Gabesco

Farmasi-id.com > Sistem Saraf Pusat > Antikonvulsan > Gabesco

By | 09/05/2017

Kandungan dan Komposisi

Gabapentin 300 mg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

  • Terapi tambahan untuk kejang parsial & kejang parsial dengan generalisasi sekunder pada pasien yang tidak dapatdikendalikan dengan antikonvulsan standar atau intoleran terhadap dosis terapeutik obat tersebut.
  • Untuk terapi kejang parsial sederhana & kompleks, terutama kejang tonik-klonik umum sekunder.

Dosis dan Aturan Pakai

Dewasa & anak > 12 tahun 900-1800 mg/hari. Hari ke-1: 300 mg 1 x sehari. Hari ke-2: 300 mg 2 x sehari. Hari ke-3: 300 mg 3 x sehari. Selanjutnya, dosis dapat ditingkatkan sampai dengan 1200 mg/hari diberikan dalam 3 dosis terbagi. Peningkatan dosis lebih lanjut dapat dilakukan dengan peningkatan sebesar 300 mg/hari, diberikan dalam 3 dosis terbagi. Maksimal: 2400 mg/hari.
Pasien gagal ginjal dengan bersihan kreatinin > 60 ml/menit 400 mg 3 x sehari, 30-60 ml/menit 300 mg 1 x sehari, 15-30 ml/menit 300 mg 1 x sehari, > 15 ml/menit 300 mg tiap 2 hari sekali.
Pasien yang menjalani hemodialisis Awal 300-400 mg/hari. Dosis pemeliharaan: 200-300 mg, berikan 4 jam sesudah hemodialisis.

Interaksi Obat

Gabesco dapat berinteraksi dengan obat dan produk berikut ini:

  • Antacids
  • Balacet
  • Buprenorphine
  • Laam

Efek Samping

  • Agresi
  • Perubahan perilaku
  • Kantuk
  • Pusing
  • Mata berkunang-kunang
  • Berat badan

Kontra Indikasi

Gabesco tidak boleh dikonsumsi jika Anda memiliki kondisi berikut:

  • Mendesak muntah
  • Nyeri otot
  • Sakit perut
  • Hipersensitivitas
  • Kecenderungan bunuh diri
  • Masalah ginjal

Kemasan dan Sediaan

Dus, 10 Strip @ 10 Kapsul 300 mg

Izin BPOM

DKL1202503701A1

Produsen

Dipa Pharmalab Intersains

Sekilas Tentang Antikonvulsan
Antikonvulsan merupakan obat yang berfungsi mencegah, mengurangi, mengatasi serangan kejang.
Sekilas Tentang Dipa Pharmalab Intersains
Sejarah PT. Dipa Pharmalab Intersains berawal dari pendirian PT. Pradja Pharmaceutical Industry yang merupakan suatu perusahaan farmasi yang didirikan oleh Tjipto Pusposuharto pada 1960. Pada awalnya usaha yang didirikan ini hanyalah usaha farmasi rumahan dengan 20 orang karyawan dengan area luas pabrik 350 meter persegi.

Pada 1975, PT. Pradja Pharmaceutical Industry memasarkan produk analisis mikrobiologi dari Oxoid (Thermo Fisher Scientific). Kemudian memasarkan produk analisis biologikal lainnya dari Cutter Lab (Grifols) pada 1976. Karena perkembangan usaha yang pesat, maka pada 1991, Tjipto Pusposuharto mendirikan PT. Dipa Pharmalab Intersains yang pada 2005 membangun pabrik baru di daerah Majalengka, Jawa Barat. Perusahaan ini telah memiliki sertifikat ISO 9001:2000, CPOB, dan lain-lain sehingga produk yang diproduksi memenuhi standar kualitas yang baik. Perusahaan ini telah berpartner dengan beberapa perusahaan farmasi luar negeri seperti Actavis, Genepharm, Korea United Pharma, Medac, Vitrolife, Colenta, Bracco, dan lain-lain.

Produk-produk yang diproduksi oleh PT. Dipa Pharmalab Intersains dikategorikan dalam berbagai jenis antara lain produk farmasi, consumer health, peralatan medis, dan peralatan analisis laboratorium. PT. Dipa Pharmalab Intersains berkantor pusat di Jl. Raya Kebayoran Lama No. 28, Jakarta.