CYCLOPHOSPHAMIDE

Kandungan, Indikasi, Efek Samping, Kontra, Interaksi, Dosis, Obat Apa | FARMASI-ID.COM > Onkologi > CYCLOPHOSPHAMIDE

Deskripsi

  • Obat ini adalah obat kemoterapi yang bekerja memperlambat atau bahkan menghentikan pertumbuhan sel. Obat ini digunakan untuk mengobati berbagai jenis kanker.
  • Cyclophosphamide juga berfungsi untuk melemahkan respon sistem imun terhadap beberapa penyakit. Obat ini juga digunakan untuk mengobati beberapa penyakit ginjal pada anak-anak jika pengobatan lain tidak berfungsi maksimal.
  • Kegunaan lain: Bagian ini memuat penggunaan obat ini yang tidak tercantum dalam label yang sudah disetujui, namun mungkin saja diresepkan oleh ahli kesehatan Anda. Gunakan obat ini untuk kondisi yang tercantum di bawah hanya jika sudah diresepkan oleh dokter dan ahli kesehatan Anda.
  • Obat ini juga dapat diguakan untuk mengobati penyakit lupus dan rheumatoid arthitis dan untuk mencegah penolakan transplantasi organ.

Dosis

Dewasa:

Dosis untuk penderita penyakit parah

Pengobatan intravena: Jika digunakan sendiri, dosis awal untuk pasien tanpa hematologi antara 40 smapai 50 mg/kg, yang biasanya dikonsumsi dalam 2 sampai 5 hari atau 10 sampai 15 mg/kg yang dionsumsi dalam 7 sampai 10 hari, atau 5mg/kg dua kali seminggu.

Obat oral: 1-8 mg/kg per hari selama dosis awal

Dosis untuk penderita Kanker Rahim

Dosis  untuk pengobatan Kanker Rahim Epitel:

600 mg/m2 intravena di hari pertama dengan mengombinasikan dengan carboplatin atau cisplatin.

Lakukan setiap 28 hari

Dosis untuk penderita Myeloma

(Dikombinasikan dengan pengobatan kemoterapi lain yang terbagi dalam M2)

10 mg/kg IV di hari pertama

Anak-anak:

Dosis pediatrik standar untuk penderita penyakit parah

Pengobatan intravena: Jika digunakan sendiri, dosis awal untuk pasien tanpa hematologi antara 40 sampai 50 mg/kg, yang biasanya dikonsumsi dalam 2 sampai 5 hari atau 10 sampai 15 mg/kg yang dikonsumsi dalam 7 sampai 10 hari, atau 5mg/kg dua kali seminggu.

Obat oral: 1-8 mg/kg per hari selama dosis awal

Dosis pediatrik untuk penderita sindrom nefrotik

Dosis yang dianjurkan 2.5 – 3 mg/kg per hari secara oral selama 60 sampai 90 hari.

Pemberian Obat

  • Konsumsi obat ini secara oral sesuai petunjuk dokter Anda. Dosis obat tergantung pada kondisi kesehatan, berat badan, dan respon tubuh Anda terhadap obat, serta pengobatan lain yang Anda lakukan (seperti pengobatan kemoterapi lain atau pengobatan radiasi). Pastikan dokter dan apoteker Anda tahu semua jenis produk yang Anda konsumsi (obat beresep atau tidak dan obat herbal).
  • Selama mengonsumsi obat ini, Anda diharuskan mengonsumsi banyak cairan dibanding biasanya dan buang air kecil secara teratur untuk mencegah gagal ginjal atau kantung kemih. Tanyakan pada dokter seberapa banyak Anda harus minum air putih setiap hari dan pastikan Anda mengikuti petunjuk penggunaan dengan benar.
  • Jika Anda mengonsumsi kapsul, telan seluruhnya. Jangan membuka, mengunyah, atau menghancurkannya. Jika secara tidak sengaja terjadi kontak dengan kapsul yang rusak, cucilah tangan Anda segera.
  • Karena obat ini dapat diserap oleh kulit dan paru-paru, obat ini kemungkinan berisiko untuk bayi yang belum lahir, sehingga wanita hamil atau yang berencana hamil sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat ini dalam bentuk apapun.
  • Jangan pernah meningkatkan dosis obat tanpa izin dari dokter Anda karena kondisi anda bisa jadi akan membaik dan kemungkinan bisa terjadi efek samping yang serius.

Efek Samping

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini:

  • Feses atau urin yang Anda keluarkan berdarah, atau perih saat mengeluarkan feses atau urin.
  • Muka pucat, tubuh lemah, detak jantung tidak stabil, dan susah konsentrasi
  • Nyeri dada, batuk kering, dan susah bernapas
  • Demam, sakit tenggorokan, dan muncul gejala flu
  • Memar dan terjadi perdarahan yang tidak normal (di hidung, mulut, vagina dan anus), kulit berwarna ungu atau memerah
  • Sakit kepala yang parah dan muntah, tubuh melemah
  • Sakit kuning (mata atau kulit menguning)
  • Reaksi kulit yang parah – demam, sakit tenggorokan, pembengkakan pada wajah, lidah, mata perih, kulit terbakar, kemudian kulit berwarna merah atau ungu lalu menyebar kemudian terkelupas.

Efek samping lainnya termasuk:

  • Mual, kehilangan nafsu makan, sakit perut dan diare;
  • Rambut rontok;
  • Luka tidak sembuh-sembuh;
  • Siklus haid yang tidak teratur;
  • Perubahan warna kulit; atau
  • Perubahan kuku

Tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Ini adalah keputusan yang harus dibuat oleh Anda dan dokter Anda. Untuk meminum obat ini, perhatikan hal berikut:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksama.

Anak-anak

Obat ini telah diuji coba pada anak-anak dan belum menunjukkan efek samping atau masalah dibandingkan dengan uji-coba pada orang dewasa.

Lansia

Obat ini belum diuji coba secara khusus pada orang tua, sehingga belum ada informasi yang jelas mengenai efek samping yang spesifik. Meskipun belum ada informasi yang jelas, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda.

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Chickenpox (cacar) atau
  • Herpes (shingles) – Risiko yang parah dapat memengaruhi bagan tubuh lain.
  • Gout, atau
  • Batu ginjal – Cyclophosphamide kemungkinan dapat meningkatkan kadar asam urat di tubuh yang menyebabkan asam urat atau gagal ginjal.
  • Infeksi – Melemahkan pertahanan tubuh melawan infeksi.
  • Sakit ginjal – Cyclophosphamide dapat meningkatkan terjadinya efek samping.
  • Sakit liver – Cyclophosphamide dapat meningkatkan terjadinya efek samping.
  • Pelepasan kelenjar adrenal – Zat beracun dari obat ini dapat meningkat, penyesuaian dosis sangat diperlukan.
  • Akumulasi sel tumor – Tumor dapat berisiko terhadap sumsum tulang karena dosis Cyclophosphamide yang tinggi.

Keamanan enggunaan Pada Wanita Hamil

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori D menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Interaksi Obat

Mengonsumsi obat ini dengan obat di bawah ini dapat meningkatkan risiko efek sampingnya, namun pada beberapa kasus, kombinasi dua obat ini mungkin merupakan pengobatan terbaik. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

Mengonsumsi obat ini dengan obat di bawah ini dapat meningkatkan risiko efek sampingnya, namun pada beberapa kasus, kombinasi dua obat ini mungkin merupakan pengobatan terbaik. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Adenovirus Vaccine Type 4, Live
  • Adenovirus Vaccine Type 7, Live
  • Allopurinol
  • Amprenavir
  • Atazanavir
  • Bacillus of Calmette and Guerin Vaccine, Live
  • Boceprevir
  • Carbamazepine
  • Ceritinib
  • Cobicistat
  • Cyclosporine
  • Darunavir
  • Doxorubicin
  • Doxorubicin Hydrochloride Liposome
  • Eslicarbazepine Acetate
  • Etanercept
  • Fosamprenavir
  • Fosphenytoin
  • Hydrochlorothiazide
  • Indinavir
  • Influenza Virus Vaccine, Live
  • Lopinavir
  • Measles Virus Vaccine, Live
  • Mumps Virus Vaccine, Live
  • Nelfinavir
  • Nevirapine
  • Nilotinib
  • Nitisinone
  • Pentostatin
  • Phenytoin
  • Ritonavir
  • Rubella Virus Vaccine, Live
  • Saquinavir
  • Siltuximab
  • Smallpox Vaccine
  • St John’s Wort
  • Tamoxifen
  • Telaprevir
  • Tipranavir
  • Trastuzumab
  • Typhoid Vaccine
  • Varicella Virus Vaccine
  • Warfarin
  • Yellow Fever Vaccine

Mengonsumsi obat ini dengan obat di bawah ini dapat meningkatkan risiko efek sampingnya, namun pada beberapa kasus, kombinasi dua obat ini mungkin merupakan pengobatan terbaik. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Ondansetron
  • Thiotepa

Kemasan dan Sediaan

Cara Penyimpanan

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Nama Generik

Cyclophosphamide

Nama Brand

Endoxan, Cyclophosphamide Kalbe dan Cyclovid.