Astifen

By | Maret 30, 2021 | Farmasi-id.com > Alergi & Sistem Imun > Astifen

Kandungan dan Komposisi Astifen

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Astifen adalah:

Ketotifen 1 mg dan 1 mg / 5 mL


Bentuk Sediaan:

– Tablet

– Sirup


Farmakologi:

Bekerja sebagai antihistamin H1 dan menstabilkan sel mast.


Indikasi:

Pencegahan jangka panjang asma bronkhial dan pengobatan gejala alergi rhinitis dan konjungtivitis.


Dosis:

– Dewasa : 1 mg 2x  sehari (bersama makanan).  Dosis dapat dimulai dengan 0,5 mg 2x/hari atau 1 mg

malam hari dan kemudian dinaikkan. Dosis dapat ditingkatkan sampai 4 mg dalam 2 dosis terbagi.

– Anak-anak : Anak-anak diatas usia 2 tahun : 1 mg atau 5 mL sirup dua kali sehari (dengan makanan).


Kontra Indikasi:

Hipersensitif terhadap ketotifen


Peringatan dan Perhatian:

– Hati-hati jika mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan mesin

–  Hati-hati bila digunakan pada wanita hamil

– Tidak direkomendasikan untuk ibu menyusui

– Ketotifen tidak efektif untuk asma akut


Efek Samping:

– Sedasi, mulut kering dan sedikit pusing, dapat terjadi pada awal pengobatan,

– Pertambahan berat badan.

– Stimulasi Susunan Saraf Pusat.

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *