Atoderm Nourishing Cream / Atoderm Creme

Farmasi-id.com > Kulit > Emolien Pembersih Kulit & Pelindung Kulit > Atoderm Nourishing Cream / Atoderm Creme

By | 11/01/2018

Kandungan dan Komposisi

Mineral oil, glycerin, cetearyl isononanoate, glyceryl stearate, PEG-100 stearate, myreth-3 myristate, steareth-21, cyclopentasiloxane, pentylene glycol, cyclohexasiloxane, acrylates/C10-30 alkyl acrylate acrylate crosspolymer, caprylyl glycol, cetyl alcohol, diNa EDTA, palmitic acid, stearic acid, xylitol, mannitol, rhamnose, Na hydroxide, Na dehydroacetate, xylitylglucoside, anhydroxylitol, niacinamide, glucose, fructooligosaccharides, caprylic/capric triglyceride, ekstrak Laminaria ochroleuca.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Untuk membantu melembabkan kulit wajah dan tubuh yang normal hingga kering wajah pada orang dewasa, anak-anak & bayi.

Dosis dan Aturan Pakai

Oleskan 1-2x/ hr pada kulit, setelah dibersihkan.

Kemasan dan Sediaan

Botol dengan pump 500 ml; Tube 200 ml; Tube 8 ml, krim.

Izin BPOM

NC14170105872

Harga

  • 250 ml: Rp 220.000
  • 500 ml: Rp 360.000

Produsen

Naos Les Laboratories – Cedex 03, France

Importir

PT Dermanesia

Sekilas Tentang Xylitol
Xylitol merupakan gula rendah kalori dengan kadar glikemik rendah. Xylitol diketahui dapat meningkatkan kesehatan gigi, mencegah infeksi telinga, dan sebagai antioksidan. Xylitol digunakan sebagai pengganti gula karena komponennya yang rendah kalori tadi. Banyak produk yang menggunakan xylitol seperti permen karet, pasta gigi, selai roti, dan sebagainya.

Xylitol sering dianggap sebagai gulanya orang diabetes dan zat ini didapat dari proses ekstraksi berbagai macam buah dan sayuran seperti jamur, buah beri, gandum, sekam jagung, dll.

Berikut ini beberapa manfaat dari xylitol:



  1. Pemanis bagi orang diabetes.

  2. Menjaga kesehatan gigi.

  3. Bertindak sebagai antibakteri.

  4. Menjaga kesehatan mulut.

  5. Membantu menurunkan berat badan.

  6. Membantu dalam terapi sinus.

  7. Mengurangi risiko infeksi telinga.

  8. Menambah kepadatan mineral tulang.

  9. Memperlancar kinerja fungsi pencernaan.

  10. Meningkatkan imun tubuh.

Sekilas Tentang Glyceryl Stearate / Glycerol Monostearate
Glyceryl Stearate atau dikenal juga dengan sebutan glyceryl/glycerol monostearate (GMS) adalah suatu zat asam lemak yang bersumber dari minyak sayur, minyak kacang kedelai, minyak kelapa, dan sebenarnya tubuh manusia juga dapat menghasilkan asam lemak ini. Glyceryl Stearate dapat terbentuk ketika glyceryl dan stearic acid selesai menjalani proses esterifikasi.

Fungsi dari glyceryl stearate adalah menjaga kadar air pada kulit dan menjaganya agar tetap terhidrasi. Cara kerjanya yakni dengan memicu emolien untuk membentuk lapisan pelindung pada permukaan kulit. Manfaat lainnya dari zat ini adalah menjaga kelembaban kulit, melembutkan kulit, memiliki efek antioksidan, dan membantu melindungi kulit dari radikal bebas.

