Boron Kapsul

By | Juni 5, 2021 |

Daftar Isi

Boron adalah unsur yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah sangat kecil. Boron adalah sejenis mineral yang bisa ditemukan di makanan (sayuran hijau, buah-buahan, kacang) dan lingkungan (lautan, batuan, tanah, dan tumbuhan). Boron membantu tubuh dalam memanfaatkan glukosa, lemak, estrogen, dan kelompok mineral lainnya seperti kalsium, tembaga, dan magnesium.

Boron dapat ditemukan dalam suplemen atau vitamin yang dikonsumsi untuk kesehatan tulang dan mengobati osteoartritis.

Tentang Boron

Jenis obat

Kelompok obat vitamin dan mineral

Golongan

Obat bebas

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Boron Kapsul

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Boron Kapsul adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

  • Memelihara kesehatan tulang dan menurunkan risiko osteoporosis
  • Suplemen kalsium selama hamil, laktasi, masa pertumbuhan anak, dan kondisi patah tulang
  • Terapi penunjang osteoporosis

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Bentuk obat

Kapsul

Peringatan Penggunaan Boron Kapsul

  • Bagi wanita hamil atau sedang merencanakan kehamilan atau menyusui, tanyakan pada dokter sebelum mengonsumsi obat ini, pemakaian tidak sesuai dosis bisa menyebabkan cacat lahir
  • Konsumsi atau pemakaian obat melebihi batasan maksimal bisa menyebabkan keracunan, seperti inflamasi dan pengelupasan kulit, tremor, kejang, sakit kepala, depresi, diare, dan muntah
  • Harap berhati-hati dalam mengonsumsi obat ini jika Anda memiliki kondisi yang sensitif terhadap peningkatan hormon seperti kanker payudar4, kanker rahim, kanker ovarium, fibroid pada rahim, endometriosis
  • Jika Anda menderita penyakit ginjal, jangan mengonsumsi obat ini
  • Pria yang mengonsumsi boron dalam dosis tinggi dan pada jangka panjang bisa mengurangi kesuburan pada pria
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter atau pergi ke rumah sakit terdekat

sekilas tentang vitamin dan mineral
Vitamin (bahasa Inggris: vital amine, vitamin) adalah sekelompok senyawa organik berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme setiap organisme, yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh.

Nama ini berasal dari gabungan kata bahasa Latin vita yang artinya "hidup" dan amina (amine) yang mengacu pada suatu gugus fungsi yang memiliki atom nitrogen (N), karena pada awalnya vitamin dianggap demikian. Kelak diketahui bahwa banyak vitamin yang sama sekali tidak memiliki atom N. Dipandang dari sisi enzimologi (ilmu tentang enzim), vitamin adalah kofaktor dalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh enzim. Pada dasarnya, senyawa vitamin ini digunakan tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang secara normal.

Terdapat 13 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik. Vitamin tersebut antara lain vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, dan folat). Walau memiliki peranan yang sangat penting, tubuh hanya dapat memproduksi vitamin D dan vitamin K dalam bentuk provitamin yang tidak aktif. Sumber berbagai vitamin ini dapat berasal dari makanan, seperti buah-buahan, sayuran, dan suplemen makanan.

Vitamin memiliki peranan spesifik di dalam tubuh dan dapat pula memberikan manfaat kesehatan. Bila kadar senyawa ini tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami suatu penyakit. Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika kebutuhan ini diabaikan maka metabolisme di dalam tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Gangguan kesehatan ini dikenal dengan istilah avitaminosis. Contohnya adalah bila kita kekurangan vitamin A maka kita akan mengalami kerabunan. Di samping itu, asupan vitamin juga tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan metabolisme pada tubuh.

Mineral adalah unsur atau elemen seperti tembaga, besi, kalsium, kalium, dll yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah tertentu (sering dalam jumlah kecil). adalah unsur kimia yang diperlukan sebagai nutrisi penting oleh organisme untuk melakukan fungsi yang diperlukan untuk kehidupan. Namun, empat elemen struktural utama dalam tubuh manusia berdasarkan berat (oksigen, hidrogen, karbon, dan nitrogen), biasanya tidak termasuk dalam daftar mineral nutrisi utama (nitrogen dianggap sebagai "mineral" untuk tanaman, seperti yang sering dimasukkan dalam pupuk). Keempat elemen ini menyusun sekitar 96% dari berat tubuh manusia, dan mineral utama (makromineral) dan mineral minor (juga disebut elemen jejak) menyusun sisanya.

Mineral, sebagai unsur, tidak dapat disintesis secara biokimia oleh organisme hidup. Tumbuhan mendapatkan mineral dari tanah. Sebagian besar mineral dalam makanan manusia berasal dari makan tumbuhan dan hewan atau dari air minum. Sebagai sebuah kelompok, mineral adalah salah satu dari empat kelompok nutrisi penting, yang lain adalah vitamin, asam lemak esensial, dan asam amino esensial. Lima mineral utama dalam tubuh manusia adalah kalsium, fosfor, kalium, natrium, dan magnesium. Semua elemen yang tersisa dalam tubuh manusia disebut "elemen jejak". Elemen jejak yang memiliki fungsi biokimia spesifik dalam tubuh manusia adalah belerang, besi, klorin, kobalt, tembaga, seng, mangan, molibdenum, yodium dan selenium.

Sebagian besar unsur kimia yang dicerna oleh organisme adalah dalam bentuk senyawa sederhana. Tumbuhan menyerap unsur-unsur terlarut dalam tanah, yang selanjutnya dicerna oleh herbivora dan omnivora yang memakannya, dan unsur-unsur tersebut bergerak ke atas rantai makanan.

Dosis dan Aturan Pakai Boron Kapsul

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Boron Kapsul:

Boron

Jumlah boron yang dibutuhkan oleh tubuh biasanya sudah bisa didapatkan melalui konsumsi makanan bervariasi dan berimbang. Dosis harian dalam mengonsumsi suplemen boron adalah 6 mg per hari atau kurang dari itu.

Batas maksimal dalam mengonsumsi boron dalam satu hari adalah 20 mg untuk dewasa. Untuk remaja 14-18 tahun, batas maksimal konsumsi boron adalah 17 mg per hari.

Sedangkan untuk anak usia 9-13 tahun, batas maksimalnya 11 mg per hari. Anak usia 4-8 tahun, batas maksimalnya 6 mg per hari. Dan untuk usia 1-3 tahun, batas maksimalnya 3 mg per hari.

Mengonsumsi Boron dengan Benar

Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi boron.

Obat ini aman dikonsumsi oleh orang dewasa dan anak-anak selama masih di bawah batas maksimal konsumsi obat yang dianjurkan.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi boron, disarankan segera mengonsumsinya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis boron pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Boron

Boron umumnya aman dan tidak menyebabkan efek samping selama di konsumsi dalam batas yang dianjurkan. Mengonsumsi terlalu banyak boron bisa menurunkan tingkat kesuburan pria.

Jika melebihi dosis yang disarankan, efek keracunan, seperti peradangan dan inflamasi kulit, tremor, kejang-kejang, lemah, sakit kepala, diare, muntah-muntah, dan depresi bisa terjadi.

Jika efek samping terjadi secara berkepanjangan, mengganggu aktivitas, atau Anda mengalami reaksi alergi, segera temui dokter atau datangi rumah sakit terdekat.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *