Garlic (Sido Muncul)

Farmasi-id.com > Herbal > Herbal Hipertensi > Garlic (Sido Muncul)

By | 25/01/2016

Komposisi :

Ekstrak Alii sativi Bulbus 400 mg terstandarisasi 3,2% Aliin atau setara dengan 3.500 mg garlic segar.

Manfaat :

  • Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
  • Membantu menurunkan kadar kolesterol dan lemak darah.
  • Membantu menurunkan tekanan darah.
  • Menormalkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh serta mencegah penggumpalan dan penyumbatan pembuluh darah.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.

Mekanisme kerja :

  • Menurunkan kadar kolesterol dan lemak darah karena menghambat hidroksimetilglutaril-ko enzim A reduktase yang berperan dalam pembentukan kolesterol, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya hipertensi atau gangguan jantung.
  • Menurunkan tekanan darah karena dapat menurunkan tegangan dinding pembuluh darah dengan cara merelaksasi otot polos, sehingga mengubah tegangan dinding sel otot polos dinding pembuluh darah. Dapat pula memperbesar pembuluh darah perifer, sehingga menurunkan tekanan darah dan memperlancar peredaran darah.
  • Menghambat pembekuan darah.
  • Bersifat sebagai imunostimulator, yang berarti dapat meningkatkan daya tahan tubuh

Keunggulan Garlic :

  • Menggunakan bahan alami terstandarisasi dan kapsul halal.
  • Uji keamanan (uji toksisitas) yang dilakukan oleh tim klinis SidoMuncul terhadap kapsul Garlic menunjukkan dosis sesuai anjuran aman dikonsumsi dalam jangka waktu panjang.
  • Diproduksi di pabrik dengan standar GMP (Good Manufacturing Practice).
  • Dianalisis pada laboratorium yang telah terakreditasi.
  • Terdaftar pada POM. TR. 102314281.
  • Tidak mengandung gula, ragi, penyedap, pewarna, dan zat pengawet.

Aturan minum :

1-2 x sehari @ 1 kapsul sebelum makan atau sesuai petunjuk dokter.

Perhatian :

  • Tidak dianjurkan untuk anak-anak dan wanita hamil/menyusui.
  • Tidak dianjurkan dikonsumsi bersama obat pengencer darah.
  • Konsumsi dalam jumlah besar akan meningkatkan risiko perdarahan pasca operasi.

Kontraindikasi :

Bagi yang sensitif terhadap bawang putih, tekanan darah rendah, gastritis (sakit maag).

Kemasan :

Botol @ 30 kapsul

Harga:

Rp 50.000

Izin:

POM TR. 102 314 281

Produsen:

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul – Kab. Semarang, Jawa Tengah

Sekilas tentang darah tinggi/hipertensi

Hipertensi (HTN) atau tekanan darah tinggi, kadang-kadang disebut juga dengan hipertensi arteri, adalah kondisi medis kronis dengan tekanan darah di arteri meningkat. Peningkatan ini menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk mengedarkan darah melalui pembuluh darah. Tekanan darah melibatkan dua pengukuran, sistolik dan diastolik, tergantung apakah otot jantung berkontraksi (sistole) atau berelaksasi di antara denyut (diastole). Tekanan darah normal pada saat istirahat adalah dalam kisaran sistolik (bacaan atas) 100–140 mmHg dan diastolik (bacaan bawah) 60–90 mmHg. Tekanan darah tinggi terjadi bila terus-menerus berada pada 140/90 mmHg atau lebih.

Hipertensi terbagi menjadi hipertensi primer (esensial) atau hipertensi sekunder. Sekitar 90–95% kasus tergolong "hipertensi primer", yang berarti tekanan darah tinggi tanpa penyebab medis yang jelas. Kondisi lain yang mempengaruhi ginjal, arteri, jantung, atau sistem endokrin menyebabkan 5-10% kasus lainnya (hipertensi sekunder).

Hipertensi adalah faktor risiko utama untuk stroke, infark miokard (serangan jantung), gagal jantung, aneurisma arteri (misalnya aneurisma aorta), penyakit arteri perifer, dan penyebab penyakit ginjal kronik. Bahkan peningkatan sedang tekanan darah arteri terkait dengan harapan hidup yang lebih pendek. Perubahan pola makan dan gaya hidup dapat memperbaiki kontrol tekanan darah dan mengurangi risiko terkait komplikasi kesehatan. Meskipun demikian, obat seringkali diperlukan pada sebagian orang bila perubahan gaya hidup saja terbukti tidak efektif atau tidak cukup dan biasanya obat harus diminum seumur hidup sampai dokter memutuskan tidak perlu lagi minum obat.

Seseorang yang pernah mengalami tekanan darah tinggi, pada kondisi normal dapat saja mengalami tekanan darah kembali dan ini yang harus diwaspadai, banyak kasus stroke terjadi pada saat seseorang lepas obat. Dan banyak orang tidak menyangka bahwa seseorang yang biasanya mengalami tekanan darah rendah suatu kali dapat juga mengalami tekanan darah tinggi. Oleh karena itu pengontrolan tekanan darah secara rutin mutlak dilakukan.
Sekilas tentang penyakit jantung

Penyakit jantung umumnya adalah setiap gangguan yang mempengaruhi jantung. Kadang-kadang istilah “penyakit jantung” digunakan secara sempit sebagai sinonim untuk penyakit arteri koroner. Penyakit jantung dalam arti luas mencakup berbagai jenis penyakit jantung, seperti angina, aritmia, penyakit jantung kongenital, penyakit arteri koroner, kardiomiopati dilatasi, serangan jantung (infark miokard), gagal jantung, kardiomiopati hipertrofik, regurgitasi mitral, prolaps katup mitral, dan stenosis paru.