Glyceryl stearate banyak digunakan dalam berbagai produk kosmetik dan perawatan kulit karena selain memiliki manfaat bagi kulit, zat ini juga mampu menyeimbangkan pH produk, mencegahnya menjadi terlalu asam atau basa, menjaga agar tahan lama, mencegah produk dari pembekuan, meningkatkan ketahanan produk dari paparan cahaya, menjaga tekstur produk lotion dan cream tetap halus dan lembut. Beberapa produk yang menggunakan glyceryl stearate diantaranya shampo/conditioner, maskara, eye shadow, eyeliner, sabun wajah, sabun mandi, body lotion, sunscreen, krim wajah, dan lain-lain.

Menurut FDA, secara umum glyceryl stearate adalah bahan yang aman untuk digunakan. Pastikan sebelum menggunakan produk yang mengandung glyceryl stearate, Anda tidak hipersensitif terhadap zat ini sebab jika anda terlalu sensitif dengannya maka dapat menimbulkan gejala hipersensitivitas seperti ruam, iritasi, sensasi terbakar, dan sebagainya.
Sekilas Tentang Na Hydroxide (Natrium/Sodium Hidroksida)
Na hydroxide (natrium hydroxide (sodium hidroksida)) atau dikenal juga dengan sebutan soda kaustik atau alkali merupakan suatu zat anorganik, mudah terlarut, bersifat basa kuat. Zat ini biasa digunakan dalam berbagai macam produk seperti sabun, skin care, deterjen, kertas, makanan, dan sebagainya. Tentunya berbeda produk juga berbeda pula bentuk pengaplikasian zat ini dan bukan berarti natrium hydroxide yang digunakan dalam produk kosmetik dan skin care sama persis dengan yang digunakan dalam produksi makanan, kertas dan sabun. Berbeda produk, berbeda pula bentuk, kekuatan, dan pengaplikasian natrium hydroxidenya.

Natrium hydroxide yang digunakan dalam produksi detergen dan produk pembersih perabotan merupakan natrium hydroxide yang bersifat agresif seperti surfaktan dan penghilang karat. Pada produk pembersih perabotan dan pipa, natrium hydroxida agresif digunakan untuk membersihkan atau melarutkan minyak, lemak, dan endapan lainnya yang berbasis protein.

Pada produk makanan seperti buah-buahan, bentuk natrium hydroxide khusus makanan digunakan untuk mencuci dan merendam buah. Tujuannya agar buah tetap segar dan biasanya buah zaitu dilakukan perendaman dengan larutan zat ini untuk membuatnya lunak. Pada pembuatan produk makanan pretzels dan iye rolls sebelum dimasak maka dilaposi dengan natrium hydroxide untuk membuatnya memiliki tekstur padat dan renyah. Pada pembuatan mie Cina, natrium hydroxide digunakan untuk memberi warna kuning. Zat ini juga digunakan dalam pengolahan cokelat, kakao, es krim, dan minuman ringan. Namun dalam jumlah kecil dan sudah dalam bentuk yang aman dan khusus untuk produk makanan.

Pada produk kosmetik dan sabun, natrium hydroxide digunakan sebagai agen pengatur keasamaan (pH) bahan dengan menetralkan ion hidrogen dan merubahnya menjadi air sehingga meningkatkan pH produk. Jika pH tidak dijaga maka akan berbahaya bagi kulit dan menimbulkan iritasi dan rasa panas terbakar. Keasaman atau pH sebaiknya tidak terlalu rendah atau terlalu tinggi agar kulit kita tetap aman. Sebagai informasi sabun yang biasa kita pakai untuk mandi memiliki pH 9-10 dan untuk menjaga tingkat pH, diperlukan suatu agen pengatur pH yang salah satunya adalah natrium hydroxide.
Sekilas Tentang Niacinamide/Nicotinamide
Niacinamide, juga disebut nicotinamide, adalah bentuk vitamin B-3, dan merupakan suatu nutrisi penting. Kekurangan vitamin B-3 dapat menyebabkan gangguan pada kulit, ginjal, dan otak. Berikut adalah manfaat dari niacinamide:


