Diazepam

By | Maret 12, 2021 | Farmasi-id.com > Sistem Saraf Pusat > Ansiolitik > Diazepam

Kandungan dan Komposisi Diazepam

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Diazepam adalah:

Diazepam

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Diazepam

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Diazepam adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Diazepam digunakan untuk mengatasi kecemasan, efek samping alkohol, dan kejang. Obat ini juga digunakan untuk menenangkan otot yang kejang dan membius pasien sebelum melakukan operasi.

Diazepam bekerja dengan memberikan efek tenang di otak dan sistem saraf pusat. Obat ini dikenal juga dengan nama valium. Dosis yang diberikan tergantung dari dokter. Dokter akan melihat kondisi dan respon tubuh Anda ketika mendapat terapi menggunakan obat ini.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Diazepam Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan , yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Diazepam?

Jika Anda lupa menggunakan Diazepam, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Diazepam Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Diazepam?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Diazepam yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Efek Samping Diazepam

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Diazepam yang mungkin terjadi adalah:

  • Mengantuk
  • Pusing
  • Mudah lelah
  • Konstipasi
  • Pandangan kabur
  • Mood atau suasana hati mudah berubah
  • Halusinasi
  • Libido turun
  • Gemetar

Perhatian Penggunaan Diazepam

Beritahu dokter jika Anda memiliki masalah pada mata seperti glaucoma, susah nafas ketika tidur, ataupun gangguan pada otot. Obat ini dapat menyebabkan kantuk, jangan mengemudi, menggunakan alat mesin, ataupun melakukan aktifitas yang berbahaya bagi diri sendiri setelah menggunakan obat ini.

Obat ini tidak direkomendasikan bagi ibu hamil karena dapat menyebabkan efek negatif pada janin. Ibu yang sedang menyusui hendaknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi Obat Diazepam

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Diazepam antara lain:

Obat ini sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan obat jenis fluvoxamine dan sodium oxybate karena dapat mengakibatkan efek samping yang cukup fatal.

Beritahu dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain seperti obat antidepresi, cimetidine, clozapine, disulfiram, kava, levodopa, dan omeprazole.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *