Flamigra

By | Juli 5, 2021 |

Kandungan dan Komposisi Flamigra

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Flamigra adalah:
Tiap kaplet salut selaput mengandung:
– Kalium Diklofenak 50 mg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Flamigra

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Flamigra adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Pengobatan jangka-pendek pada kondisi akut sebagai berikut:
– Nyeri, inflamasi dan pembengkakan pasca trauma, misal karena keseleo
– Nyeri, inflamasi dan pembengkakan pasca bedah, misal pada pembedahan gigi dan tulang
– Sebagai ajuvan pada nyeri inflamasi berat dari infeksi telingga, hidung, atau tenggorokan, misal faringotonsilitis, otitis. Sesuai dengan prinsip pengobatan umum, penyakit pokoknya harus diobati dengan terapi dasar yang cocok. Demam sendiri bukan suatu indikasi

Kontraindikasi Flamigra

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Flamigra dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:


Hipersensitifitas terhadap zat aktif atau zat-zat tambahan. Seperti obat-obat anti inflamasi non-steroid lainnya (AINS), Flamigra juga dikontra-indikasikan pada pasien dimana serangan asma, urtikaria, atau rhinitis akut yang ditimbulkan oleh asam asetilsalisilat atau obat-obat lain yang mempunyai aktivitas menghambat sintesa prostaglandin

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Flamigra Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan , yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Flamigra?

Jika Anda lupa menggunakan Flamigra, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Flamigra Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Flamigra?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Flamigra yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Efek Samping Flamigra

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Flamigra yang mungkin terjadi adalah:


SALURAN PENCERNAAN :
– Kadang-kadang : Nyeri epigastrium, gangguan pencernaan lainnya seperti mual, muntah, diare, kram perut, dispepsia, kembung, anoreksia.
– Jarang : pendarahan saluran cerna (hematemesis, melena, diare berdarah), tukak lambung atau usus dengan atau tanpa pendarahan atau perforasi.
– Sangat Jarang: Stomatitis aphthae, glositis, luka oesophageal, penyempitan usus “diaphragm-like”; Gangguan usus bawah seperti kolitis hermoragik non-spesifik dan eksaserbasi ulkus kolitis atau penyakit Crohn, konstipasi, pankreatitis.

SYSTEM SARAF PUSAT :
– Parestesia, gangguan memori, depresi, cemas, mimpi buruk
– Kadang-kadang: Sakit kepala, pusing, vertigo.
– Jarang: Perasaan mengantuk.
– Sangat Jarang: Gangguan sensori, termasuk disorientasi, insomnia, iritabilitas, konvulsi, tremor, reaksi psikotik, meningitis aseptik

INDRA KHUSUS :
– Sangat Jarang: gangguan penglihatan (penglihatan kabur, diplopia), gangguan pendengaran, tinitus, gangguan rasa.

KULIT :
– Kadang-kadang: ruam atau erupsi kulit. Jarang: urtikaria.
– Sangat Jarang: bullous eruptions; eksim, eritema multiforme, gejala Stevens-Johnson, gejala Lyell (epidermolisis toksik akut), eritroderma (dermatitis eksfoliatif), rambut rontok, reaksi fotosensitivitas, purpura, termasuk purpura alergik.

GINJAL :
– Jarang: Edema
– Sangat Jarang: Gagal ginjal akut, urinary abnormalities seperti hematuria dan proteinuria, nefritis interstitial, gejala nefrotik, papilary necrosis.

HATI :
– Kadang-kadang: peninggian enzim-enzim serum aminotransferase.
– Jarang: hepatitis dengan atau tanpa jaundice.
– Sangat Jarang: hepatitis fulminan

DARAH :
– Sangat jarang: trombositopenia, leukopenia, anemia hemolitik, anemia aplastik, agranulositosis.