  1. Mengencangkan kulit.

  2. mempertahankan kelembaban kulit

  3. Meminimalkan kemerahan dan noda hitam. 

  4. Menjaga kulit tetap halus dan lembab.

  5. Mengatur produksi minyak pada kulit. 

  6. Melindungi dari kerusakan kulit akibat sinar matahari.

  7. Mengobati hiperpigmentasi.

  8. Meminimalkan garis-garis halus dan kerutan.

  9. Melindungi dari stres oksidatif.

  10. Mengobati jerawat.



Sumber: telur, sereal, sayuran hijau, kacang polong, ikan, susu.
Sekilas Tentang Mannitol
Mannitol adalah salah satu tipe gula alditol yang biasa digunakan sebagai pemanis dan obat. Sebagai pemanis, ia biasa digunakan pada produk-produk yang dikonsumsi oleh penderita diabetes karena ia memiliki tingkat indeks glikemik yang rendah sehingga relatif aman dan tidak meningkatkan kadar gula darah secara signifikan. Sebagai obat, mannitol digunakan untuk menurunkan tekanan mata pada penderita glaukoma dan menurunkan tekanan intrakranial seperti pada kasus trauma kepala. Pada dosis besar, mannitol digunakan sebagai laksatif osmotik untuk anak-anak.

Mannitol pertama kali ditemukan oleh Joseph Louis Proust, seorang ahli kimia asal Perancis pada tahun 1806.
Sekilas Tentang Glycerin (Glycerol)
Gliserin adalah gula alkohol yang dihasilkan dari hewan, tumbuhan, dan minyak. Jika yang tercantum adalah vegetable glycerin, maka yang dimaksud adalah gliserin yang dihasilkan dari minyak tumbuhan.

Vegetable glycerin (gliserin nabati) dibuat dengan memanaskan lemak nabati yag kaya akan trigliserida seperti kelapa sawit, kedelai, dan minyak kelapa pada tekanan atau bersama dengan alkali sehingga akhirnya gliserin terpecah dari asam lemak dan bercampur dengan air, membentuk cairan, tidak berbau dan rasanya agak manis. Gliserin nabati banyak digunakan dalam produk makanan, farmasi, dan kosmetik. Penggunaannya digunakan untuk membantu minyak dan bahan-bahan lain yang menggunakan air bercampur, mempermanis, dan melembabkan hasil produk.

Selain itu penggunaannya juga untuk mencegah terbentuknya kristal es pada makanan beku seperti yogurt rendah lemak, es krim, dan lain-lain. Dalam industri farmasi gliserin nabati digunakan pada produksi obat jantung, supositoria, obat batuk, dan anestesi. Gliserin digunakan untuk mencegah produk seperti lotion, krim, dan salep, mengering karena sifat gliserin yang mampu memberikan kelembapan dan memberikan keawetan. Pada produk kosmetik seperti pasta gigi, gliserin digunakan untuk mencegah pasta gigi mengering atau mengeras dalam tubenya.

Berikut adalah beberapa manfaat umum gliserin:



  1. Menjaga kesehatan kulit.

  2. Mengurangi konstipasi.

  3. Mengatasi tekanan intrakranial berlebihan.
  4. Gliserin digunakan untuk mengobati gangguan mata yang disebabkan oleh peningkatan tekanan interokular, seperti glaukoma. Ini juga dapat digunakan untuk mengurangi tekanan pada mata sebelum dan sesudah operasi mata, atau selama pemeriksaan mata medis.

  5. Mengatasi angina. Karena merupakan komponen utama dari nitrogliserin, maka ketika nitrogliserin diminum ia akan bertindak sebagai vasodilator, dengan cepat membuka pembuluh darah dalam tubuh untuk memberikan aliran darah yang lebih besar dan perfusi oksigen ke jantung untuk mengatasi angina.

