Forta

Farmasi-id.com > Antiinfeksi (Sistemik) > Sefalosporin > Forta

By | 03/10/2018

Kandungan dan Komposisi Forta

Ceftazidime buffered with sodium carbonate.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Septikemia, bakteremia, peritonitis, meningitis, pasien ICU dg problem spesifik (misalnya luka bakar yg terinfeksi),ineksisaluran napas bwh, ISK, kulit & jaringan lunak, tulang & sendi, abdomen & bilier; infeksi yg berhubungan dg hemodialisis, dialisis peritoneal, & CAPD.

Farmakologi

Ceftazidime adalah betalactamase yang sangat stabil untuk klinis yang dihasilkan oleh gram-positif dan gram-negatif, oleh karena itu banyak ampisilin dan strain cephalothin resisten terhadap risiko aktif. Ceftazidime memiliki aktivitas intrinsik yang tinggi secara in-vitro dan bekerja paling sering dalam rentang MIC yang sempit dengan sedikit perubahan MIC pada berbagai tingkat inokulum. Aktivitas in-vitro Cefftazidime dan aminoglikosida dalam kombinasi dapat meningkat, dengan bukti sinergi dalam beberapa strain. In vitro, Ceftazidime aktif terhadap bakteri berikut:

AEROB

Bakteri gram negatif

Pseudomonas aeroginosa, Pseudomonas spp., E. coli, Klebsiella spp (termasuk K. pneumonia), Proteus mirabilis, Proteus vulgaris, Morganella morganii (sebelumnya Proteus morganii), Proteus rettgeri, Providencia spp., Enterobacter spp., Citrobacter spp., Serratia spp., Salmonella spp., Shigella spp., Yersinia enterocolitica., Pasteurella multocida., Acinetobacter spp., Neisseria gonorrhoeae, Neisseria meningitides, Haemophilus influenzae (termasuk strain resisten ampisilin), Haemophilusparainfluenzae (termasuk strain resisten ampisilin)

Bakteri gram positif

Staphylococcus aureus (strain sensitif Methicyllin, Staphylococcus epidermidis (strain sensitif Methicyllin, Micrococcus spp., Streptococcus pyogenes (Streptococci β – hemolitik Grup A), Streptococcus Grup B (S. agalacytiae), Streptococcus pneumonia, Streptococcus mitis, Streptococcus spp (kecuali Streptococcus faecalis )

Anaerob abcteria

Peptococcus spp., Peptostreptococcus spp., Streptococcus spp., Propionibacterium spp., Clostridium perfringens, Fusobacterium spp., Bacteroides spp. (Beberapa strain dari Bacteroides fragilis resisten).

In vitro, Ceftazidime tidak melawan atypical methicillin-resistant Staphylococcus, Streptococcus faecalis dan enterococcus lainnya, Lesteria monocytogenes, Camphylobacter spp. atau Clostridium difficile.

Kontra Indikasi

Hipersensitivitas thd sefalosporin.

Perhatian

Pasien dg reaksi tipe I atau hypersensitivitas thd penisilin. Penggunaan bersama dg golongan aminoglikosida, furosemid. Kurangi dosis pd pasien dg gagal ginjal. Penggunaan jangka panjang. Hamil & laktasi.

Efek Samping

Flebitis atau tromboflebitis (penggunaan IV), nyeri atau inflamasi ssdh inj IM, ruam makulopapular, urtikaria, demam, angioedema, reaksi anafilaksis, diare, mual, nyeri perut, thrush atau kolitis, kandi diasis vaginal, sakit kepala, pusing, parestesia, lelah, perubahan hematologi, hasil tes Coomb positif tanpa hemolisis, trombositosis, peningkatan SGOT/SGPT/LDH/GGT/fosfatase alkalin; peningkatan sementara BUN, urea darah, &/atau kreatinin serum, leukopenia sepintas, neutropenia, trombositopenia, limfositosis.

Interaksi Obat

Aminoglikosida, vankomisin.

Kategori Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil (Menurut FDA)

Kategori B: Studi terhadap reproduksi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin tetapi tidak ada studi terkontrol yang dilakukan terhadap wanita hamil, atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping (selain penurunan fertilitas) yang tidak dikonfirmasikan dalam studi terkontrol pada wanita pada kehamilan trimester 1 (dan tidak ada bukti risio pada trimester selanjutnya).

Dosis dan Aturan Pakai

Dewasa:

1-6 g/hr dlm dosis terbagi.ISK & infeksi yg kurang serius 500 mg atau 1 g tiap 12 jam. Sebagian besar infeksi 1 g tiap 8 jam atau 2 g tiap 12 jam. Infeksi berat terutama pd pasien dg ggn sistem imun, termasuk neutropenia 2 g tiap 8 atau 12 jam. Fibrosis kistik dg infeksi Pseudomonas 100-150 mg/kg/hr dlm dosis terbagi

Anak & bayi:

>2 bln 30-100 mg/kg/hr dlm 2-3 dosis terbagi. Anak dg penyakit fibrokistik, ggn sistem imun tubuh yg terinfeksi, & meningitis Dosis hingga 150 mg/kg/hr Maks: 6 g/hr. Neonatus & anak <2 bln 25-60 mg/kg/hr dlm 2 dosis terbagi.

Kemasan dan Sediaan

Dus, 1 vial @ 1 g + 1 ampul pelarut @ 10 ml, serbuk injeksi 1 g/vial

Izin BPOM

DKL1608023944A1

Produsen

Darya Varia Laboratoria – Indonesia

Pendaftar

Guardian Pharmatama