Berotec

By | Mei 18, 2020 | Farmasi-id.com > Sistem Pernapasan > Preparat Antiasma & PPOK > Berotec

Kandungan dan Komposisi Berotec

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Berikut adalah kandungan dan komposisi dari Berotec:

Fenoterol HBr.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Berotec

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Berikut ini indikasi dari Berotec:

Lihat pada Dosis.

Kontraindikasi Berotec

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Berotec dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Kardiomiopati obstruksi hipertrofi, takiaritmia.

Perhatian Penggunaan Berotec

DM yang tak terkontrol, infark miokard yang blm lama tjd, penyakit jantung organik atau gangguan vaskular yang berat, hipertiroid, feokromositoma, peruburukan dispnea akut yang cepat. Hamil trimester 1, laktasi. Penggunaan jangka panjang perlu dievaluasi untuk menentukan diperlukannya tambahan obat antiinflamasi. Monitor kadar kalium serum. Lar inhalasi: Tirotoksikosis, insufisiensi miokard, angina, disaritmia, hipertensi, stenosis aorta subvalvular hipertrofi.

Efek Samping Berotec

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin dapat terjadi setelah pemberian Berotec:

Tremor halus pada otot rangka, gugup, sakit kepala, pusing, takikardi, palpitasi, batuk, iritasi lokal; mual, muntah, berkeringat, otot lemah, mialgia, kram otot. Hipokalemia serius pdt diakibatkan oleh terapi agonis β2.

Interaksi Obat Berotec

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Berotec antara lain:

Efek diperkuat oleh obat β-adrenergik, antikolinergik, derivat xantin. Penurunan efek yang serius dapat terjadi jika diberikan bersama penyekat β. Perhatian hrs diberikan jika obat ini diberikan bersama dengan MAOI, antidepresan trisiklik. Inhalasi dari anestesi hidrokarbon terhalogenasi dapat meningkatkan kerentanan terhadap efek KV oleh agonis β.

Dosis dan Aturan Pakai Berotec

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Berotec:

Inhaler Episode asma akut 1 semprot, jika belum ada perbaikan sesudah 5 mnt, berikan dosis ke-2. Jika serangan asma tidak dapat diatasi dengan 2 semprot, dosis mungkin perlu ditambah. Pencegahan asma yang dipicu oleh aktivitas fisik 1-2 semprot, maks: 8 semprot/hari. Asma bronkial & keadaan lain dengan penyempitan saluran nafas yang reversibel bila diperlukan pengulangan dosis, 1-2 semprot untuk tiap pemberian, maks 8 semprot/hari. Lar inhalasi Dws (termasuk lanjut usia) & anak >12 thn Episode asma akut 0.5 mL (10 tetes). Pd kasus berat, pemberian dosis lebih tinggi: 1-1.25 mL (20-25 tetes) mungkin diperlukan. Pencegahan asma yang dipicu oleh aktivitas fisik 0.5 mL (10 tetes) tiap x pemberian, s/d 4 x/hari. Asma bronkial & kondisi lainnya yang disertai penyempitan saluran nafas reversibel Jika diperlukan pengulangan dosis 0.5 mL (10 tetes)/x sampai 4 x/hari. Anak 6-12 thn Episode asma akut 0.25-5 mL (5-10 tetes). Pd kasus berat, dapat diberikan s/d 1 mL (20 tetes). Pencegahan asma yang dipicu oleh aktivitas fisik 0.5 mL (10 tetes)/x, sampai 4 x/hari. Asma bronkial & kondisi lainnya yang disertai penyempitan saluran nafas reversibel Jika diperlukan pengulangan dosis: 0.5 mL (10 tetes)/x, sampai 4 x/hari. Anak <6 tahun (BB<22 kg) 50 mcg/kg BB/dosis atau 5-20 tetes/dosis berikan s/d 3 x/hari.

Sediaan, Kemasan, Harga Berotec

  • Berotec inhalation soln 0.1 %, 50 mL x 1’s (Rp207,020/canister)
  • Berotec MDI 100 mcg/puff, 10 mL x 1’s (Rp123,860/canister)

Produsen Berotec

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Berotec:

Boehringer Ingelheim

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Berotec Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Berotec, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Berotec?

Jika Anda lupa menggunakan Berotec, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Berotec Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Berotec?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Berotec yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 18 Mei). Berotec. Diakses pada 28 Mei 2020, dari https://www.farmasi-id.com/berotec/


Format MLA (Modern Language Association)

"Berotec". Farmasi-id.com. 18 Mei 2020. 28 Mei 2020. https://www.farmasi-id.com/berotec/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Berotec", 18 Mei 2020, <https://www.farmasi-id.com/berotec/> [Diakses pada 28 Mei 2020]


Bagikan ke Rekan Anda