Sekilas Tentang Edetate Disodium (EDTA)
Edetate disodium (EDTA)/edetate dinatrium (diNa EDTA) adalah suatu agen pengkelat yang berguna untuk mengeluarkan logam berat seperti timbal dan merkuri dari dalam darah. Selain itu edetate disodium (EDTA) digunakan untuk menurunkan kadar kalsium dalam darah ketika kadarnya sangat tinggi dan juga untuk mengontrol irama jantung yang disebabkan oleh obat jantung digitalis seperti digoxin dan lanoxin.

Pada perawatan kesehatan dirumah sakit, edetate disodium (EDTA) biasa diberikan melalui injeksi atau infus ke dalam vena. Ia hanya dapat diberikan oleh dokter dan atau tenaga medis profesional. Pasien penyakit jantung, gagal jantung kongestif, kelainan irama jantung, diabetes, kadar potasium rendah (hipokalemia), riwayat kejang, tumor otak, dan cedera kepala sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.

Pada produk kosmetik dan perawatan tubuh seperti pelembab kulit, skin care, pembersih kulit, sabun mandi, shampo, dan sebagainya, edtate disodium (EDTA) digunakan untuk mengikat ion logam dan menonaktifkannya sehingga membantu melindungi produk-produk tadi dari kerusakan, menjaga kemurnian, menjaga aroma, dan mencegah munculnya bau tak sedap dari produk.

FDA Amerika Serikat mengkategorikan keamanan edetate disodium (EDTA) untuk digunakan oleh wanita hamil masuk dalam kategori C. Belum diketahui secara jelas apakah obat ini masuk ke dalam ASI, wanita menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Sekilas Tentang Caprylic (Capric Triglyceride)
Caprylic atau capric triglyceride adalah suatu bahan yang secara umum terbuat dari minyak kelapa dan glycerin. Bahan ini telah lama dikenal (lebih dari 50 tahun lalu) dan telah digunakan secara luas untuk berbagai macam produk kesehatan dan perawatan seperti untuk produk makanan, perawatan tubuh, kosmetik, suplemen, dan lain-lain. Caprylic bermanfaat untuk kesehatan antara lain untuk menghaluskan kulit dan juga sebagai antioksidan. Maka tak heran bila bahan ini banyak dijumpai pada produk-produk perawatan kulit. Pada produk kosmetik, caprylic sebagai agen dispersi agar bahan-bahan pada kosmetik dapat berikatan sekaligus bertindak sebagai pengawet alami agar produk kosmetik dapat bertahan lama. Caprylic mempunyai ciri berupa cairan bening dan rasanya sedikit manis. Berikut beberapa manfaat caprylic:

Menjaga kesehatan kulit

Caprylic memiliki manfaat sebagai antioksidan yang membantu menetralkan racun yang berasal dari berbagai polutan yang ada pada lingkungan. Antioksidan akan menghentikan proses oksidasi yang dapat membuat kulit mengalami degenerasi dan terlihat kusam. Oleh sebab itu banyak produk sabun yang menggunakan caprylic sebagai salah satu komposisinya. Caprylic juga dikenal sebagai bahan yang memiliki manfaat sebagai pelembut kulit, anti-aging (anti penuaan), dan pencerah kulit.

Agen pendispersi dan pelarut

Pada produk kosmetik dan perawatan tubuh, caprylic digunakan sebagai agen pendispersi yang membuat campuran bahan-bahan tidak mengalami penggumpalan dan tetap berada dalam kondisi stabil sekaligus berfungsi untuk mengawetkannya secara alami. Selain sebagai agen pendispersi, caprylic juga digunakan sebagai pelarut untuk bahan-bahan yang asalnya menggumpal agar dapat terpecah dan ia termasuk dalam bahan pelarut yang aman sekaligus alami.

