Atomoxetine

Farmasi-id.com > Sistem Saraf Pusat > Obat SSP Golongan Lain & Obat ADHD > Atomoxetine

By | 19/01/2015

Atomoxetine merupakan obat non-stimulan yang disetujui oleh FDA (Food and Drug Administration) Amerika untuk diberikan sebagai terapi bagi pasien-pasien dengan ADHD (Attention-deficit/hyperactivity disorder). Atomoxetine merupakan satu-satunya obat yang disetujui pemberiannya oleh FDA untuk diberikan sebagai terapi bagi pasien-pasien ADHD dewasa. Atomoxetine merupakan penghambat transpor norepinefrin yang bekerja secara spesifik pada jalur noradrenergik. Mekanismenya dalam mengontrol gejala-gejala ADHD diperkirakan terjadi melalui penghambatan norepinefrin presinaptik.

Sebuah penelitian meneliti efek terapi atomoxetine jangka panjang pada pasien-pasien dengan ADHD. Hasil penelitian ini melaporkan hasil penelitian dari terapi selama 4 tahun. Penelitian tersebut melibatkan data-data dari 384 pasien. Efektifitas terapi diukur berdasarkan Conners’ Adult ADHD Rating Scale. Selain itu efek samping dan tanda-tanda vital juga dimonitor.

Hasil penelitian memperlihatkan bahwa gejala ADHD total menurun 30,2% (p < 0,001) selama terapi menggunakan atomoxetine. Selain itu juga terjadi perbaikan dalam penilaian Sheehan Disability Scale Total score, yang mengalami perbaikan 25,3% (p < 0,001). Efek Samping yang teramati terutama merupakan efek samping yang sudah diperkirakan, yaitu efek samping yang berhubungan dengan gejala noradrenergik. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa pemberian atomoxetine jangka panjang pada pasien-pasien ADHD efektif, aman dan ditoleransi dengan baik oleh pasien.

Kesimpulan atomoxetine jangka panjang pada pasien-pasien ADHD efektif, aman dan ditoleransi dengan baik.

Sekilas Tentang Penyakit ADHD

ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) adalah gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motorik anak-anak hingga menyebabkan aktivitas anak-anak yang tidak lazim dan cenderung berlebihan. Hal ini ditandai dengan berbagai keluhan perasaan gelisah, tidak bisa diam, tidak bisa duduk dengan tenang, dan selalu meninggalkan keadaan yang tetap seperti sedang duduk, atau sedang berdiri. Beberapa kriteria yang lain sering digunakan adalah suka meletup-letup, aktivitas berlebihan, dan suka membuat keributan; sindrom (sekelompok gejala atau tanda-tanda) yang biasanya ditandai dengan kesulitan yang serius dan terus-menerus, yang menyebabkan kurangnya fokus perhatian, impulsivitas, dan hiperaktivitas.

Gejala-gejala ADHD berbasis neurologis, pertama kali muncul pada usia dini, dan bersifat kronis dalam banyak kasus. Gejala tidak disebabkan oleh kerusakan saraf, penurunan daya sensorik atau motorik, keterbelakangan mental, atau gangguan emosional.