ENTRON

Farmasi-id.com > Sistem Gastrointestinal & Hepatobilier > Antiemetik > ENTRON

By | 28/08/2018
Produsen Ethica Industri Farmasi
Joint Venture with Fresenius Kabi
KomposisiOndansetron HCl.
IndikasiLihat pada Dosis.
DosisMual & muntah pasca op 8 mg per oral 1 jam sblm pemberian anestesi dilanjutkan dengan 2 dosis dr 8 mg per oral dengan interval tiap 8 jam atau 4 mg secara injeksi IM/IV lambat dosis tunggal. Pencegahan mual & muntah krn kemoterapi Dws Kemoterapi yang sangat emetogenik Awal 8 mg secara injeksi IV lambat selama 15 mnt sblm kemoterapi. Lalu dilanjutkan dengan pemberian infus IV 1 mg/jam sampai 24 jam atau 2 injeksi 8 mg secara IV lambat atau 15 mnt infus tiap 4 jam. Atau: 8 mg secara injeksi IV lambat atau infus IV selama 15 mnt sblm kemoterapi, dilanjutkan dengan pemberian oral 8 mg 2 x/hari selama <5 hari. Mual & muntah yang dipicu oleh radioterapi 8 mg secara oral 3 x/hari, dimulai 1-2 jam sblm radioterapi. Anak >4 thn 5 mg/mL secara IV dalam wkt 15 mnt sblm kemoterapi, dilanjutkan dengan pemberian oral 4 mg tiap 12 jam selama <5 hari.
Pemberian ObatDapat diberikan bersama atau tanpa makanan.
PerhatianHamil trimester 1 & laktasi.
Efek Samping Sakit kepala, konstipasi, rasa panas pada kepala dan epigastrium, sedasi, diare.
Keamanan Kehamilan

B: Studi terhadap reproduksi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin tetapi tidak ada studi terkontrol yang dilakukan terhadap wanita hamil, atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping (selain penurunan fertilitas) yang tidak dikonfirmasikan dalam studi terkontrol pada wanita pada kehamilan trimester 1 (dan tidak ada bukti risio pada trimester selanjutnya).

SediaanKemasan/Harga
Entron FC tablet 8 mg
10’s (Rp160,000/pak)
Entron injeksi 2 mg/mL
5 × 1’s (Rp105,000/boks)
5 × 1’s (Rp180,000/boks)
Sekilas Tentang Obat Antiemetik

Antiemetik adalah obat yang efektif melawan muntah dan mual. Antiemetik biasanya digunakan untuk mengobati mabuk perjalanan dan efek samping analgesik opioid, anestesi umum, dan kemoterapi yang diarahkan melawan kanker. Mereka dapat digunakan untuk kasus gastroenteritis yang parah, terutama jika pasien mengalami dehidrasi.

Beberapa antiemetik yang sebelumnya dianggap menyebabkan cacat lahir, tampaknya aman untuk digunakan oleh wanita hamil dalam pengobatan mual di pagi hari dan hiperemesis gravidarum yang lebih serius.

Berikut adalah beberapa tipe dari obat antiemetik:


    Antagonis reseptor 5-HT3 memblokir reseptor serotonin di sistem saraf pusat dan saluran pencernaan. Dengan demikian mereka dapat digunakan untuk mengobati mual & muntah obat pasca operasi dan sitotoksik. Namun, mereka juga bisa menyebabkan konstipasi atau diare, mulut kering, dan fatigue.

    1. Dolasetron

    2. Granisetron

    3. Ondansetron

    4. Tropisetron

    5. Palonosetron


    ----------------------
    Antagonis dopamin bekerja pada batang otak dan digunakan untuk mengobati mual dan muntah yang berhubungan dengan kanker, penyakit radiasi, opioid, obat sitotoksik, dan anestesi umum. Efek samping termasuk kejang otot dan kegelisahan.

    1. Domperidone

    2. Olanzapine

    3. Haloperidol (terbatas manfaatnya oleh efek samping ekstra-piramidal dan sedatif)

    4. Alizapride

    5. Prochlorperazine

    6. Chlorpromazine (Penggunaan dibatasi oleh sifat penenang)


    ----------------------
    Antagonis reseptor NK1

    1. Aprepitant

    2. Casopitan

    3. Rolapitant


    ----------------------
    dan masih ada tipe-tipe antiemetik yang lain.