Durvik

Farmasi-id.com > Sistem Endokrin & Metabolik > Obat Antidiabetes > Durvik

By | 21/09/2018

Komposisi

Vildagliptin 50 mg/tablet.

Indikasi

  • Diindikasikan sebagai terapi tambahan pada diet dan olahraga untuk meningkatkan kontrol glikemik pada pasien dengan diabetes mellitus tipe-2.
  • Diindikasikan untuk penggunaan monoterapi atau kombinasi dengan metformin, sulfonilurea, atau tiazolidindion di saat diet, olahraga dan agen antidiabetes tunggal tidak dapat mengontrol glikemik secara memadai.

Kontra Indikasi

Hipersensitif terhadap vildagliptin atau bahan tambahan dalam obat. Pasien dengan kerusakan ginjal sedang dan berat. Pasien dengan kerusakan hati.

Peringatan dan Perhatian

Nilai fungsi hati harus dimonitor selama pemakaian obat ini pada interval 3 bulan sepanjang tahun pertama dan dilanjutkan secara periodik. Obat ini tidak boleh digunakan untuk pasien dengan diabetes tipe-1 atau untuk pengobatan ketoasidosis pada diabetes. Tidak direkomendasikan pada pasien dengan masalah intoleransi terhadap galaktosa, defisiensi lactase atau malabsorpsi glukosa-galaktosa. Tidak boleh digunakan pada kehamilan kecuali manfaatnya lebih besar dibandingkan risiko terhadap janin. Tidak boleh digunakan selama menyusui.

Interaksi Obat

Vildagliptin memiliki potensi interaksi obat yang rendah. Tidak ditemukan interaksi klinis yang relevan dengan antidiabetik oral lainnya (glibenclamide, pioglitazone, metformin), amlodipine, digoxin, ramipril, simvastatin, valsartan atau warfarin setelah diberikan bersamaan dengan vildagliptin.

Efek Samping

Monoterapi – Sering: pusing, nasopharyngitis, hipertensi. Kadang: sakit kepala, konstipasi, mual, diare. Terapi kombinasi dengan metformin, sulfonilurea atau tiazolidindion. Sering: sakit kepala, pusing, tremor, asthenia.

Dosis

Monoterapi: dosis harian yang direkomendasikan adalah 50 mg atau 100 mg. Terapi kombinasi bersama metformin atau TZKategori D: dosis harian yang direkomendasikan adalah 50 mg atau 100 mg. Terapi kombinasi bersama SU: 50 mg per hari. Dosis 50 mg diberikan sekali sehari di pagi hari. Dosis 100 mg diberikan dalam dosis terbagi 50 mg pada pagi dan malam hari. Obat ini tidak direkomendasikan untuk pasien dengan kerusakan hati, termasuk pasien yang sebelum diberikan pengobatan memiliki nilai ALT atau AST >2,5 x dari batas atas normal.

Izin BPOM, Kemasan, dan Sediaan

  • DKL1831610510A1, Drum, 45000-55000 tablet 50 mg
  • DKL1831610510A1, Dus, 3 strip @ 10 tablet 50 mg

Produsen

Novartis Pharma AG – Switzerland

Pendaftar 

Sandoz Indonesia

Sekilas Tentang Diabetes
Diabetes merupakan kondisi di mana tubuh tidak dapat memproduksi insulin dengan benar. Hal ini menyebabkan meningkatnya kadar glukosa dalam darah. Diabetes yang umum terjadi adalah diabetes Tipe 1 dan tipe 2.

Pada diabetes Tipe 1 pankreas tidak dapat memproduksi insulin sedangkan pada diabetes tipe 2 pankreas dapat membuat insulin tapi dalam kadar yang tidak cukup banyak. Ini menyebabkan tubuh tidak mendapatkan insulin secara optimal. Meningkatnya kadar gula dalam darah akan membuat penderita diabetes sering merasa haus atau lapar dan juga sering buang air kecil.

Antidiabetes merupakan obat yang mengontrol tingkat glukosa (gula) dalam darah pada penderita diabetes.

Informasi lengkap mengenai diabetes dapat Anda baca di sini.