HIPERSENSITIVITAS :
– Jarang: reaksi hipersensitivitas seperti asma, reaksi anafilaktik / anafilaktoid sistemik termasuk hipotensi.
– Sangat Jarang: vaskulitis, pnemonitis

SYSTEM KARDIOVASKULER:
– Sangat jarang: palpitasi, nyeri dada, hipertensi, gagal ginjal kongestif

PERINGATAN:
Pendarahan lambung atau tukak/perforasi dapat terjadi setiap waktu selama pengobatan, dengan atau tanpa gejala-gejala peringatan atau riwayat penyakit sebelumnya. Hal ini mempunyai konsekuensi yang serius pada orang tua. Walaupun jarang apabila timbul pendarahan lambung atau tukak lambung pada pasien yang menerima Flamigra®, obat harus dihentikan. Seperti obat – obat AINS lainnya, reaksi alergi, termasuk reaksi anafilaktik/anafilaktoid, dapat terjadi juga pada keadaan tanpa terpapar sebelumnya dengan obat ini. Seperti AINS lainnya, Flamigra® mungkin menutupi tanda-tanda dan gejala-gejala infeksi karena efek farmakodinamikanya. Perhatian Ketetapan diagnosis dan pengawasan medis yang ketat harus dilakukan pada pasien-pasien dengan keluhan gangguan saluran pencemaan, dengan riwayat tukak lambuhg atau usus, pada pasien dengan ulkus kolitis atau penyakit Crohn, dan pada pasien yang menderita gangguan fungsi hati. Seperti dengan AINS lainnya, nilai satu atau lebih enzim-enzim hati mungkin bertambah. Selama pengobatan jangka panjang dengan Flamigra® pemantauan fungsi hati harus dilakukan sebagai tindakan pencegahan. Jika tes fungsi hati abnormal tetap atau memburuk, jika tanda-tanda atau gejala-gejala klinis konsisten dengan berkembangnya penyakit hati, atau jika menifestasi lainnya terjadi ( misalnya eosinofilia, ruam dan sebagainya ) Flamigra® harus dihentikan. Hepatitis dapat terjadi tanpa gelaja-gejala prodormal. Perhatian harus diberikan jika menggunakan Flamigra® pada pasien-pasien dengan porfiria hati, karena Flamigra® dapat menimbulkan serangan, karena prostaglandin penting untuk mempertahankan” aliran darah pada ginjal, perhatian khusus harus diberikan pada pasien-pasien dengan gangguan fungsi jantung, hipertensi, kondisi-kondisi lainnya yang mempergaruhi retensi cairan, atau gangguan ginjal, pada orang tua, pasien yang diobati dengan diuretika, dan pasien dengan volum deplesi ekstraseluler subtansial dari suatu penyebab, misalnya sebelum atau sesudah pembedahan besar. Pemantauan fungsi dianjurkan sebagai tindakan pencegahan jika menggunakan Flamigra® pada indikasi – indikasi tersebut diatas biasanya hanya diperlukan untuk beberapa hari. Tetapi jika sebaliknya rekomendasi untuk penggunaanya, Flamigra® diberikan dalam jangka waktu lebih lama, dianjurkan untuk melakukan hitung darah. Seperti AINS lainnya, Flamigra® dapat menghambat agregasi platelet secara sementara. Pasien dengan kerusakan hemostasis sebaiknya dipantau secara hati-hati. Perhatian harus diberikan pada orang tua sesuai dengan prinsip-prinsip pengobatan kedokteran. Hal ini terutama dianjurkan untuk menggunakan dosis efektif terkecil pada pasien tua yang lemah atau dengan berat badan rendah.

ATURAN PAKAI:

– Untuk kasus yang lebih berat, dosis dapat ditingkatkan sampai 100-150 mg sehari. sehari
– Pada kasus ringan, juga untuk anak-anak diatas umur 14 tahun, 75-100 mg per hari biasanya cukup.
– Dosis harian umumnya dibagi dalam 2-3 dosis.
– Karena besarnya dosis, tablet Flamigra tidak dianjurkan untuk penggunaan pada anak-anak dibawah umur 14 tahun.
– Sebaiknya diberikan sebelum makan.
– Harus ditelan secara utuh dengan cairan.

CARA PENYIMPANAN:

Simpan pada suhu kamar (25-30)°C

Kemasan, Sediaan, dan Harga Flamigra

Dus @ 5 strip @10 tablet salut enterik. No.Reg: DKL0531109315A1

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *