Asmuranol


Apa Kandungan dan Komposisi Asmuranol?

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Asmuranol adalah:

  • Melduperatum 200 gr
  • Zingiberis rhizoma 1000mg
  • Sonci folium 1000mg
  • Andrographidis herba 500 mg
  • Curcuma rhizoma 1000 mg
  • Sida rhombifolia 1000 mg
  • Tinospora caulis 500 mg

Sekilas Tentang Sida Rhombifolia (Sidaguri) Pada Asmuranol
Sida rhombifolia atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan sebutan sidaguri adalah suatu tanaman herbal yang memiliki ciri berupa tanaman perdu dengan tinggi bisa mencapai 2 meter dengan daun tunggal dan berbentuk bulat telur, ujung runcing, dan tepi bergerigi. Bunga tanaman sidaguri berwarna kuning cerah yang keluar dari ketiak daun. Buah tanaman ini berkisar 8-10 kendaga dengan diameter 6-7 mm. Tanaman sidaguri dapat tumbuh di mana saja hingga pada dataran dengan ketinggian 1.450 meter dpl dengan sinar matahari cukup.

Akar dan kulit sidaguri biasa dipakai untuk pembuatan tali. Selain itu akar, daun, dan bunganya dapat digunakan untuk bahan obat herbal dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit. Kandungan yang ada pada daun sidaguri antara lain tanin, saponin, phenol, asam amino, dan minyak. Batangnya mengandung kalsium oksalat dan tanin, sedangkan akarnya mengandung alkoloid, steroid, dan efedrine. Efek farmakologis yang dimiliki tanaman ini seperti antiinflamasi, diuretik, analgesik, dan ekspektoran.

Sidaguri efektif untuk menyembuhkan penyakit sakit perut (mulas), rematik, asam urat, sakit gigi, tersengat lebah, asma, cacingan (kremi), disentri, ketombe, dan kurap. Sidaguri tidak boleh digunakan oleh wanita hamil.
Sekilas Tentang Tinospora Tuberculata (Brotowali) Pada Asmuranol
Tinospora Tuberculata / Tinospora crispa caulis (Brotowali) merupakan suatu tanaman perdu dengan batang sebesar jari manis, dengan banyak mata dan kutil, tidak beraturan, pahit, tidak keras dan berair. Daun berbentuk jantung atau panah dengan tangkai panjang dan besar. Bunga berwarna hijau muda, tiga seuntai dalam lembaga dan tidak sempurna. Buah terdapat dalam tandan berwarna merah muda. Tanaman ini tumbuh liar di hutan dan di ladang. Bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal adalah batang dan daunnya.

Kandungan kimia yang dimiliki oleh Tinospora Tuberculata antara lain retine, alkaloida, berberin, dan columbine. Khasiat dari Tinospora Tuberculata adalah sebagai antipiretikum, tonikum, antiperiodikum, diuretikum, dan antidiabetik. Beberapa penyakit yang dapat diobati dengan tanaman ini seperti demam, gatal, dan rematik.
Sekilas Tentang Zingiber Officinale (Jahe) Pada Asmuranol
Tumbuhan Jahe mempunyai bau aromatik, rasa pedas, hangat dan tidak beracun.Rimpang jahe mengandung minyak asiri. Minyak asiri tersebut terdiri atas n-nonylaldehide, d-camphene, d-╬▓-phellandrene, methyl heptenone, cineol, d-borneol, geraniol, lonalool, acetates, caprylate, citral, chavicol, gengerol, shogaol, dan zingiberene. Selain itu, rimpang jahe juga mengandung resin tepung kanji dan serat.

Efek farmakologis jahe adalah menambah nafsu makan, memperkuat lambung, peluruh kentut, peluruh keringat, pelancar sirkulasi darah, penurun kolesterol, antimuntah, antiradang, antibatuk, dan memperbaiki pencernaan. Hal ini dimungkinkan karena terangsangnya selaput lendir perut besar dan usus oleh minyak yang dikeluarkan rimpang jahe.
Sekilas Tentang Sonchus Arvensis (Tempuyung) Pada Asmuranol
Tempuyung (Sanchus arvensisL.) adalah tanaman yang tumbuh secara pesat pada daerah berketinggian 50-1.650 meter di atas permukaan laut. Akarnya besar dan lurus, tangkainya berbentuk silinder dan mengeluarkan getah, daunnya oval dan rasanya pahit, bunganya kuning, dan buahnya keras, tipis berwarna coklat kekuningan. Penelitian membuktikan bahwa tempuyung mengandung alfa-laktoserol, mannitol, inositol, silica, kalium, flavonoid, dan taraxasterol. Ada 4 spesies yang ditemukan di Asia Tenggara, yaitu S.asper (L) Hill ; S.malaianus Miquuel ; S.oleraccus L dan S.arvensis L.

Seluruh bagian tanaman ini dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Manfaatnya antara lain:

  • Mengatasi radang payudara

  • Mengobati bisul

  • Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi)

  • Mencegah dan meluruhkan kencing batu

  • Memperbaiki pendengaran berkurang

Sekilas Tentang Andrographis Paniculata (Sambiloto) Pada Asmuranol
Sambiloto tumbuh liar di tempat terbuka, seperti di kebun, tepi sungai, tanah kosong yang agak lembap, atau di pekarangan. Tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpl. Memiliki kandungan antara lain andrografin, andrografoloid, panikulin. Berkhasiat sebagai antiinflamasi, antipiretik, analgesik, diuretik,  stomatik, antibengkak. Biasa digunakan untuk mengobati gatal-gatal, kudis, demam digigit serangga atau binatang berbisa, kencing manis, radang usus buntu, tifus, kaki bengkak.

Asmuranol Obat Apa?


Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Asmuranol?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Asmuranol adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Membantu meredakan nyeri sendi dan sakit otot pinggang.

Sekilas tentang nyeri
Nyeri (pain) merupakan pengalaman sensorik dan emosional tidak menyenangkan yang dapat berkisar dari ketidaknyamanan ringan sampai penderitaan. Nyeri memiliki komponen baik fisik dan emosional. Nyeri fisik adalah hasil dari stimulasi saraf nyeri. Nyeri mungkin terlokalisasi pada daerah tertentu, seperti pada cedera, atau dapat lebih menyebar, seperti pada gangguan fibromyalgia. Nyeri dimediasi oleh serabut saraf spesifik yang membawa impuls nyeri ke otak di mana apresiasi sadarnya dapat dimodifikasi oleh banyak faktor.

Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Asmuranol?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Asmuranol:

Pencegahan 2 x 1 sendok makan perhari
Pengobatan 3 x 3 sendok makan perhari

Anjuran

Dapat diminum sebelum atau sesudah makan dan perbanyak minum air putih

Izin Edar

DINKES PIRT 2093 2751 0529

Bagaimana Kemasan dan Sediaan Asmuranol?

Botol 200 gr

Berapa Harga Asmuranol?

Rp 65.000

Distributor

Syakir Herbal