Anfuhex Tablet

By | Maret 30, 2021 | Farmasi-id.com > Kulit > Anfuhex Tablet

Kandungan dan Komposisi Anfuhex Tablet

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Anfuhex Tablet adalah:

Ketoconazole 200 mg


Bentuk Sediaan:

Tablet


Farmakologi:

Menghambat sintesis ergosterol yang merupakan komponen vital dalam membran sel jamur sehingga mempengaruhi permeabilitas sel.

 

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Anfuhex Tablet

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Anfuhex Tablet adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

1. Pengobatan infeksi jamur sistemik:

2. Kandidiasis mukokutaneus kronik  yang tidak responsif terhadap nistatin dan obat-obat lain.


Dosis:

Dewasa:   1 x sehari 200 mg (1 tablet ), dosis dapat ditingkatkan menjadi 1 x seharí 400 mg (2 tablet ).

Anak-anak diatas 2 tahun: 3,3 – 6,6 mg/kg berat badan per hari (dosis tunggal).


Kontra Indikasi:

Hipersensitif terhadap ketoconazole

Pemberian per oral bersama dengan  terfenadine, astemizole, cisapride, triazolam.


Peringatan dan Perhatian:

Respons pengobatan relatif lambat, sehingga ketoconazole tidak digunakan pada pengobatan infeksi jamur yang berat dan akut.


Efek Samping:

Mual dan atau  muntah (± 3%), sakit perut (± 1,2%) dan gatal (1,5%). Anafilaksis dan hipersensitif pernah dilaporkan

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *