekurangan sodium chloride dapat mengakibatkan gangguan kesehatan seperti terganggunya keseimbangan hormon, muntah dan diare, penyakit ginjal, dan lain-lain.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan GP NS

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. GP NS adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

  • GP NS digunakan untuk hiponatremia yaitu keadaan dimana pasien mengalami kekurangan jumlah natrium
  • GP NS juga digunakan untuk mengganti natrium dan atau chloride yang hilang dari tubuh
  • Alkalosis metabolik (gangguan asam basa tubuh yang menjurus pada alkali sebagai akibat dari retensi basa)
  • Sebagai pelarut untuk obat yang diberikan dengan infus IV

Kontraindikasi GP NS

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian GP NS dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

GP NS dikontraindikasikan pemberiannya pada pasien dengan hipernatremia (kelebihan kadar natrium) dan hiperkloremia (kelebihan kadar chloride dalam darah).

Efek Samping GP NS

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping GP NS yang mungkin terjadi adalah:

Efek samping yang dapat terjadi akibat pemberian GP NS antara lain demam, abses, nekrosis jaringan atau infeksi pada tempat injeksi, trombosis vena atau hipervolemia, gejala intoleransi garam pasca operasi.

Peringatan dan Perhatian Penggunaan GP NS

  • GP NS tidak untuk penggunaan parenteral
  • Hentikan penggunaan jika sejumlah besar cairan terserap ke dalam sirkulasi darah

Sekilas tentang elektrolit
Elektrolit adalah mineral bermuatan listrik yang ada pada tubuh manusia. Elektrolit bisa ditemukan di dalam darah, keringat, air seni, dan cairan tubuh lainnya. Zat-zat yang disebut sebagai elektrolit, antara lain sodium, potasium, klorin, magnesium, kalsium, dan bikarbonat.

Elektrolit memiliki fungsi untuk menjaga cairan dalam tubuh, menjaga keasaman darah (pH), dan membantu kerja fungsi otot. Keseimbangan elektrolit didalam tubuh dapat membantu kerja otot, darah, dan fungsi tubuh yang lain. Eletrolit yang dibutuhkan tubuh adalah natrium, kalsium, kalium, klorida, fosfat, dan magnesium.

Kadar elektrolit dalam tubuh dapat berubah menjadi terlalu rendah atau terlalu tinggi. Hal ini disebabkan ketika terjadi perubahan jumlah cairan pada tubuh karena dehidrasi atau overhidrasi. Penyebab terjadinya perubahan cairan adalah karena obat-obatan, muntah, diare, berkeringat, atau masalah pada ginjal. Kadar elektrolit yang sering kali berubah adalah kadar natrium, kalium, atau kalsium.

Dosis dan Aturan Pakai GP NS

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai GP NS:

Dosis bersifat individual.

Izin BPOM, Kemasan, dan Sediaan GP NS

Setiap produk obat, suplemen, makanan, dan minuman yang beredar di Indonesia harus mendapatkan izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yaitu suatu Badan Negara yang memiliki fungsi melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana produksi, melakukan pengambilan contoh produk, melakukan pengujian produk, dan memberikan sertifikasi terhadap produk. BPOM juga melakukan pengawasan terhadap produk sebelum dan selama beredar, serta memberikan sanksi administratif seperti dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar, disita untuk dimusnahkan, bagi pihak yang melakukan pelanggaran. Berikut adalah izin edar dari BPOM yang dikeluarkan untuk produk GP NS:

  • DKL1835309249A1, softbag @ 500 ml, infus 9 mg/ml
  • DKL1835309249A1, softbag @ 100 ml, infus 9 mg/ml

Produsen GP NS

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk GP NS:

Gracia Pharmindo

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan GP NS Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan GP NS, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan GP NS?

Jika Anda lupa menggunakan GP NS, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan GP NS Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan GP NS?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan GP NS yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
PT Gracia Pharmindo merupakan suatu perusahaan farmasi ternama yang didirikan pada tahun 2003. Pabrik perusahaan ini berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Perusahaan ini pertama kali mendapatkan sertifikat CPOB atau GMP pada tahun 2004 dan kemudian memproduksi dua jenis produk yakni Grafix dan Mesol. Setelah itu perusahaan ini kembali mendapatkan sertifikat CPOB untuk berbagai produk berikut ini:
  • Antibiotik tablet

  • Non antibiotik tablet

  • Antibiotik kapsul

  • Non antibiotik kapsul

  • Antibiotik sirup

  • Antibiotik sirup kering

  • Non antibiotik sirup

  • Sefalosporin antibiotik kapsul

  • Sefalosporin antibiotik sirup kering

Beberapa jenis produk yang diproduksi oleh perusahaan ini antara lain produk obat-obatan alergi dan sistem imun, antiinfeksi sistemik, hormon kortikosteroid, larutan steril (elektrolit, intravena, dan larutan lainnya), obat dermatologi, dan sebagainya. Beberapa merek produk yang dihasilkan diantaranya Diuvar, Gracivask, Lesvatin, Tranec, Mesol, dan lain-lain.

Kantor pusat perusahaan ini ada di jalan Baranangsiang Komp. ITC Kosambi Blok G-27, Bandung, Jawa Barat
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2019, 20 Juni). GP NS. Diakses pada 15 Agustus 2020, dari https://www.farmasi-id.com/gp-ns/


Format MLA (Modern Language Association)

"GP NS". Farmasi-id.com. 20 Juni 2019. 15 Agustus 2020. https://www.farmasi-id.com/gp-ns/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "GP NS", 20 Juni 2019, <https://www.farmasi-id.com/gp-ns/> [Diakses pada 15 Agustus 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *