Burnazin Plus

Farmasi-id.com > Kulit > Antibiotik Topikal > Burnazin Plus

By | 15/05/2018

Kandungan

Hyaluronic acid 2 mg, silver sulfadiazine 10 mg.

Indikasi

Penanganan untuk lesi kulit terutama pada yang berisiko tinggi infeksi. Melapisi luka akut & kronis (luka bakar derajat 1 & 2; ulkus vaskular & metabolik & luka tekan). Memberikan kondisi yang lembab dan bebas mikroba untuk luka. Membantu mencegah infeksi pada luka yang terinfeksi dan tidak terinfeksi.

Kontra Indikasi

Hipersensitivitas. Defisiensi G6PD. Gagal hati atau ginjal. Hamil. Bayi.

Perhatian 

Hindari kontak langsung pembungkus dengan luka. Hindaripaparan sinar matahari pada area yang sedang dalam perawatan. Anak.

Efek Samping

Gagal ginjal, hepatitis toksik, agranulositosis, trombositopenia, leukopenia.

Interaksi Obat

Disinfektan mengandung garam ammon kuaterner atau enzim proteolitik yang diaplikasikan secara lokal.

Dosis

Setelah membersihkan dan debridisasi luka, aplikasikan lapisan tipis pada permukaan luka1-2x/hr, tergantung pada tingkat keparahan luka hingga penyembuhan sempurna. Tutupi dengan perban steril.

Kemasan dan Sediaan

Krim 25 mg.

Produsen

Fidia

Sekilas tentang antibiotik topikal

Antibiotika adalah segolongan molekul, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi, meskipun dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi terhadap mutan atau transforman. Antibiotika bekerja seperti pestisida dengan menekan atau memutus satu mata rantai metabolisme, hanya saja targetnya adalah bakteri molekul. Antibiotika berbeda dengan desinfektan karena cara kerjanya. Desinfektan membunuh kuman dengan menciptakan lingkungan yang tidak wajar bagi kuman untuk hidup.

Antibiotik tidak efektif menangani infeksi akibat virus, jamur, atau nonbakteri lainnya, dan setiap antibiotik sangat beragam keefektifannya dalam melawan berbagai jenis bakteri. Ada antibiotika yang membidik bakteri gram negatif atau gram positif, ada pula yang spektrumnya lebih luas. Keefektifannya juga bergantung pada lokasi infeksi dan kemampuan antibiotik mencapai lokasi tersebut.

Antibiotik topikal merupakan antibiotik yang pemberiannya diterapkan ke kulit, seperti dengan krim, gel, atau salep.
Sekilas Tentang Antibiotik
Antibiotika adalah segolongan molekul, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi, meskipun dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi terhadap mutan atau transforman. Antibiotika bekerja seperti pestisida dengan menekan atau memutus satu mata rantai metabolisme, hanya saja targetnya adalah bakteri molekul. Antibiotika berbeda dengan desinfektan karena cara kerjanya. Desinfektan membunuh kuman dengan menciptakan lingkungan yang tidak wajar bagi kuman untuk hidup.

Antibiotik tidak efektif menangani infeksi akibat virus, jamur, atau nonbakteri lainnya, dan setiap antibiotik sangat beragam keefektifannya dalam melawan berbagai jenis bakteri. Ada antibiotika yang membidik bakteri gram negatif atau gram positif, ada pula yang spektrumnya lebih luas. Keefektifannya juga bergantung pada lokasi infeksi dan kemampuan antibiotik mencapai lokasi tersebut.

Antibiotika oral (diberikan lewat mulut) mudah digunakan dan antibiotika intravena (melalui infus) digunakan untuk kasus yang lebih serius. Antibiotika kadang kala dapat digunakan setempat, seperti tetes mata dan salep.

Informasi lengkap mengenai antibiotik dapat Anda baca di sini.