Berikut berbagai produk yang menggunakan caprylic sebagai salah satu bahannya:


  1. Lipstik;

  2. Pelembab bibir;

  3. Eye liner;

  4. Krim pelembab wajah;

  5. Krim perawatan kulit;

  6. Sunblock/sunscreen.


FDA menyatakan bahwa caprylic adalah bahan yang aman untuk digunakan pada jumlah kecil karena ia bukanlah bahan utama melainkan sebagai bahan tambahan saja. Namun kemungkinan ada orang yang tidak cocok menggunakannya khususnya pada mereka yang alergi pada minyak kelapa. Namun secara umum ia merupakan bahan yang aman.
Sekilas Tentang Fructooligosaccharides (FOS)
Fructooligosaccharides (FOS) juga kadang-kadang disebut oligofructose atau oligofructan, adalah suatu fruktan oligosaccharide yang digunakan sebagai alternatif pemanis dengan tingkat kalori yng rendah. FOS telah menjadi pemanis yang populer digunakan di Korea dan Jepang selama bertahun-tahun. Karena efek prebiotiknya, FOS juga telah banyak digunakan oleh negara-negara barat. Di usus besar FOS berfungsi sebagai substrat untuk mikroflora, sehingga meningkatkan kesehatan saluran gastrointestinal.

FOS diketahui dapat meningkatkan penyerapan kalsium karena efek prebiotiknya menghasilkan penurunan pH, karena kalsium mudah larut dalam asam, maka dengan adanya penurunan pH penyerapan kalsium dapat meningkat.
Sekilas Tentang Cyclopentasiloxane
Cyclopentasiloxane merupakan suatu bahan yang banyak digunakan dalam berbagai jenis produk kosmetik. Cyclopentasiloxane atau dikenal juga dengan nama decamethylcyclopentasiloxane (D5) adalah suatu bentuk dari silikon yang memiliki ciri tidak berwarna, tidak berbau, tidak mengandung minyak dan juga relatif cair atau encer. Cyclopentasiloxane tidak diserap ke dalam kulit melainkan menguap dengan cepat karena ia berfungsi untuk mempercepat pengeringan produk kosmetik seperti produk semprotan rambut, tabir surya, lotion, dan lain-lain.

Fungsi lain dari cyclopentasiloxane adalah sebagai pelumas sehingga memberikan efek licin dan lembut ketika diaplikasikan pada kulit dan rambut sehingga memungkinkan persebarannya menjadi lebih luas dan mudah. Ia mampu melindungi rambut, mengurangi rambut rontok dan mencegahnya agar tidak kusut.

Cyclopentasiloxane merupakan bahan yang aman untuk digunakan karena sifatnya yang cepat menguap dan apabila terhirup akan cepat diekresi dan dikeluarkan bersama dengan urin sehingga tidak menimbulkan penumpukan bahan ini dalam tubuh. Bahan ini juga tidak menyebabkan iritasi kulit sehingga aman untuk dicampurkan dalam produk tabir surya, lotion, sampo, lipstik, pelembab kulit, dan lain-lain.
Sekilas Tentang Rhamnose
Rhamnose adalah gula alami hasil ekstraksi tanaman Buckthorn. Rhamnose memiliki kandungan antiinflmasi dan membuat kulit menjadi lebih lembut. Banyak perusahaan farmasi yang menggunakan bahan ini karena hasil klinis membuktikan bahwa rhamnose membuat tekstrut kulit menjadi kenyal. Afinitas alami yang ada pada rhamnose memicu fibroblast dermis papiler menjadi lebih aktif untuk memproduksi sel baru, kolagen, dan sebagainya dan pada akhirnya membuat kulit lebih kencang lebih halus, dan cerah. Hasil pada kulit akan mulai terlihat setelah pemakaian 2 minggu hingga 1 bulan.
Sekilas Tentang Alcohol (Ethanol)
Alkohol dalam berbagai bentuknya merupakan suatu zat yang memiliki sifat antiseptik, disinfektan, dan antidot. Alkohol memiliki banyak bentuk yang digunakan untuk tujuan yang berbeda-beda. Pada pembahasan ini kita batasi alkohol dalam bentuk alkohol, n-butanol, dan ethanol. Alkohol dapat diaplikasikan pada kulit sebagai disinfektan kulit sebelum injeksi dan sebelum pembedahan pada operasi. Alkohol dalam bentuk ethanol (suatu komposisi kimia alkohol sederhana) secara intravena digunakan untuk perawatan toksisitas methanol atau toksisitas ethylene glycol saat fomepizole tidak tersedia. Efek toksik dari glycol dapat terkristalisasi pada ginjal dan menyebabkan efek yang sangat serius. Diperkirakan alkohol mulai digunakan sebagai antiseptik pada sekira tahun 1363 namun kemungkinan jauh lebih awal dari itu. Alkohol umumnya dihasilkan dari fermentasi ragi, gula, dan pati pada buah-buahan seperti anggur, kaktus, tebu, gandum, dan sebagainya.

Alkohol dalam bentuk n-butanol (produk minor hasil fermentasi gula) dalam jumlah kecil digunakan dalam industri makanan dan miuman sebagai pelarut dan pengaroma. Alkohol berupa ethanol (alkohol yang secara alami diproduksi oleh fermentasi gula oleh ragi) memiliki sifat memabukkan biasanya dijumpai pada produk-produk minuman keras seperti bir, wine, dan sejenisnya. Efek samping yang biasa terjadi saat seseorang mengonsumsi alkohol adalah pusing, mual, dan muntah. Alkoho dapat bersifat adiktif, menyebabkan alkoholisme, dan ketergantungan serta menimbulkan efek penarikan. Mengonsumsi alkohol dalam jangka lama dapat menyebabkan kerusakan hati kerusakan otak, dan berisiko menyebabkan kanker. Kebanyakan efek tadi ditimbulkan jika mengonsumsinya dalam dosis besar dan frekuensi sering. Namun kemungkinan efek samping itu bisa saja terjadi pada penggunaan dosis ringan dan moderat. Alkohol pada bir bekerja dengan meningkatkan efek neurotransmiter yang disebut γ-aminobutyric acid atau GABA. GABA adalah inhibitor major neurotransmiter pada otak dan dengan memfasilitasi aksinya, alkohol dapat menekan aktifitas sistem saraf pusat. Alkohol juga secara langsung berefek pada sistem neurotransmiter lainnya termasuk glutamate, glycine, acetylcholine, dan serotonin. Hasilnya akan terjadi peningkatan kadar dopamin dan opioid endogen pada otak.

Pada industri farmasi, alkohol digunakan sebagai pelarut atau media "transportasi" pada berbagai jenis obat baik obat bebas maupun obat resep. Selain itu ia juga digunakan sebagai pengawet produk farmasi.
Sekilas Tentang Stearic Acid (Asam Stearat)
Stearic acid (asam stearat) adalah suatu asam lemak yang larut dalam air yang biasanya berasal dari lemak hewani atau lemak nabati dan minyak. Secara umum stearic acid ini digunakan dalam produksi tablet dan kapsul sebagai agen pengemulsi, agen pelarut, dan juga pelumas kapsul. Stearic acid juga digunakan dalam pembuatan lotion, deterjen, sabun, sampo, dan juga pada cocoa butter dan shea butter. Stearic acid ini aman untuk digunakan.
Sekilas tentang kulit
Kulit merupakan organ terbesar tubuh yang memiliki luasnya sekitar 2 m2 dengan ketebalan rata-rata 1-2 mm. Kulit terdiri dari lapisan epidermis, dermis dan hipodermis atau subkutis.

Sebagai organ yang sangat penting bagi kelangsungan hidup, kulit memiliki fungsi menutupi dan melindungi organ-organ dibawahnya, mencegah infeksi, mengatur suhu tubuh, mengekskresi zat buangan, mensintesis vitamin D, dan menjadi sensor peraba.
Sekilas tentang emolien

Emolien merupakan zat atau agen yang melunakkan dan menyejukkan kulit; pelunak atau penyejuk.